Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2018 by Personal Blog & Google

Selasa, 17 April 2018

What Happened With Tinder || Review Aplikasi Tinder



Well, kali ini saya akan review sebuah aplikasi yang sejak peluncurannya pada tahun 2012 sampai sekarang terus meningkat user-nya, yups namanya adalah Tinder. 
Jarangkan ada yang review aplikasi kaya gini ? Hehe 


Apa itu Tinder ? 

Secara singkat, Tinder adalah sebuah aplikasi pencarian jodoh online yang bisa digunakan oleh siapapun dan kapanpun selama orang itu mempunyai smartphone dan terkoneksi dengan jaringan internet. 


Siapa sih yang tidak tau aplikasi ini ? 
Kalau kamu salah satu yang tidak tau aplikasi ini, besar kemungkinan hidup kamu jauh lebih indah karena bisa menyeleksi orang untuk dijadikan teman nge-date secara langsung. Seperti itukah ? 
Tidak juga sih. 


Secara singkat, para pengguna Tinder bisa menyeleksi calon orang yang akan ditemuinya melalui sebuah profile pict yang ada di bagian depan, swipe left jika tidak suka dan swipe right jika merasa cocok juga swipe up jika super suka. (Maaf kalau salah).


Apa aja sih kekurangan dan kelebihan aplikasi Tinder ini ? 


Sebenarnya tergantung apa tujuan pertama kamu menggunakan aplikasi ini, untuk benar-benar mencari pasangan atau hanya havefun atau menambah teman saja. 
Ya emang agak-agak gimana gitu ya, tapi memang itulah adanya aplikasi ini. 


Kelebihan jika kamu menggunakan aplikasi ini, kamu bisa tetap mencari dan menyeleksi calon pasangan kamu meskipun kamu kesehariannya super sibuk, karena Tinder ini bisa digunakan di semua smartphone yang bisa di unduh di app store dan play store. 


Bisa mencari orang yang benar-benar tipe kamu banget. 
Contohnya dari pekerjaan, kesehariannya, hobinya, dan masih banyak lagi. 
Tapi itu bagi yang di bio profilnya tertulis lengkap ya, karena mereka tidak semua menulis dan menjabarkan bagaimana dan siapa dirinya. 


Jika sudah cocok tinggal ketemu dan kalau merasa tidak suka tinggal abaikan. 
Yups, mungkin akan sedikit ribet bagi kamu yang punya sifat baper tingkat dewa. 
Belum apa-apa sudah baper duluan. 
Tapi memang begitulah Tinder. 


Sebenarnya masih banyak kelebihannya, tapi daripada kelebihannya menurut saya pribadi sih lebih banyak kekurangannya atau ruginya. 


Pertama, kamu akan kecewa jika bertemu dengan orang yang ternyata berbeda dari foto yang ada di profil Tinder. 
Sebaiknya stop sampai disitu apapun alasannya, karena jika tetap dilanjutkan akan makin banyak kecewa lagi dan lagi. 
Foto profil saja sudah tidak jujur, apalagi dengan pekerjaan atau deskripsi dari dia yang pernah dibaca di bio profil tadi. 
Tidak jujur kan ?


Selanjutnya mungkin khusus bagi yang baperan aja. 
Mungkin di chat sebelum ketemu kamu adalah tipenya banget, sampai-sampai banyak ucapan yang membuat kamu tersanjung dan melayang mungkin ? 
Dan setelah bertemu dan kembali ke rumah masing-masing si dia tidak chat lagi, atau mungkin kamu malah di block. 
Ya, karena mungkin kamu memang bukan tipenya. Sabar aja.


Kemudian, tidak semua pengguna Tinder adalah single. 
Ini yang perlu diingat. 
Karena memang masih saja banyak yang meng-install aplikasi ini mereka yang sebenarnya sudah memiliki pasangan. 
Lantas untuk apa dia install ? 
Banyak kemungkinan. 
Havefun ? Mungkin. 
Jadi, hati-hati aja. 


Sebenarnya masih banyak juga ya yang mengerikan (bahasanya haha) dari aplikasi Tinder ini.
Yang paling tragis adalah perdagangan manusia, penculikan, pemerkosaan, dll. 
Tidak sedikit yang sampai pacaran karena aplikasi ini, malah ada yang sampai menikah juga, tapi tidak sebanding dengan yang tidak sedikit juga yang sudah pacaran yang awalnya bertemu dari Tinder ketika tau hamil malah ditinggal, ada lho yang seperti itu. 
Terus banyak juga yang bertemu dengan pedofil. 
Oh God. 


Satu hal yang perlu kamu ingat. 
Jangan pernah percaya dengan mereka yang memberi janji. Apapun dan bagaimanapun cara dia memberikan janji itu. 
Dia sujud di hadapan kamu mungkin, dia teriak-teriak mungkin, atau ada juga yang sambil guling-guling di aspal mungkin haha (tragis sekali). 
Don't trust! 

——

Tapi saya punya cerita berbeda. Ya, ini adalah pengalaman saya.

Pengalaman saya kembali bertemu dengan dia di aplikasi Tinder. 
Sebenarnya saya tau dan pernah ngobrol dengan dia di sebuah aplikasi berbagi foto, yups instagram pastinya. 
Tapi saat itu hanya sebatas chat biasa dan seperlunya aja. 

Tapi ketika hampir mau setahun, saya kembali single dan kembali meng-install aplikasi Tinder.
Dan asal swipe aja. 
Kebetulan ada dia. Saya masih ingat kayanya pernah chat di instagram, itu dalam pikirku kala itu yang ternyata pikiran kita sama (pas sekarang saat kita bahas lagi) hehe

Match (istilah jika keduanya cocok), dan kita tukeran nomor kontak. 

Dan (penasaran gak gimana cerita selanjutnya ?) 
Komentar ya di bawah hehe

------

Menurut saya pribadi, Tinder sangat membantu bagi yang memang benar-benar ingin mencari sosok pendamping untuk hidupnya tapi tidak banyak waktu untuk bertemu orang secara langsung.
Tapi ALANGKAH lebih baiknya jangan diandalkan. Ok!


Nah, itu saja kelebihan dan kekurangan (bukan kekurangan sih tepatnya tapi apa ya) Tinder menurut saya. 

Thanks for view.