Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Kamis, 21 Juli 2016

Siapa Yang Kamu Percaya ? - Hidupku Just My Life (32) 2016


Aku masih seorang  (sensor), dari dulu dan tidak tau akan sampai kapan aku akan seperti ini.
Akankah suatu saat aku bosan ? Bosan menjalani kehidupan yang seperti ini ?

Bosan ? Sepertinya aku tidak perlu bosan untuk menjalani kehidupan yang seperti ini. Kenapa ? karena setiap orang mempunyai jalan masing-masing. Jalan kehidupan yang baik ataupun yang buruk harus tetap dijalani, karena inilah yang namanya hidup.

Haruskah aku menghindar ?

Menghindar ? Aku pikir kehidupan bukanlah kutukan atau yang lebih buruk daripada itu. Aku tidak akan menghindari semua ini, tap justru aku akan semakin menanntang apa yang lebih menyakitkan dari kehidupan ini. Menyakitkan ?

Tidak semua orang tau, bahkan tidak ada orang yang tau siapa kita, bagaimana kehidupan kita, karena kita semua selalu mempunyai cara untuk menghindari dan menutupi sisi lain dari kehidupan ini. Menghindar bukan berarti meninggalkan kehidupan melainkan menepis beberapa orang agar tidak mengetahui siapa sebenarnya kita. Menutupi ?

Kalau menutupi mungkin lebih jelasnya tidak membiarkan seorang pun tau kehidupan kita yang sebenarnya. Bahkan orang yang ada di sekitar kita, bukan di sekitar tapi orang yang paling dekat sekalipun. Yang terdekat tuh siapa ? Teman ? Sahabat ? Pasangan ? Keluarga ?

Teman ? Ya, teman menurut aku sih hanya orang yang kita kenal dan dia juga mengenal kita. Tapi dalam hal ini dia hanya sebatas tau siapa kita saja dalam spek garis besar saja.

Sahabat ? Lebih spesifikasi dan akrab daripada teman. Tapi dalam hal ini dia juga tidak tau kalau kita menutupi sesuatu darinya, mungkin dia pikir tau semuanya dari cerita-cerita kita padanya, padahal yang sebenarnya tidak semua.

Pasangan ? Mungkin bagi sebagian orang pasangan lebih dari sekedar teman juga sahabat. Tapi kalau bagi aku pribadi ya, maaf nih, bagi aku pribadi ya, pasangan adalah seorang yang dibawah teman apalagi sahabat. Kenapa ? Karena aku tidak menganggap seorang pasangan itu adalah orang yang harus paling tau segalanya tentang kehidupan kita. Justru lebih banyak hal yang akan aku tutupi dari pasangan. Mungkin beda pendapat dengan kalian. Tapi itulah arti pasangan bagi aku, “bukan segalanya”. Tapi mungkin suatu saat aku akan membuat tulisan baru dengan judul bahwa pasangan patut dijadikan segalanya yang melebihi teman juga sahabat, dengan kriteria tertentu pastinya. Pasangan yang seperti apa ?

Keluarga ? Apakah kamu punya keluarga ? Pasti punya. Apakah aku punya keluarga ? Tentu saja punya. Apakah keluarga bagi kamu adalah segalanya ? (jawab aja). Apakah keluarga bagi aku adalah segalanya ? Tentu saja iya. Hanya orang gila dan yang hatinya busuk kalau ada orang yang menganggap bahwa keluarga bukan segalanya. Tapi disini, apakah mereka semua atau mungkin dari salah satu keluarga ada yang tau segalanya tentang diri kita, tentang siapa kita ? Yakin nih ?

Kalau aku pribadi ya, keluarga memang segalanya, tapi mereka tidak ada yang tau bagaimana kehidupan pribadi aku. Hal yang paling pribadi pastinya. Semuanya masih tertutup, bahkan bersegel ? Maksud lo ? Ya, mereka tidak ada yang tau apa yang aku tutupi, yang sengaja aku sembunyikan dari mereka, dari kehidupan yang memang seharusnya selalu terbuka. Karena aku berpikir tidak ada orang yang aku percaya. Iya sih aku percaya hanya pada Allah, tapi disini aku tidak akan membahas tentang kepercayaan kepada Tuhan ya. Terlalu agamis aduh.

Aku tidak percaya keluarga ? Tidak percaya orang-orang disekitar aku ? Tentu saja tidak. Sama sekali tidak. Kenapa ? Pasti kenapa kan ? Kenapa coba ? Hmm..kenapa ya ?

Ternyata, itulah kelemahan aku. Bukan hanya aku sih, mungkin kalian. Jika tidak percaya kepada orang lain berarti tidak percaya kepada diri sendiri. Lho kok bisa ? Karena semua berawal dari diri sendiri.
Jelas, masalahnya adalah tidak percaya diri. Jadi tidak perlu menyalahkan orang-orang disekitar kita jika tidak ada yang dapat kita percaya, karena memang kepercayaan pada diri sendiri saja kurang, bahkan sama sekali tidak ada.


Kalau kamu, siapa yang paling kamu percaya untuk mengetahui segalanya tentang pribadi kamu ? Temankah ? Sahabatkah ? Pasangankah ? Keluargakah ? Atau diri sendirikah ? Kirim ke komentar !!! 

Well, terlalu bijak ? Tandanya ada kepercayaan diri. Peace !!!


Jangan lupa kembali !!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar anda akan memotivasi blog ini lebih cemerlang..