Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Jumat, 04 Februari 2011

Ingatan Buruk Ku

Hampir 1 tahun berlalu, tapi masa lalu itu masih terus mampir di saat-saat yang tidak pernah tepat. Satu -dua patah kata yang menyerempet tentang masa lalu itu semakin membuat memori masa lalu itu semakin kuat hadir…
Sudah kuusahakan apa saja untuk belajar memaafkan, melupakan,

mengampuni, dan membuang nya jauh-jauh tapi tidak semudah itu, luka nya sudah terlalu dalam, dan sudah menjadi bekas seumur hidup. Tidak tau siapa yg harus di salahkan, tidak tau siapa yang harus bersalah, semuanya berlalu begitu cepat, tetapi luka nya tidak bisa berlalu begitu cepat. Mungkin ngk semua tau tentang apa yg tertulis ini, bahkan sebagian hanya mengira-ngira dengan apa yg mereka baca.

Hidup memang penuh kejutan, dan bagaimana kita menyikapinya, sebagian orang bilang hidup ini seni memecahkan masalah, dan sebagian lagi berkata kalo ngk mau punya masalah ya tidak usah hidup. Cukup banyak buku yg sudah ku baca dan sudah ratusan bahkan ribuan kalimat yang ku baca, tetapi belum ada satu kata yg bisa membuat ku bisa melupakan masa lalu ku yang terpuruk, masa lalu itu datang seperti gempa yg tak pernah terduga, yang sewaktu waktu dan siap kapan saja menguncang ingatan ku.

AKU BERUSAHA UNTUK DIAM DAN MEMENDAM NYA DALAM DALAM…

Seperti goresan-goresan tangan yg ku buat beberapa tahun lalu, dan seperti rajahan tinta yg ada di tubuh ku, yg tidak mungkin hilang, begitu juga ingatan-ingatan ku akan masa lalu itu, aku tau bahwa yang berlalu biarlah berlalu, tapi tak semuadah yg pernah aku katakan.

Seandainya hipnotis bisa melupakan ingatan masa lalu ku, atau seandainya bisa ku tukarkan apa saja asal bisa melupakan masa lalu ku… amnesia mungkin kata yg tepat, dan mungkin itu bisa menjadi permulaan awal baru bagi pikiran ku….
masa lalu emang ndak bisa berulang, dan masa depan menanti, dan masa sekarang yg menentukan semuanya…

Mungkin terlalu malu buat aku ceritakan, karena jika ku sebutkan nama seseorang pasti semua akan tau, dan sama saja itu memalukan dia, bahkan memaksa memberi penilaian yg buruk bagi nya. karena itu posisi yg sulit, sementara aku butuh bercerita, tetapi kalau aku cerita sama saja aku memperburuk nya, tetapi luka aku pendam semua nya akan menjadi sampah busuk dalam pikiran ku. Artinya aku harus mencari jalan keluar sendiri….

Yang bisa kulakukan hanya menanti sampai kapan sampah-sampah itu akan hancur, apakah hancur sendiri, atau akan menjadi fosil yg tetap tersimpan sampai mati…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar anda akan memotivasi blog ini lebih cemerlang..