Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Minggu, 15 Januari 2017

Aku (Bukan) Seorang Pembohong

Saat aku berkata bahwa aku tidak akan pernah lagi untuk peduli dengan orang lain, ternyata aku hanya menjadi pendusta yang angkuh, aku tidak mampu menempati janjiku sendiri. 


Karena dalam hatiku masih tersimpan setitik dari rasa ingin peduli itu, dalam jiwaku masih ada ruang dari rasa ingin peduli itu, dan aku pikir aku sudah menjadi pembohong yang besar.


Well, aku pikir tidak ada salahnya jika aku harus berbohong, you know what ? Karena aku tidak pernah melakukan kesalahan itu hanya karena aku membenci orang lain, aku hanya kecewa pada diriku sendiri, aku hanya
bosan dengan rasa sakit hatiku yang kadang membuat hidupku selalu down dan semakin down.


Ya, aku pembohong. Aku tidak bisa berhenti untuk kembali mencoba berkorban demi hidupku yang tidak tau kapan akan berakhir, dan aku juga mencoba untuk menemukan satu sisi yang lebih baik dari caraku berbohong. Seakan aku merasa bahwa aku mempunyai suatu harapan yang lebih baik dari sebelumnya, apa itu ?

Apa itu ?

Mungkin aku terlalu angkuh dengan sikap ku yang kadang membuat orang lain sedikit ilfeel, tapi tidak sedikit juga yang mencoba menerima kekuranganku itu.


Saat aku menemukan sesuatu yang aku anggap lebih berharga daripada hidupku, aku pikir inilah saatnya aku menerima rasa itu, rasa dimana yang sejujurnya membuat hidupku lebih berarti lagi.


Ya, aku bertemu dengan dia, dengan jiwa yang aku anggap bagian dari diriku saat ini, sedihku, tawaku, bingungku, bahagiaku, dan segalanya tentang hidupku yang selalu tentang dirinya.


Aku anggap ini tidak berlebihan, karena masih dalam proses pembelajaran agar hidupku terus berjalan, terus melaju, terus hidup. Hidup ? Entahlah, aku tidak peduli lagi dengan hidupku. 


Ya, aku tidak peduli lagi dengan kehidupanku, tapi itu dulu, saat aku belum mengenal jiwa itu. Sekarang ? Dialah alasan kenapa aku masih ingin peduli dengan diriku, alasan kenapa aku masih mencoba belajar dan terus belajar bagaimana indahnya tersenyum, bagaimana rasanya bahagia, bagaimana rasanya menyayangi orang lain.


Ini kembali lagi dengan urusan cinta.
Karena aku selalu percaya bahwa cinta itu bisa merubah segalanya. Yang baik bisa menjadi lebih baik, yang buruk bisa menjadi lebih buruk, yang baik bisa menjadi buruk, yang buruk bisa menjadi baik, dan karena cinta apapun bisa terjadi, yang awalnya cinta bisa menjadi benci, yang tadinya benci bisa menjadi cinta, yang tadinya acuh dan tidak peduli pada orang lain manjadi lebih membuka diri bahwa kepedulian itu sangatlah berguna bagi diri sendiri juga orang disekitarku.


Aku memang pengagum cinta.
Jujur saja, yang aku alami selama hidup ini semuanya tidak ada yang bisa diprediksi. Aku pernah kacau, aku pernah mengalami kehidupan yang sangat baik, aku pernah mengalami kehidupan yang sangat buruk, aku pernah tidak jelas, aku pernah tidak tau lagi harus bagaimana, dan memang kenyataannya aku memang pernah mengalami hal apapun dalam hidup ini. Dan entah kenapa pula cinta itu selalu berperan penting dalam kehidupanku.


Semoga saja dengan kehadirannya di hidupku bisa membuat hidupku lebih berarti lagi.

Aamiin..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar anda akan memotivasi blog ini lebih cemerlang..