Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Jumat, 17 November 2017

Lovely Subang

Ini bukan hanya cerita tentang kota kecil yang dinamai Subang, tapi ini tentang cerita seseorang yang bertemu dengan satu makhluk ciptaan Tuhan yang membuat hidupnya seolah-oleh baru terlahir kembali.. 

...


Aku masih Nugraha yang dulu, yang plin-plan, yang keras kepala, yang egois - tidak pernah mau mengalah sedikitpun, selalu memaksakan kehendak, yang selalu yakin dengan pilihannya, yang rapuh, yang belum bisa berpikir dewasa, pecicilan, ngakunya pemalu sih tapi bisa dilihat sendiri aslinya..

Dibalik semua itu, aku juga masih Nugraha yang selalu menepati janjinya, bisa sabar, setia, bisa menghargai pengorbanan orang lain, bisa menjadi pendengar yang baik, kadang mempunyai segudang kalimat bijak..


Dan salah satu kelebihan aku yang tidak banyak orang tau adalah aku mempunyai sejenis radar feeling yang fungsinya bisa menebak kepribadian seseorang saat awal pertama mendengar ucapan, melihat penampilan, melihat raut wajah (bohong dan jujur), dan berbagai fungsi radar.. 


Tapi bukan berarti aku ini peramal ya hehe


Setiap kali aku menjalin sebuah hubungan, aku bisa menebak 90% benar akan bagaimana akhir dari sebuah hubungan itu, bahkan saat pertama kali bertemu dengan orang itu.. 

Aku sudah bisa mengantisipasi hal-hal yang akan membuat hubungan aku nantinya berakhir..
Contohnya, akan berakhir dengan sebuah perselingkuhan, bosan, dll..
Menyenangkan kan ? 


Tapi sepertinya radar feeling aku itu kali ini tidak dapat berfungsi lagi.. 


Saat pertama kali aku membaca namanya di sebuah akun, aku tidak pernah berpikir apapun, selain (ah hanya orang-orang yang akan memenuhi inbox saja) seperti itulah yang ada di benakku saat itu..


Berlanjut ketika melihat tampangnya, membaca isi tulisannya, mendengar suaranya, isi hatinya, dan ungkapan-ungkapannya yang saat itu aku anggap biasa saja.. 


Dan sampai akhirnya aku ada kesempatan untuk bertemu dengannya secara langsung, menyentuh tangannya untuk pertama kali, melihat senyumnya, mendengar suaranya, tawanya, dan tingkahnya yang aku anggap itu salah satu kunci kenapa radar feeling aku eror.. 


Semuanya indah dan terasa nyaman, bahkan jauh sebelum bertemu saja aku sudah merasakan hal yang bisa disebut lebih dari nyaman, aku bisa sedikit melepaskan rasa sakit dalam hati yang selama ini terus berlanjut semakin bertambah sakit karena berbagai luka yang tidak pernah berakhir.. 


Hingga akhirnya aku tiba di titik yang namanya nyaman menjadi sayang, ragu menjadi cinta, hati yang selama ini sakit tiba-tiba saja sembuh seketika, disaat aku menatap wajah itu, membuat lukisan diantara celah keindahan ciptaan Tuhan, dan saat dia membisikkan kalimat "aku sayang kamu" di telingaku ini, ketika mulut ini dengan penuh keajaiban membalas ucapan itu dengan lantang dan begitu yakin.. 

...


Sampai saat ini aku belum bisa berpikir apapun lagi, tidak tau akan berakhir seperti apa dan bagaimana.. 


Apakah ini yang terbaik untuk aku ? 


Aku seperti kehilangan arah, denyut jantung ku selalu kuat jika didekatnya, dia selalu mengisi bagian dari bagian mimpiku..


Melihat wajahnya saat dia terlelap, mendekap tubuhnya, merasakan genggaman tangannya yang tulus, melihat usaha-usaha kecil yang membuat perasaan ini semakin bertambah kuat dan yakin bahwa dia adalah orang yang selama ini aku cari.. 

...

Oh c'mon!

Tentu saja saat ini aku sedang jatuh cinta..
Kami belum bertemu dengan waktu untuk saling egois, bertengkar ? 
Kita masih dalam masa-masa indah, masa-masa yang mungkin bisa dibilang manisnya cinta ? 

Oh God terlalu lebay ya.. 


Tapi inilah cinta, asalkan jangan lupa disyukuri pasti dia akan tetap disamping kita.. Apalagi ingat seberapa berat perjuangan kita untuk mendapatkan itu semua.. 

...

Ya Tuhan, I know this's not an easy story to accept, tapi ini tetaplah cinta yang telah Engkau anugrahkan kepada hamba-hamba-Mu, termasuk diriku dan dirinya.. 

Yang aku tau cinta itu hanyalah cinta, tanpa penjelasan atau pengertian apapun, dan cinta bagi aku adalah tanpa alasan kenapa masih bertahan dan tetap tinggal disampingnya.. 

...

Terimakasih Tuhan telah Engkau hadirkan dia dalam hidup ku yang entah kapan akan berakhir.. 

Senin, 13 November 2017

Kedua

Tidak pernah terpikirkan apapun saat pertama kali mem-follow instagramnya, me-like setiap postingannya, pertama iseng DM, balas DM dan itu terjadi tidak seintens pada umumnya.
Kadang DM kapan dibalasnya kapan, karena memang tidak ada hal atau tujuan apapun selain ingin menambah kenalan.
Dan itu dimulai sejak bulan Januari tahun 2017.
Terakhir dia pernah DM saat aku di pulau Bali, dan end begitu saja. Tidak ada apapun lagi.
Sampai akhirnya bulan Oktober aku kembali tinggal di Bandung dan saat itu posisi aku sedang dalam lingkaran butuh move-on, saat itu aku sedang dalam masa-masa yang sangat sulit, terutama masalah hati aku yang mungkin bisa dibilang terlalu lemah jika sedikit saja terluka, sangat sulit untuk kembali sembuhnya.
Aku pernah berhubungan dengan seseorang selama 1 tahun lebih dengan penuh perjuangan yang aku anggap itu belum pernah aku lakukan seumur hidup aku. Sampai putus dan bertemu dengan seseorang di ibu kota, yang aku anggap bisa membantuku menyembuhkan luka. 

Tapi ternyata jauh dari ekspektasi, dia hanya mampu bertahan beberapa bulan saja.
Aku kembali merasakan yang namanya sakit luar biasa, malah harus double move-on.
Luka pertama belum juga sembuh, malah harus ditambah dengan luka yang baru.
Aku tidak ingin merasakan hal seperti itu semakin berlarut, aku kembali ke Bandung, tujuannya tidak lain tidak bukan yaitu untuk melupakan semua kenangan yang pernah ada.
...

Pada suatu saat aku membuka "itu" aku bertemu lagi dengannya di dalam sebuah chat, you're match with.... Begitulah notifikasi yang aku baca.
...

Tapi saat itu aku sudah kembali ke ibu kota.
Entah apa yang terjadi, aku merasa bahwa aku nyaman dan luka itu sedikit terobati bahkan perlahan menghilang.
Tapi itu tidak berlangsung lama, karena aku baru tau beberapa hari berikutnya bahwa dia masih memiliki dan dimiliki oleh seseorang.
Sakit ? 

Seharusnya tidak akan seperti itu jika itu terjadi pada orang selain aku, tapi ini aku yang sangat-sangat perasa dan terlalu banyak mengutamakan perasaan daripada logika.
Aku mau jadi yang kedua.
Entah aku bodoh atau aku terlalu berharap bahwa aku harus meneruskan perjalanan sakit menjadi orang yang kedua.
Bahkan dengan tegas bahwa aku akan berjuang untuk sesuatu yang aku anggap saat itu bisa aku dapatkan meskipun mustahil.
...

Dalam kamus hidup aku, aku tidak akan melakukan hal gila jika nantinya hanya akan menambah tumpukan rasa sakit dalam hidup ini.
Tapi entah kenapa, aku begitu yakin bahwa aku akan bisa mendapatkan apa yang aku harapkan kala itu.
...

Pada akhirnya aku memutuskan untuk pindah ke suatu kota yang sebelumnya belum pernah aku kunjungi.
Subang ?
Ya, I'm here now. For someone ? Yes.
Meskipun aku dengan lantang mengatakan bahwa tujuan aku ke kota ini bukan untuknya, tapi hati aku tidak bisa berbohong, aku move kesini tujuan utamanya adalah karena dia.
Dan aku saat itu sangat sadar bahwa belum tentu dia memberi respon yang aku harapkan.

Bagaimana jika dia mengacuhkan aku ?
Bagaimana jika dia tidak peduli ?
Tapi aku sudah mempersiapkan semuanya terutama mental, jika saja itu semua terjadi.
....

And you know what ?
Ternyata aku mampu mendapatkan apa yang aku harapkan.
Sekarang aku bersama dia, aku tidak lagi menjadi yang kedua, aku tidak lagi harus menunggu.
...

Tapi aku juga sadar, dan tau betul bagaimana perasaan mereka yang aku juga pernah mengalami hal seperti itu.
Tidak mudah untuk menghapus semua kenangan yang pernah ada, karena kenangan akan tetap ada sampai kapanpun. Meskipun kita sudah tidak bersama orang yang sama.
Aku juga sudah siap jika saja mereka masih you know, 2 tahun mereka berhubungan. Jangankan 2 tahun, hanya dalam hitungan bulan saja butuh waktu berbulan-bulan untuk bisa benar-benar move-on.
Itu aku sih.
Tapi aku yakin, mereka juga pasti seperti itu.
...

Saat ini aku hanya butuh ruang hati yang lapang, untuk menerima dan bertahan dan menunggu sampai mereka benar-benar sedikit lupa akan tumpukan kenangan diantara mereka.
...

Aku juga masih perlu waktu untuk kembali ke masa dimana aku tidak perlu lagi khawatir akan beberapa memori buruk yang pernah terjadi dalam kehidupanku selama ini. Trauma ? Ya.
Why ? Karena aku tidak dapat lagi mengubah masa lalu, kenangan buruk itu masih saja teringat dan menjadi boomerang yang luar biasa, aku begitu takut untuk menerima setiap keputusan yang akan terjadi dalam hidup ini.
Aku pernah melewati saat-saat yang begitu menyakitkan, bukan hanya dalam hal percintaan, tapi masih banyak juga hal-hal lainnya yang masih aku simpan rapat.
...

Why so scared ?

Karena aku takut saat aku dalam masa-masa sangat dan benar-benar mencintai dia, dia malah pergi dan melupakan semuanya.
Aku akui, aku pernah menjadi orang ketiga diantara mereka, dan pasti dan sangat jelas apa yang aku takutkan, aku takut akan ada orang ketiga diantara aku dan dia.
...

Aku hanya orang baru bagi dia, hanya orang baru yang ada dalam kehidupan dia, begitupun dia.
Tapi aku selalu yakin, bahwa cinta itu akan tumbuh dalam hati yang paling dalam sampai pada akhirnya tidak perlu lagi say "I love you". Karena cinta itu tanpa harus berbicara, tanpa harus ada ungkapan, cinta bagi aku itu tanpa alasan.
...

Semoga saja pilihan aku kali ini yang terbaik.

Aamiin.. 

Sabtu, 04 November 2017

Cintailah Orang Yang Mencintaimu

Mungkin judulnya sepintas terlihat memaksa untuk mencintai yang tidak kita cintai, oleh karena itu baca sampai selesai ya ☺


Ketika seseorang jatuh cinta, semuanya menjadi serba terang, selalu ada ide menarik yang tidak pernah mau untuk berpikir dua kali, padahal kalau dipikir ulang tindakannya itu merugikan dirinya sendiri. Tapi ya emang begitulah saat cinta mulai tumbuh di hati seseorang, sampai pada akhirnya dia bertemu dengan waktu dimana dia tersadar bahwa yang sudah dia lakukan itu tidak ada artinya sama sekali. 
Menyesal ? 


Kali ini aku sedang tidak mau bahas orang lain dulu, ghibah itu dosa kan 😅 mending membuat beberapa pengakuan yang mungkin siapa tau aja jadi inspirasi bagi kalian yang membacanya.


(Kalau emang gak ada faedahnya sama sekali ya maklumin aja ya, namanya juga Nugi, hanya seseorang yang gampang baper hanya karena mendengar lagu melow 😂) "aib"

...


Setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya patah hati, sakit hati, sakit jiwa gak lah ya haha 
And you know what ? 
Semua itu karena cinta, iya kan ? 
Mungkin sebagian orang bukan karena cinta, tapi kali ini aku ingin menulis beberapa pengakuan yang emang sering aku rasakan. Don't judge me, Ok! 😅



Aku orangnya gampang jatuh hati, gampang banget terenyuh sama hal-hal yang mungkin bagi orang lain itu biasa aja, misalnya aja ya, aku bertemu seseorang yang kerjanya berat dan hasil dari kerjanya itu dia kasih buat keluarganya, buat bantu biaya sekolah adik-adiknya, atau bantu orangtuanya. 
Dan menurut aku itu hal yang membuat aku kagum yang gimana ya bilangnya, pokonya gitu lah ya. 


Dan aku juga gak munafik lah ya, aku suka mengagumi orang dari tampangnya yang menurut aku sih lumayanlah ya, tapi tidak untuk jatuh cinta, PERLU DIGARIS BAWAHI, HANYA MENGAGUMI, BUKAN UNTUK JATUH CINTA.


Karena aku sendiri jatuh cinta sama orang itu butuh proses yang panjang dan rumit, butuh waktu yang mungkin sama halnya saat melupakan dia suatu saat nanti. 


Aku tidak pernah jatuh cinta sama orang karena tampangnya, tapi aku jatuh cinta sama orang itu karena kepribadiannya. 
Pribadi yang baik tentu saja, baik sama aku udah jelas, baik sama orang-orang terdekatnya apalagi, pokonya pribadinya itu yang bikin detak jantung kagum kalau melihat prilakunya itu. 


Emang sulit juga sih bertemu dengan orang yang seperti itu, makanya aku orangnya tidak mudah untuk jatuh cinta, dan mungkin aku bisa bertemu dengan orang seperti itu butuh waktu yang sangat lama, perlu perjalanan panjang, udah kaya nyari apa aja ya haha 😅


Mungkin aku akan kasih bocoran bagaimana cara agar bisa aku sukai atau cintai dengan cepat, mungkin ? 😂


Pertama, aku suka orang yang pekerja keras, suka orang yang care sama orang lain bukan hanya aku, dan lebih suka yang care sama keluarganya. 
Itu poin pertama yang udah pasti masuk daftar calon aku. Hehe


Kedua, aku suka orang yang apa adanya, bukan berati polos apalagi sok polos ya 😂
Aku suka aja orang yang seperti itu, kenapa ? Karena aku orangnya juga gak neko-neko, aku selalu berusaha untuk jadi orang yang biasa aja, gak terlalu peduli sama pandangan orang tentang penampilan. Selain penampilan juga aku lebih suka orang yang apa adanya tentang ucapannya, prilakunya, jadi nggak dilebih-lebihin, nggak di kurang-kurangin, ngomong apa adanya aja. 
Contoh lainnya, orang  itu gak maksakan kehendak, kalau dia mampu makan di warteg ya apa salahnya kan, kalau dia lebih suka lagu dangdut kenapa pura-pura suka lagu barat atau Korea, kalau dia lebih nyaman jalan-jalan hanya memakai celana pendek dan kaos oblong dan sandal jepit ngapain kudu pakai sepatu dan jeans mahal ditambah kemeja, kan?
Sederhana mungkin ya intinya. 


Ketiga, aku suka orang yang tidak menjadikan tampang itu menjadi poin pertama. 
Kenapa ? Karena tampang tidak menjamin bahwa prilakunya juga akan sebaik tampangnya. 
Mengerti kan maksudnya ? 
Mungkin memang iya daripada munafik atau bla bla bla, yang pertama dilihat adalah tampangnya karena itu bisa dilihat secara langsung, beda dengan hati. 
Dan aku mungkin akan lebih menyukai orang buta yang jelas-jelas tidak bisa melihat dengan matanya secara langsung karena dia pasti akan mampu melihat dengan mata hatinya. 
Dan untuk sekarang aku bisa jamin tidak ada orang yang mampu melihat dengan mata hatinya lagi, mata hati mereka sudah buta! 


Keempat, aku suka orang yang setia dan punya komitmen tinggi. 
Untuk bagian keempat ini mungkin pokok dari sebuah hubungan atau mungkin bisa disebut syarat wajib jika emang mau ada hubungan sama aku. 


Silahkan dipikirkan apa itu arti setia, apa itu arti komitmen.


Dan kalau tidak mampu setia atau berkomitmen, jangan pernah sekalipun memberi harapan apapun ke aku.


Kan berteman bisa ? 
Mungkin emang iya, tapi hati itu adanya di dalam, sekalipun sakit tidak akan terlihat, tapi hanya terasa dan ketika hati seseorang sakit, sakitnya itu melebihi semua rasa sakit yang pernah ada di dunia ini, bikin semuanya down, galau tingkat dewa (oops) 😂


Lebay ? Bagi aku sih nggak, karena aku pernah mengalami itu semua. 


Perlu diingat, bahwa cinta itu membawa kita ke lingkaran kebahagiaan, jika mencintai seseorang hanya membuat rasa sakit berarti itu jelas bukan cinta, tapi (isi sendiri). 



Inti dari tulisan ini, mulailah belajar mencintai seseorang dengan kesederhanaan, mulailah belajar melihat seseorang dengan mata hati, mulailah belajar untuk berpikir bahwa cinta itu universal, luas, menyeluruh, bisa tersenyum karena cinta, bisa menangis karena cinta, mampu bangkit berdiri karena cinta, bisa hancur karena cinta. 
Jangan pernah main-main dengan cinta, mungkin saat ini orang lain yang tersakiti karena cinta, siapa yang tau besok atau lusa atau minggu depan atau bulan depan atau tahun depan atau 2 tahun lagi atau 3 tahun lagi atau beberapa tahun lagi KAMU YANG AKAN MENANGIS KARENA CINTA, tidak ada yang tau, hidup ini selalu penuh kejutan. 


Love the person who currently loves you! 

Karena jika orang itu udah pergi tidak akan ada kesempatan untuk membalas cintanya itu, kamu tidak akan bisa menebus kesalahan kamu itu karena pernah mengabaikannya. 



Thanks udah baca tulisan yang curcol ini. 😅👻

Jumat, 20 Oktober 2017

Pengalaman Menggunakan iPhone 6 2017

Pengalaman Menggunakan iPhone 6 

IMG_0049.JPG

Iya gue tau kalau jadulnya hidup gue tingkat dewa.
Mungkin website atau blogger lain bahas dan review iPhone keluaran terbaru seperti iPhone 8 dan iPhone X yang baru bulan kemarin launching.

Pada postingan beberapa bulan yang lalu gue review tentang pengalaman gue pakai Samsung Galaxy E5 2016, dan dalam postingan itu juga gue nulis alasan kenapa pakai android, yaitu karena iPhone 6 gue baterainya bocor, di charge tapi nggak ngisi gitu. 

Dan kali ini gue udah mau seminggu pakai iPhone 6, kalau digabungkan sih udah bertahun-tahun lah ya gue pakai, hanya saja selama 3 bulan ini gue pakai android dulu. 

Kenapa gue masih dan tetep beralih ke iPhone 6 lagi ? Kenapa gak iPhone 6s atau plus atau 7 atau 8 atau X ? Atau kenapa gak android yang lebih keren ? 

Alasan pertama adalah budget.
Alasan selanjutnya adalah kenyamanan, karena gue nyaman aja pakai iPhone 6 dibanding android yang sebelumnya gue pakai galaxy A5 2016. 
Oke, kalau masalah spesifikasi android udah jelas menang lah ya dibanding iPhone 6.

Harga iPhone 6 dengan kapasitas 16GB gue dapat dengan harga 3,1 juta yang gue beli di BEC Bandung. Dan lumayan dapat juga free softcase dan pelindung layar. Dan ditambah garansi distributor selama 2 minggu. Lumayanlah ya.

Tentu saja dengan harga segitu bisa dapat android yang spesifikasinya diatas iPhone 6. 

Spesifikasi singkat iPhone 6 dengan warna grey kapasitas 16GB versi Hidupku Just My Life 2017.

RAM 1GB
Memori berkapasitas 16GB
Kamera utama 8MP
Kamera depan 1,2MP
Layar 4,7 inc
Baterai berkapasitas 1810mAh
CPU dual-core
Fingerprint ada
Jaringan support 4G LTE

Dilihat dari sepintas ya emang standar aja sih, tapi lain lagi kalau yang emang bener-bener udah pernah pakai dan bisa jelas betul membandingkan dengan android dengan harga yang kisaran segitu. 

Memang, android dengan harga diatas bisa dapat spesifikasi yang jauh lebih baik dari iPhone 6. 
Kalau android dengan RAM 1GB mungkin harganya yang dibawah 1 juta juga bejibun banyak dan bertebaran ya, apalagi android emang 90% nya mendukung slot memory card sampai beratus-ratus GB. 
Kamera android juga udah jarang ya yang 8MP, apalagi kamera depan iPhone 6 hanya 1,2MP aja. Android udah gak ada dengan harga 3 jutaan tapi kamera depan 1,2MP. Paling kecil aja 5MP. 
Dapur pacunya juga android rata-rata udah octa-core, baterai juga minimal 2000mAh ke atas.
Layarnya apalagi, android paling kecil juga 5 inc lah ya. 

Terus kenapa gue masih tetep milih iPhone 6 yang bisa dibilang jadul, secara kan keluarnya 3 tahun yang lalu. 
Kenapa ? 
Ya kembali ke poin pertama. Terlepas dari budget dan yang lainnya ya, gue lebih nyaman aja pakai iPhone 6 ini. 
Harga 3,1 juta gue bisa aja dapat android yang baru dan spesifikasinya dewa. Kan banyak tuh sekarang android yang kameranya uh bukan lagi, Layarnya juga luas bisa maen futsal 😂

Nyaman dimananya sih ?

OK, pertama selama gue pakai iOS dari zaman 3Gs, 4 dan 4s, 5 dan 5s, selama gue pakai gue tuh gak pernah mengalami yang namanya nge-lag atau lelet atau nge-hank/heng meskipun RAMnya hanya 1 GB (iPhone 6 yang saat ini gue pakai).

Dan mungkin selanjutnya adalah masalah keamanannya. Gue suka banget ada iCloud di iPhone dan semua merek Apple. 
Beda banget sama android yang kalau lupa akun/e-mail masih bisa di-reset. Kalau iPhone ya udah mandet disitu, jadi keamanan menjadi faktor penting bagi gue. 
Meskipun di berbagai forum gue sering baca ada cara dan berbagai cara untuk membuka atau me-reset akun iCloud yang lupa pasword. Tapi pengalaman temen gue sih udah dibawa kemana-mana dan dengan berbagai cara iPhonenya gak bisa pindah tangan karena lupa pasword iCloud. 
Android ? Tinggal bawa ke konter 50rebu juga kelar, atau dengan cara reset 3 jari/tombol juga beres. 

Dibalik kelebihan dan kenyamanan gue selama pakai produk Apple khususnya iPhone 6 ini, mungkin lebih ke gak ada slot memory card aja kali ya, tapi dengan kapasitas 16 GB aja gue udah merasa lega sih. 

Dan gue pakai iPhone 6 ini dan produk Apple dari dulu juga cuma butuh buat internet dan sosial media dan sejenisnya aja sih, kalau untuk SMS dan  telfon (kartu utama) gue masih pakai android juga, saat ini gue pakai Oppo Neo 5, soalnya belum pernah mengalami lag selama android itu gak koneksi internet dan hanya pemakaian SMS dan telfon aja. 

Umhhh itu dulu kali ya. 

Thanks for view 😊


Senin, 09 Oktober 2017

Tidak Percaya Pernikahan || Cerita Fiksi 2017


Well, kali ini aku akan posting hasil wawancara dengan temen aku lagi nih. Bukan wawancara sih lebih tepatnya obrolan hehe
...
Namanya W laki-laki, usianya 25 tahun.
Yang aku tau, dia orangnya asyik aja kalau diajak bicara, karena dia nyambung aja gitu lho, topik apa aja pasti nyambung, musik, film, politik, sosial, dan keluarga.

Sebenarnya aku mau nulis tentang sosial, apalagi tau sendiri kan kehidupan sosial masyarakat kita ini udah semerawut banget, udah gak jelas mau bagaimana.
Tapi dari pembicaraan kami (aku sama si W), aku lebih tertarik dengan kehidupan dia bersama keluarga.
Kalau udah ngomongin keluarga ya jelas lah ya tergambar sebuah rumah yang didalamnya berisikan ayah, ibu, saudara-saudara dan kita sendiri.
Seberapa manis sih keluarga kalian ?
Punya cerita tentang keluarga juga ? Ditunggu ya email-nya 😀


(This's real tulisan ya. U understand?)

Si W ini terlahir di tengah keluarga yang culture nya udah memudar, jadi gak terlalu kolot banget, semua keluarganya lumayan modern lah ya, yang aku tangkep dari obrolan kami sih seperti itu.
Dia anak laki-laki ketiga dari enam bersaudara. Pertama kedua dan ke empat adalah perempuan dan sisanya adalah laki-laki.
Dia dan semua saudaranya merasakan bagaimana hidup bersama seorang ibu tiri dan ayah yang lumayan sibuk bekerja. Tapi katanya sekarang ayahnya sudah tidak terlalu sibuk, jadi kesehariannya banyak menghabiskan waktu di rumah.
Semua saudara perempuannya sudah menikah semua, tinggal dia dan kedua adik laki-lakinya yang belum, yang paling kecil sih masih sekolah katanya.

Ada yang menarik dari obrolan kami dan justru aku jadikan poin topik, yaitu masalah pernikahan.

Secara kan dari tadi dia cerita tentang semua saudaranya yang sudah menikah, bahkan adik perempuannya aja udah menikah juga.

Dan keluarlah pertanyaan yang sering aku dengar juga sih, "kapan kamu akan menikah ?"

And u know what?

W menjawab dengan Oh God aku sedikit terkejut sih.
Dia jawab bahwa dia tidak percaya dengan pernikahan.
Why ? Aku tanya dengan sedikit serius. Karena baru kali pertama aku mendengar jawaban seperti itu. Kalau kali kedua kan judul lagu Raisa hehe

Dan,
Dan dari jawaban dan penjelasan yang aku dengar, berikut aku sedikit rangkum.

Dia tidak percaya pernikahan karena memang dia tidak niat untuk menikah.
Kenapa ?
Karena bagi dia nikah itu hanya membuang waktu dan percuma aja.
Padahal aku juga tau kalau dia belum pernah menikah dan jawabannya seperti itu.
Ya, dia memang belum pernah menikah. Tapi dia membuka rekaman yang selama ini tersimpan di memori internal otaknya. Dari semua yang pernah dia lalui bersama orang-orang yang selama ini ada dalam kehidupannya, terutama kelurga yang terikat dengan pernikahan.

Ada yang sudah menikah dan mempunyai anak. Ketika anak sudah dewasa dan tidak lagi bersama mereka maka mereka merasa kesepian dan mencari jalan keluar dengan mengadopsi anak dari keluarga lain.
Dan mungkin karena anak aslinya memang standar aja, jadi tidak pernah ada emosi atau perasaan yang memancing emosi, anaknya sendiri selalu nurut sama mereka. Sangat berbeda dengan anak adopsinya itu. Nakal ? Anak kecil ya nakal mah wajar lah ya. Tapi emang ada emosi dan cara mendidik anak yang kurang baik, jadi ya sekarang si anak malah tumbuh dewasa dengan berbagai masalah yang dihadapi si anak itu sendiri.
Mungkin si anak sekarang emang udah tumbuh dewasa dan bukan lagi disebut anak-anak yang harus diperlakukan sebagaimana anak. Tapi psikologi si anak sudah terlanjur rusak dengan memori yang dipenuhi oleh episode-episode buruk dan membuat rasa sakit jika mengingatnya.
Mungkin saat belasan tahun lalu si orang tua angkat itu tidak pernah memikirkan dampak negatif bagi masa depan si anak yang kala itu diperlakukan seperti itu, bentakan, teriakan, drama dan sedikit kekerasan, ya mungkin memang levelnya biasa aja, tapi kalau sering bahkan terlalu sering menerima perlakuan seperti itu ya tetap saja psikologi anak akan rusak, that's why ? Cara mendidik yang tidak tepat. Dan itu sebuah keluarga dan dimulai dengan pernikahan.

Kemudian dia bercerita tentang sebuah keluarga yang sudah menikah bertahun-tahun, mempunyai anak, keluarga yang lumayan royal lah ya, tapi sang suami ketahuan berselingkuh dan jelas dong mereka bercerai.
Anak jadi korban dong ya ?
Iya lah. Jelas korban!
Kasih sayang yang you know lah gak jelas harus bagaimana si anak menyikapinya.
Intinya psikologi anak itu sudah jelas rusak dengan menyaksikan kisah yang seperti itu, jangankan anaknya, si W aja kan masih mengingatnya sampai saat ini.
Si mantan suami sudah mempunyai keluarga baru, si istri sudah beberapa kali menikah dan bercerai lagi.
Dan, waktu terus berlalu, si anak yang tiba saatnya menikah. Dan whatever masalah internal diantara mereka dan berakhir dengan perceraian.
Kemudian si anak menikah lagi dan selalu ada pembicaraan di keluarganya mengenai keluarga baru si anak.
That's you know. Sedikitnya akan terasa, jika suatu saat terdengar akan terekam dan tersimpan. Dan itu jelas bahwa itu sangat mempengaruhi semuanya.
Psikologi lagi yang jadi pusat kerusakan kan ?

Kemudian W melanjutkan dengan cerita keluarga lagi.
Sebuah keluarga yang mempunyai satu anak dan tau dong kalau satu anak itu kasih sayang pasti dan sudah jelas tercurahkan kepada si anak itu semuanya, full for 1 children.
Tapi si anak tidak berlangsung lama mendapatkan semuanya itu, harus terganggu oleh pertengkaran basic dalam keluarga yang mereka atau kalian anggap itu bumbu rumah tangga or whatever namanya, dan cinta kasih sayang kepada si anak harus ter-pause oleh sebuah perceraian.
Ketika si ayah sudah menikah lagi dengan perempuan yang sudah mempunyai satu anak.
Dan si ibu menikah lagi dengan laki-laki yang sudah mempunyai anak juga.

Sorry, aku gak bisa meneruskan tulisan tentang cerita keluarga yang ini, soalnya aku baper dan tau banget apa yang dirasakan si anak ini. Not now but,

Kemudian si W bercerita tentang keluarga yang melihat harta pasangannya saja.
Menikah karena hartanya sang suami lebih banyak ?

Dan masih banyak lagi rekaman-rekaman di kepalanya yang membuat si W tidak percaya dan membenci sebuah pernikahan.
Baginya pernikahan itu memang wajib, apalagi islam agama yang dianutnya menuntut seorang laki-laki untuk berkeluarga dan bisa memimpinnya.
Terlepas dari kemampuan syarat seorang laki-laki untuk menikah ya itu bisa dicari dan diusahakan lah ya, tapi semuanya kembali kepada hati masing-masing. Niat.
Niat atau tidaknya seseorang untuk menikah.

...

Yang aku rangkum

Pernikahan itu tidak membahagiakan, pernikahan itu seperti sebuah pintu menuju rasa sakit yang akan dirasakan kapan aja, pernikahan itu hanya menutupi aib keluarga, pernikahan itu hanya mencari keringanan materi, pernikahan itu cinta ?

WTF cinta!

Maaf baper. ✌️

Tapi si W juga bilang sih.
Dia gak tau akan bagaimana suatu saat nanti, entah mungkin akan bertemu dengan waktu dimana dia berdiri ditengah kepercayaan untuk membuat sebuah ikatan pernikahan dengan orang yang dicintai dan mencintainya, tapi kalau saat ini ya seperti yang udah dia bilang tadi, dia tidak percaya pernikahan.

...

Yang aku tangkep nih ya.

Tau trauma ? Traumatis ?
Mungkin memang dia belum pernah menikah dan bagaimana berumah tangga itu, tapi dari semua yang pernah dia lihat ya pernikahan memang begitu adanya.

 So complicated!

Rumit banget ya.


...

Pesan dari aku yang labil dan suka baper haha


Makanya, buat kalian yang udah punya anak, dijaga baik-baik tuh. Bukan cuma dikasih makan dan pakaian bagus juga disuruh pergi ke sekolah dan ngerjain PR or ngaji or whatever namanya, jagalah dia, bukan jaga tubuhnya tapi jagalah perasaannya, hatinya, jagalah otaknya, jangan sampai ada pikiran negatif yang masuk dalam otak anak kalian.
Sedikit banyaknya tetap akan tersimpan di dalam sana. Akan terekam, tidak akan pernah terhapus. Jadi buatlah momen seindah mungkin bersama anak kalian.

Hidup memang tidak akan lama, tapi kalian yang sudah mempunyai anak akan mempunyai cucu dan cucu kalian mempunyai banyak keturunan lagi.
Jadilah akar yang kuat dan berkualitas bagi batang dan ranting juga daun kalian, agar bisa menghasilkan bunga dan buah yang lebih baik lagi.

...

So proud of be my self 🙂

Rabu, 04 Oktober 2017

Fakta Tentang Nugi Nugraha

Pernah ada yang email aku, bertanya kenapa aku gak bikin channel YouTube aja ?
Aku sebenernya udah punya channel YouTube sejak tahun 2011 barengan sama blog ini. Search aja pakai nama Nugi Nugraha.

Kali ini aku akan memberikan fakta tentang Nugi Nugraha yang tidak banyak diketahui orang lain, mungkin hanya orang-orang tertentu aja yang udah tau aku lah ya pastinya hehe.

...

* Tidak ada yang namanya sarapan dalam hidup aku

Yupz! Dalam hidup aku itu tidak pernah ada yang namanya sarapan, kenapa ? Karena emang udah biasa gak pernah lapar di waktu orang-orang sibuk membuat atau mencari untuk sarapan.
Waktunya sarapan kan antara jam 7 pagi sampai jam 11 ya, nah aku biasanya kalau misalkan mau sarapan mungkin sekitar jam sahur kali ya haha.
Pernah juga sih sarapan, tapi kadang-kadang, tau kan definisi kadang-kadang ?
Itu juga kalau sedang ada di rumah, atau mungkin ada teman yang maksa banget untuk ngajak sarapan.


* Aku drama-king banget

Kalau buat cewe kan dramaqueen.
Mungkin ini lebih ke fakta yang biasa aja ya, secara bukan cuma aku yang seperti ini. Masih banyak orang diluar sana yang memang hidupnya full of drama.
Tapi aku juga emang orangnya drama banget, bahkan rela menghabiskan waktu untuk membuat drama. Tentu saja ada tujuan dan manfaatnya juga. Apalagi demi kelangsungan hidup aku haha.
Dibalik drama dan ini itu, aku tetap bisa real dan apa adanya kok. Drama menurut aku penting 6/10 lah ya, karena hidup kadang harus ada dramanya, tidak semua orang mau menerima siapa kita yang sebenarnya, apalagi itu menyangguk pribadi yang tidak harus semua orang benar-benar mengetahuinya.

* Tidak bisa gemuk

Emhh mungkin ini sedikit menyinggung bagi kalian yang emang berat badannya diatas rata-rata ya hehe
Aku sendiri mau makan seberapa banyak dan seberapa sering, mau makan apa dan kapan aja, berat badan aku tetap seimbang. Mau tidur terus, mau begadang terus, mau olahraga mau nggak juga ya badan aku tetep segini aja.
Slim gimana gitu haha.
Mungkin karena aku tidak ada faktor keturunan yang gemuk, dari kakek, nenek, orangtua dan saudara pun gak ada yang berat badannya melebihi kapasitas normal.

* Penyuka Vodka

Well well well.
Aku sebenernya udah lama sekali gak pernah menyentuh yang namanya minuman beralkohol. Apalagi sejak pengobatan.
Tapi aku emang lebih suka jenis minuman dari Vodka dibanding yang lainnya.
Kenapa ? Ada deh. Hehe. Malu ah bahasnya ✌️

* Mempunyai 2 kepribadian

Ini pernah aku tulis juga di postingan pada tahun 2014
Aku tau ini karena konsultasi dengan salah satu psikiater disebuah rumah sakit terbesar di Jakarta.
Panjang kalau mau bahas ini ya. Hehe

* Diagnosa 3 penyakit

Aku tidak bisa buka disini. Terkahir aku tulis di blog ini malah jadi berabe sendiri. Reputasi hancur. Makanya postingannya aku hapus.

* Penyuka Motor Yamaha

Nah ini dia. Kadang ada temen aku yang bertanya berkali-kali, kenapa gak pakai merek lain ? Entah kenapa ya, intinya aku udah nyaman aja pakai Yamaha.

* Susah MOVE-ON

Hmm. Perlu waktu berhari-hari. Perlu tissue banyak, butuh stok lagu yang super galau dan masih banyak yang diperlukan untuk membuat aku bisa move-on.
Dibalik semua itu aku punya pelajaran, kalau suatu aku galau or sejenisnya, aku harus ingat apa penyebabnya, dan obatnya adalah sejenis dari apa yang menyebabkan aku susah MOVE-ON itu.
Contohnya, kalau pacar selingkuh ya aku juga harus selingkuh. Kalau pacar minta putus ya aku juga harus minta putus. Tau kan maksudnya ? ✌️

* Aku orangnya setia

Aku sih taunya seperti itu.
Kalau udah sayang sama satu orang ya udah.
Mau disakiti atau apapun juga tetekp aja aku setia. Mungkin ini yang sudah buat aku move-on ya.
Tapi kalau masalah setia aku menyebutnya lebih ke berkomitmen ya.
Bukan mau promo diri sendiri, tapi ya emang aku tipe orang setia.

* Matre

Oya ?
Kadang-kadang aja sih. Kalau ada butuh aja. Haha
Gak usah terlalu dipikirkan.

* Suka film komedi romantis dan action komedi juga

Kalau disebutkan judulnya udah gak terhitung ya.
Tapi aku punya film favorit sepanjang masa yang kalau aku tonton setiap saat pun gak akan pernah bosan.

 Yaitu film yang berbau agen-agen gitu, yups Mr and Mrs Smith. Yeayyy. Meskipun sekarang mereka udah pisah, tapi bukan karena itu aku suka, karena emang mungkin itu film box office pertama yang aku tonton. Haha 
Jadi kalau mau ngajak aku nonton selain film bergenre yang aku sebutkan, pandai-pandailah untuk merayu. ✌️

* Mudah switch mood

Kalau ini mungkin dekat kaitannya dengan masalah kepribadian aku ya.
Karena emang dengan mudahnya aku bisa berganti mood dalam waktu yang bersamaan.
Entahlah.

* Penyuka Raisa

Oh man!
Aku suka banget sama Raisa.
Ya emang dia udah nikah. Tapi bukan menikahinya tujuan aku haha.
Cantiknya itu natural dan cantik aja. Jadi ikon cantik bagi semua perempuan di Indonesia. Jadi semua cewe di Indonesia pasti kalau masalah kecantikan dibanding-bandingkan dengan Raisa.
Selain parasnya yang cantik, Raisa juga mempunyai suara yang merdu.
Pokoknya aku suka Raisa deh hehe

* Tidak peduli fashion

Mungkin aku orang yang terlahir dengan taste fashion yang paling buruk, tidak peduli trend yang lagi booming, tidak peduli pandangan orang dengan apa yang aku pakai karena aku juga memang begitu terhadap orang lain.
Bodi amat. Yang penting aku nyaman aja.
Jangankan yang bermerek atau harganya selangit, kalau ada yang harganya murah dan nyaman dipakai kenapa tidak ? Bukan berati aku tidak mempunyai sepatu atau baju yang bermerek ya, haha. U can see sometime if we meet-up.

* Aplikasi favorit

Aku orangnya tidak bisa lepas dari HP.
Dan beberapa aplikasi yang wajib banget buat aku miliki, yaitu BBM. Meskipun jarang banget aku buka nih aplikasi, tapi selalu terinstall dan emang aktif di HP aku.
WhatsApp. Siapa sih yang gak install WhatsApp. Mungkin emang hidup dia ku-date banget atau mungkin lebih suka BBM hehe
Kemudian yang wajib aku install adalah Facebook, Line, Google keyboard, tinder, Instagram.
Masih banyak sih.

* Benci kodok

Kalau ada yang nakut-nakutin aku sama tuh binatang, mungkin harus menyiapkan dana untuk perawatan aku di rumah sakit. Aku jijik aja sama kodok.
Lihat deh kulitnya, matanya yang ih gitu banget kan ya.
Intinya bukan takut tapi lebih ke jijik.
Huekkk 😬


Bersambung... Next Fakta Nugi Nugraha part 2

Senin, 25 September 2017

Definisi Bahagia by Nugi Nugraha ? (2)


Setiap orang pasti pernah merasakan bahwa dirinya tidak selalu beruntung, tidak selalu bahagia, tidak selalu mendapatkan apa yang dia harapkan.

Tapi pernah tidak kalau kamu berpikir seperti ini:
tidak semua orang seberuntung saya, tidak sebahagia saya, tidak mendapatkan apa yang sudah saya dapatkan saat ini.

Oh c'mon guys!
Hidup terlalu sempit jika hanya melihat kearah yang sama, cobalah untuk membuka mata hati dan pikiran kita untuk sesuatu yang berbeda dan sedikit menantang mungkin.
Yang biasanya berjalan di pinggir jalan cobalah untuk berjalan di tengah jalan, yang biasa mengendarai motor atau mobil dalam kecepatan yang stabil mungkin bisa mencoba untuk menaikkan kecepatan yang lebih tinggi, yang selalu sabar mencoba untuk marah-marah, yang selalu diam mungkin sekarang bisa melakukan apapun yang kamu mau, yang selalu jujur mungkin bisa untuk berbohong lain waktu.
Intinya selangkah diatas rata-rata kebanyakan orang, satu level bahkan lebih dibanding orang lain, mencoba dan melakukan sesuatu yang beda dari biasanya mungkin.

Apa salahnya ?
Keluar dan membuka pakaian yang menutupi tubuh kalian, membiarkan mereka melihat siapa dan bagaimana kalian, membiarkan mereka menilai dan menyukai juga membenci dengan kejujuran mereka.

Kenapa tidak ?
Mulai mencari tau alasan kenapa ada larangan, mencari tau kenapa dikatakan haram, mencari tau dengan pendengaran dan mata kepala sendiri kenapa orang itu harus dijauhi, seburuk apakah kelakuan dia sampai-sampai semua orang tidak mau bergaul dengannya.

Setiap orang mempunyai level atau mungkin angka tertinggi atau mungkin garis batasan dalam hidupnya.
Contohnya seorang wanita yang setiap hari di rumah, berumur dibawah 40, suaminya seorang manager or sejenisnya, anaknya ada dua dan keduanya sudah tinggal sidang wisuda, kesehariannya setiap hari hanya mengurus rumah tangga.
Sangat setia terhadap suami dan tugasnya sebagai seorang istri.
Oh c'mon!
Apa tidak bosan ?
Kenapa tidak melakukan sesuatu yang baru ?
Selingkuh mungkin. Mulai membuat Facebook dan gabung di grup mencari selingkuhan, langsung ajak ke rumah saat suami dan anak-anak sedang rutin dengan kebiasaannya masing-masing. Mungkin bisa making love dengan berbagai gaya yang tidak pernah dilakukan bersama suami mungkin, yang selama ini hanya sebatas fantasi saja, cobalah untuk selalu berganti pasangan setiap hari, rumah selalu kosong setiap Senin sampai Jumat, kadang Sabtu juga suami keluar malam karena ada pekerjaan mendadak. Anak-anak kadang izin ada tugas kuliah dan sebagainya. 


WHAT The Hell ?
Apa salahnya ?
Berpikir negatif untuk sementara waktu.
Apa iya suami kamu setiap hari memang benar melakukan pekerjaan rutin ?
Apa iya suami kamu matanya sangat terjaga dari payudara yang menonjol milik anak buahnya ?
Apa iya suami kamu setiap malam pulang larut hanya karena ada rapat mendadak atau bertemu kelien penting ? Apa iya klien atau rapat selalu ada di Sabtu malam ?

Kenapa HP suami kamu sama sekali tidak boleh kamu pegang bahkan dipindahkan sekalipun ?
Why ?

Terlepas dari mengikuti ajaran agama atau apapun namanya, tapi tidak semua orang berhak diberi maaf atau kesempatan kedua.
Karena terkadang semuanya akan baik-baik saja jika hati merasa puas dan sangat merasa impas.

Pasangan selingkuh ?
Menangis ? Sabar ? Memaafkan ?

Hey! Kenapa tidak selingkuh juga ?

...

Saya dengan sadar memberi peluang untuk hidup bahagia atas dasar keinginan kalian sendiri.
Melakukan hal-hal yang selama ini belum pernah kalian lakukan.
Sekalipun itu dilarang, kenapa tidak ?
Cobalah untuk teriak ditengah malam saat orang-orang tertidur pulas, mungkin selama ini kamu belum pernah mendapatkan kebencian dari orang lain, belum pernah mendengar kejujuran dari mulut orang yang selama ini hidup bersebalahan dengan kamu.

...

Hidup kamu sudah bahagia ?

Sebahagia apa sih emang ?

Bahagia karena di sekolah kamu mendapatkan nilai tertinggi setiap kali ujian ? Punya banyak teman yang baik ?

Bahagia karena ditempat kerja kamu orang-orang menghormati kamu ? Mereka segan dengan kamu ? Gaji kamu paling besar ?

Bahagia karena kamu sudah memiliki segalanya ?
Rumah ? Kendaraan ? Anak dan istri ?

Bahagia karena tubuh kamu sehat ? Umur panjang ? Anak cucu menyayangi kamu ?

Bahagia karena setiap saat kamu merasa aman karena tidak pernah melewatkan waktu untuk ibadah ? Coba ingat kembali, apakah ikhlas ? Seikhlas apakah ibadah kamu selama ini ? Ikhlas manusia ada batasannya, ada lelahnya.

...

Bahagia, hah ?

Bahagia menurut blog ini adalah sesaat dan hanya sebuah keinginan.

Sesaat ?
Karena bahagia itu tidak pernah dirasakan selamanya.
Berapa lama kamu merasa bahagia ?
Seumur hidup kamu bahagia ? Bullshit kalau kamu menjawab iya.
"Setidaknya saya bahagia karena ........" WTF ! Pembohong besar.

Bahagia hanya sebuah keinginan ?
Ya!
Itu yang selalu diinginkan semua orang.
Dan apabila sudah mendapatkan kebahagiaan, dia akan kembali ingin kebahagiaan yang lain.

WTF !

Bahagia menurut saya, menurut hati Nugi Nugraha.

Melakukan hal yang saya inginkan.
Mendapatkan apa yang saya harapkan.

Saya bahagia dengan menyakiti perasaan orang lain.
Saya bahagia dengan membuat orang lain merasa tidak nyaman dan tidak aman karena tindakan saya.
Saya bahagia dengan membohongi orang lain.
Saya bahagia membuat orang lain terjatuh.
Saya bahagia dengan perilaku saya yang membuat orang disekitar saya menjadi malu.

Dan saya bahagia dengan banyak hal-hal yang tidak disukai oleh orang lain yang mengaku bahwa dirinya orang baik, yang mengaku bahwa dirinya lebih baik, yang mengaku bahwa dirinya paling benar, yang mengaku bahwa dirinya tidak pernah salah, yang mengaku bahwa dirinya tidak pernah menyakiti perasaan orang lain, tidak pernah membohongi orang lain, tidak pernah membuat harga diri orang lain jatuh dan terlihat bodoh dimata semua orang.

...

Saya Nugi Nugraha

Saya bukan orang baik, saya selalu memberi ide terburuk kepada orang lain untuk melakukan apa yang dia suka dan apa yang dia mau.
Saya juga tidak selalu tidak baik, saya masih bisa memberi pendapat atau ide yang terbaik atau mungkin usaha terbaik untuk membuat orang-orang disekitar saya merasa bahagia, merasa nyaman, merasa aman, merasa bahwa mereka masih mempunyai peluang untuk melebarkan bibirnya sambil berkata "kami tersenyum karena seorang Nugi Nugraha adalah salah satu alasannya".


....
Dan....
Tidak pernah jujur kepada orang lain karena saya tidak pernah percaya kepada siapapun, yang saya tau hanya saya sendiri yang berkata jujur pada diri saya sendiri, saya tidak percaya dengan ucapan semua orang yang pernah berbicara kepada saya.

...

Kecuali cinta.

Karena cinta menurut saya adalah sebuah kejujuran yang terdengar tanpa bersuara, yang terasa tanpa sentuhan.

Maybe itu hanya definisi cinta bagi orang yang sedang jatuh cinta.

WTF cinta !

Dalam kamus hidup saya hanya satu kalimat dan tertulis jelas dan terbaca di lengan kiri bagian atas saya.

"I like what I do - I do what I like" dan diakhiri dengan angka Arab 67. 67 adalah jumlah dari tanggal lahir saya dan ketiga saudara saya.

"Saya suka apa yang saya lakukan - saya lakukan apa yang saya suka"

Baik dan buruk hanya saya yang memutuskan setiap langkah dalam hidup saya.
Membuat orang bahagia, membuat orang menangis or whatever itu.
Dan saya tidak akan pernah mendengar perkataan siapapun.

Kecuali 67. Kecuali ucapan kedua kakak dan adik saya sendiri ya. Bukan adik angkat atau adik dari bawaan yang diperlakukan bak keluarga sendiri melebihi anggota keluarga itu sendiri.

This's me, Nugi Nugraha

Sabtu, 23 September 2017

Review Singkat Lagu Agnez Mo - Long As I Get Paid

Review singkat lagu Agnez Mo - Long As I Get Paid

Ketika pertama kali play video klipnya di YouTube, saya melihat gambaran Agnez Mo yang penuh semangat dan penuh kecintaan terhadap negara Indonesia, karena memakai ciri khas dari negara kita yang tercinta ini.

Dan dari sekian lagu dan video klip Agnez yang pernah saya tonton, ini belum bisa mengalahkan Godai Aku Lagi yang benar-benar real hasil karya dia banget, mulai dari lirik sampai konsep videonya.

Lagu Agnez Mo dengan judul Long As I Get Paid ini menurut saya terlalu memaksakan, mungkin karena pasar internasional sedang trend yang seperti itu, mulai dari lirik dan video klipnya juga ya, tidak ada bedanya dari lagu-lagu yang pernah hits di worldwide, mungkin ingin mengejar target itu, ingin menyamai kah ? Mungkin iya.

Ini tuh jauh dibawah ekpektasi saya, padahal saya sendiri selalu menunggu setiap ada kabar bahwa Agnez akan mengeluarkan karya terbaru.
Mungkin lebih bagus Coke Bottle dan Paralyzed ya kalau dibandingkan sama ini.
Dan tidak ada yang "errrrrr" banget dari lagu ini selain kostum yang bagus, bass-nya yang okay.

Tapi menurut saya dari lagu ini masih tetap terlihat sosok dia dengan sebuah keberanian yang luar biasa sih, terlihat sosok Agnez Mo yang sangat sangat powerfull ketika act. Kalau suaranya sudah tidak diragukan lagi lah ya.

Overall, ini bagus sekali.

Kalau boleh CURHAT ya, dari semua lagu Agnez Mo / Agnes Monica yang pernah saya dengar dan tonton, ini salah satu video klip yang paling kurang bagus, sumpah deh.

 Terlepas dari karya anak bangsa atau mengikuti pasar internasional or whatever, menurut saya masih bagus GODAI AKU LAGI.
APA CUMA SAYA YANG KANGEN KARYA AGNEZ like "GODAI AKU LAGI" "JANJI JANJI" & mungkin masih menjadi lagu favorit saya yang selalu ada di playlist setiap gadget saya yang ada musiknya seperti lagu "TERUSKANLAH"
Lebih natural dan tidak memaksakan, lagu dan klipnya lebih mudah untuk menyatu setiap didengarkan dan dilihat videonya. Setidaknya lebih mudah dipahami dan ada alurnya gitu lho.
Bukan berarti saya tidak paham juga ya, bukan berarti yang ini tidak beralur juga ya.

Saya rindu Agnez yang dulu, dan bukan berarti yang sekarang tidak bagus, tapi mungkin disini hanya saya sendiri yang terlalu "mecin".

Move-on ?
Bukan berarti Agnez tidak boleh ada kemajuan, lagian kalau begitu-begitu saja kan monoton juga, harus ada sesuatu yang beda, kan ?
Tapi mungkin bagi saya sendiri dia tuh harus mengambil beberapa contoh dari hasil karya sebelumnya yang benar-benar sukses di dalam negeri dengan berbagai penghargaan best of (...)  untuk dipasarkan di pasar internasional.

Lagu Agnez semenjak go internasional itu tidak ada yang booming gimana gitu, mungkin boomingnya hanya karena ada kalimat "Agnez Mo go internasional" aja menurut saya sih ya, selain lagu Sebuah Rasa yang memang dikemas tanpa ada sentuhan internasionalnya sama sekali. Sebuah Rasa lebih easy listening dan menyayat hati, padahal kostumnya biasa aja kan ? Iya kan ? 
Karena memang sebuah lagu tuh menurut saya adalah cerita yang digenggam dengan sebuah alunan musik, dengan ambisi yang sedang dan konsep sederhana menjadikan mudah diterima di masyarakat.

Ok guyzzzzzz.. Saya bukan haters.

Saya juga bukan pengamat musik dadakan, saya hanya memberi komentar dengan apa yang saya lihat dan saya dengarkan. Apalagi Agnez Mo kan anak bangsa yang penuh talenta dan ambisi dan patut kita contoh perjuangannya demi mencapai apa yang dia inginkan. 

Selama komentar atau kritik itu membangun, why not, right ?
So, ✌️

Rabu, 20 September 2017

Kehidupan di Jakarta Part 1 | Cerita Fiksi 2017

Kali ini saya akan bahas tentang kehidupan di Jakarta yang memang saya ketahui. Kalau misalkan tidak sama dengan seperti yang kalian tau ya udah jelas kita kan memang beda.. hehe..

Ini hanya menurut kacamata saya pribadi dan memang yang saya rasakan sehari-hari saja selama 1 tahun lebih menetap di kota Jakarta.

Menurut saya, Jakarta kota yang bebas diantara kota-kota besar lainnya di Indonesia meskipun tidak sebebas di Bali. Kalau udah bicara Bali lain lagi ya ceritanya. Hehe
Kenapa bebas ? Ya apa sih yang nggak bisa dilakukan di Jakarta ? Mau ngapain juga bebas. Pakai tanda kutip ya bebasnya.
Saya ambil contoh, misalkan orang-orang yang datang dari daerah yang sebenarnya dia tidak terbuka tapi setelah berada di Jakarta dia membuka status dirinya, entah apapun itu ya. Mungkin di daerah asalnya dia jaimnya tingkat dewa, privasinya terkunci rapat melebihi kunci brankas, tapi setelah berada di Jakarta dia open, mulai menunjukkan siapa dirinya yang selama ini tidak pernah terbuka.
Banyak hal sih ya ✌️✌️✌️ open mind aja ✌️✌️✌️

Sorry ya sebelumnya nih, yang saya tulis ini hanya yang pernah saya lihat dan didengar sendiri, bukan hanya mendengar dari cerita atau berita atau informasi hoax.

Saya kasih contoh lagi deh.
Pejabat yang berwenang di daerah misalkan, kan sering tuh ada yang tugas ke Jakarta.
Mungkin di daerah asalnya dia ya begitulah ya, tapi setelah di Jakarta dia bebas (aduh ga enak gue bahasanya). Udah aja ya hehe


Menurut saya Jakarta itu kota yang penuh dengan orang-orang yang berambisi menjadi orang sukses.

Pasti yang datang ke kota Jakarta itu tujuannya ingin sukses paling tidak berhasil lah ya.
Setiap jam orang-orangnya sibuk mencari duit. Siang sampai malam, apalagi setelah ada transfortasi online itu ya, aduh kayanya mereka emang mempunyai ramuan ajaib gitu, nggak pernah istirahat pun mereka tetap semangat. Kelihatannya sih.

Jakarta kota pendidikan?

Mungkin bukan kali ya menurut sebagian orang mah.

Dan mungkin juga iya kalau menurut saya. Apalagi saya sendiri DO dari Bandung dan Alhamdulillah akhirnya diterima lagi di Jakarta hehe..

Dan sejujurnya saya paling tidak suka bahas masalah pendidikan.
Ok skip!

Jakarta dimata saya itu anak mudanya up-to-date banget dan gaul lah ya istilahnya dan juga liar. Euh liarrr..bukan lagi ya.
Saya masih muda jadi udah jelas lah ya setiap saat berhubungan langsung dengan kehidupan sosial anak muda juga khususnya di kota Jakarta.
Meskipun tidak se-up-to-date di Bandung.
Kangen Bandung 🙂

Saya kasih contoh.
Setiap hari saya bertemu dengan anak-anak muda yang notabene nya bergelut di dunia pendidikan, tapi menurut saya sendiri ya, maaf nih, justru tidak masuk dalam kategori berpendidikan.
Sopan santun kurang, bahkan tidak ada. Tertawa di depan umum, cekakak cekikik di tengah keramaian, dan ya gitu lah ya.
Ke kampus berangkat pagi pulang tengah malem, apa iya ada di kampus seharian ?
Coba cek histori grab nya, udah kemana aja seharian. Abis ketemu siapa sih emang ? Ciahh bisa beli sepatu baru juga, padahal belum kerja lho, baru ke kampus aja bilang sama orang rumah. Hebat ya kuliah zaman sekarang. hahahahaha siapa sih itu ?

Ok ok ! Saya salah satunya ya hehe ✌️✌️✌️

Tapi memang begini di Jakarta, mungkin di kota lain juga sama, tapi menurut saya dan yang saya alami ini jauh berbeda.

Di Jakarta juga banyak pilihan.
Pilihan apa nih ?

Selain mall yang tidak terhitung jari lagi, selain kendaraan yang udah kaya semut  ketika ada yang manis yang bikin naik pitam kalau udah terjebak macet, salain jalannya yang udah mulai bagus, jalur mungkin ya tepatnya, di Jakarta itu banyak pilihan orang-orangnya.

Ok. Ini saya akan bahas masalah selera percintaan.
Kalau kamu nyari pacar di Jakarta kamu akan mendapatkan menu yang amat sangat beragam.
Mau yang cakep dan berduit ada, yang cakep dan tidak berduit juga ada, mau yang jelek dan berduit juga ada, mau yang jelek dan tidak berduit juga ada disini.
Tergantung merekanya, mau apa nggak sama kamu. ✌️
Tinggal pilih aja.
Misalkan nih ya, kamu ketemuan sama seseorang dan kamu merasa tidak klik ya tinggal cancel aja dan lupain mereka begitu aja. Dan tinggal nyari yang lainnya lagi.
Yups, semudah itu.

Berteman pun begitu. Mau berteman dengan yang kaya sekaya apapun di Jakarta ada, asal kamu sebanding aja. Hehe
Tau diri aja ya, kalau saya sih hanya anak McD, tiap hari cuma nongkrong di McD lagi McD lagi.
Salam hangat anak McD ✌️
Nggak seperti anak kampus sebelah yang mainannya ke sebrang.

Ok skip!

Di Jakarta juga kehidupannya gemerlap banget.

Anak dugem ? Jakarta lengkap kok night life nya.

(Next Part 2 ya) 

Rabu, 23 Agustus 2017

Pengalaman Hidup di Kota Bandung, Jakarta dan Bali (Cerita Fiksi 2017)

Antara Bandung, Jakarta dan Bali

Kali ini saya akan menulis beberapa pengalaman selama tinggal di kota Bandung, Jakarta dan Bali.

Kehidupan di kota sebenarnya sangat menyenangkan, semua serba ada, mulai dari makanan, fashion, tempat wisata, tempat hiburan malam, dan masih banyak lagi, juga tidak ketinggalan masalah suasana kota itu sendiri.

Pertama saya akan bercerita tentang pengalaman saya di kota Bandung, karena saya paling lama tinggal di kota ini.

Bandung ? Disaat mendengar nama Bandung yang langsung terlintas di pikiran saya adalah Gedung Sate, Alun-alun, fashion yang up-to-date, makanan yang yummy, orang-orangnya yang ramah dan terkahir adalah Sunda.

Saya lahir di kota Sumedang, tumbuh dewasa di kota Cianjur, dan untuk pertama kalinya saya merasakan yang namanya benar-benar hidup itu saat saya mulai menginjakan kaki di kota Bandung.
Sumedang, bagi saya hanya kota kelahiran. Cianjur,  bagi saya adalah rumah dan sejarah. Tapi Bandung,  bagi saya adalah lebih dari segalanya, karena saya mulai bisa mandiri di kota ini, pertama kerja, mengenal dunia luar, menemukan jati diri, menjalin hubungan sosial, dan segala kehidupan saya kota Bandung lah yang menjadi saksinya.

Suasana kotanya yang masih terbilang tidak terlalu berpolusi, meskipun terkadang macet tapi kendaraan masih tetap bisa maju, orang-orangnya yang ramah, mungkin karena masih tanah Sunda juga kali ya.

Terkahir saya tinggal di sebuah kost daerah Jalan BKR/ Lingkar Selatan. Sebenarnya saya di Bandung banyak sekali saudara, tapi (masa iya bahas keluarga lagi) ya sudah di skip aja ya.

Yang saya suka dari kota Bandung.
Orang-orangnya. Saya suka sekali. Mereka itu sangat welcome, open mind dan ramah. Tau kan perbedaan antara welcome sama open mind ? Skip! Mau debat silahkan ke email saya!
Yang saya rasakan selama tinggal di Bandung, mereka itu baik, lebih ke bersaudara. Sekali ketemu, euh bukan lagi deh kalau ngobrol ngaler-ngidul (Sunda mode-on).
Intinya orang-orangnya begitulah. Susah jelasinnya 😄

Makanan ?
Lidah Sunda dan makan makanan Sunda. Kenapa enggak. Menurut saya, dari sekian banyak kota yang pernah saya kunjungi, hanya kota Bandung yang makanannya terbilang lebih enak dan nikmat dan murah. Murah itu harus digarisbawahi ya. Hihihi 😄
Semua jenis makanan ada disini, bahkan selalu menjadi trand di kota-kota lainnya juga. Selain makanan khas Sunda sendiri, makanan khas dari luar kota pun tidak sedikit. Yang jelas, saat kamu ke Bandung pasti yang dicari adalah salah satunya adalah makanannya. Iya kan ?

Fashion.
Euh bukan lagi deh. Kalau sudah berbicara mengenai fashion, kota Bandung juaranya. Ratusan distro ternama ada disini. Dari harga yang low sampai yang high pun bertumpuk. Model-model terbaru apalagi, bukan main deh kalau masalah fashion. Tidak sedikit juga para pengusaha yang bergerak di bidang fashion lebih memilih kota Bandung sebagai pusat ordernya.
Juara deh pokoknya.

Wisata.
Tinggal berkendara beberapa menit saja sudah pasti bertemu dengan yang namanya tempat wisata di kota Bandung.
Kalau saya sukanya ke daerah Ciwidey. Meskipun kadang macet juga.

Hiburan di tengah kota ?
Ada kok. Banyak banget malah.
Kalau yang siang pada umumnya sih di mall-mall ada, kebon binatang mungkin yang lebih kekeluargaan. Hehehe

Kalau tempat hiburan malamnya ya tidak kalah dari kota-kota lain juga. Ada bar, diskotik, karaoke dll.

Kalau saya sendiri lebih suka ke tempat hiburan malamnya. Sepertinya hampir semua tempat sudah pernah saya kunjungi. Bahkan salah satunya ada yang udah jadi favorit. Itu lho yang di Pasirkaliki sama di Jalan Braga.. hehehe


Banyak deh pokoknya kalau yang menyenangkannya. Kalau kamu suatu saat ketemu aku dan mau ngobrol masalah keadaan kota Bandung, saya pasti akan nyerocos panjang lebar kali tinggi deh 😁. Atau mungkin bisa langsung chat saya di wa tuh ada di paling bawah. (Maaf promo dikit hahahaha)

Tidak sukanya tinggal di kota Bandung.
Saya tidak suka karena orang-orangnya tidak semuanya ramah dan menerima orang "seperti saya". Saya tidak bisa jelaskan disini intinya.
Terus lapangan pekerjaan sedikit, bahkan menurut saya sih terbatas. Apalagi bagi yang tidak terlalu berani mengambil resiko. 

Dan mungkin menurut saya ya, gaji karyawan yang hanya pas-pasan. Menurut saya lho ya. Tapi mungkin juga tergantung jenis pekerjaannya.

Masalah macet ? Mungkin iya. Tapi itu hanya kadang-kadang saja sih. Tidak setiap saat.
Apalagi ya ? Hmm (gw takut di somasi sama orang Bandung euy) hahahaha

Dan mungkin yang terkahir ya. Karena saya sendiri suka pantai, kota Bandung sangat membosankan karena tidak memiliki pantai. Hahahahahahahahaha ya iyalah ke laut aja jauhnya euh bukan lagi. Udah itu aja. Cukup.

Jakarta ?

I love this city. I love Jakarta. I love everything about Jakarta.

Itu yang biasa saya tulis di caption story instagram.

Jakarta itu bagi saya adalah surga. Cieee kiiiiwww 😄😄
Karena saya menemukan segalanya di kota ini, yang belum pernah saya temukan di kota Bandung dan kota lainnya. Semuanya lengkap di Jakarta. Lebih lengkap dari kota lainnya. Apa yang kamu cari, pasti ada di Jakarta. Makanan, fashion, barang-barang asli dan kw, orang-orang asli dan kw. Eh salah. Hehehe maaf. Semua orang berbondong-bondong datang ke kota Jakarta.
Bukan main ya, ribuan orang yang datang setiap tahunnya. Entah itu untuk bekerja, mencari kerja, manjadi gelandangan, mencari kesempatan untuk meraih kesuksesan, mencari kesempatan untuk meraih kebahagiaan, mencari pengganti yang hilang "mungkin", siapa tau aja kan pengen nyari jodoh di Jakarta, karena semua suku di Indonesia ada disini. Maksudnya lebih banyak jumlahnya dibandingkan kota-kota lainnya. Secara, Jakarta kan ibu kota.
Bisnis pasti ada, kepemerintahan udah jelas ada, pemukiman warga yang padat bukan pembahasan lagi, apa sih yang tidak ada di Jakarta ?
Apa coba ?

Di Bandung tidak ada pantai kan ? Di Jakarta ada lho.
Hiburan malam tidak pernah mati, restoran 24 jam bertebaran, pusat pendidikan apalagi, kampus berjejeran, mulai dari yang kelas biasa sampai yang kelas high ada disini, meskipun tidak selengkap di Kota Jogjakarta sih.
Semuanya ada di Jakarta.
Mungkin yang tidak ada itu gunung.
Yups, sangat sulit untuk mencapai titik adem disini, selain menekan tombol AC.
Apa ? Ke Puncak ? Iye tau! Tapi butuh waktu berapa lama untuk sampai kesana ? Mending kalau jalannya lebar, lah ini sempit gitu ya jelas macet. (Maaf saya bahas kota yang ada nama tempat Pundak-nya) BOGOR !!

Saya suka Jakarta, karena orang-orangnya yang cuek.
Entah kenapa bagi saya warga Jakarta itu cuek, bodo amat dan masing-masing. Tapi saya nyaman dengan suasana yang seperti itu. Karena mungkin saya sendiri orangnya tidak suka di ganggu, tapi bukan berarti saya tidak kenal dengan orang-orang Jakarta ya.
Tidak semua cuek dan masing-masing kok, itu hanya sebagian aja. Karena tergantung kitanya juga sih. Sering ketemu pasti sering bertegur sapa dong, kecuali gak bisa ngomong. Iya kali pakai bahasa isyarat juga bisa kan. Intinya saya suka orang lokal Jakarta. Love u guyz 😄

Masalah fashion tidak usah ditanya, masalah makanan apalagi, soalnya lengkap banget, dari setiap daerah ada disini. Lebih lengkap dari kota Bandung.
Tempat hiburan lengkap dan semuanya ada. Termasuk pantai yang saya selalu cari.

Masalah lapangan pekerjaan ?
Di kota Jakarta itu surganya bagi para pencari kerja. Semua jenis pekerjaan ada, mulai dari gaji yang kecil, standar, tinggi, lebih tinggi, makin tinggi, luar biasa tinggi ada di Jakarta. Tergantung skill si pencari kerja aja sih. Menurut saya sih😄

Tapi tidak sedikit juga sih yang nganggur. Banyak malah. Hmmm (takut di somasi juga ah)

Dan yang tidak menyenangkan dari kota Jakarta, bagi saya sih ya.
Pertama itu macet. Euh bukan lagi deh. Semua orang pasti sudah tau lah ya. Yang namanya macet sampai tidak bisa bergerak tuh di Jakarta ada, dan pasti selalu ada. Meskipun hanya di titik-titik tertentu saja dan di jam-jam tertentu juga.
Dan sekarang sih lagi pembangunan jalan dan MRT atau apalah namanya itu. Jalan layang udah berbelit-belit juga, pusing banget kalau yang baru pertama kali ke Jakarta mah.
Tips buat kamu yang mau ke Jakarta dan tidak paham jalanan yang di Jakarta, bisa langsung chat ke nomer wa saya yang ada di bawah ya, paling bawah banget tuh. (Iya kali gw selalu stay di Jakarta) ya kali aja gitu kan butuh pemandu. Yihaaaa 😄😄

Kalau saya sih ya, Alhamdulillah tidak pernah terjebak macet yang gimana-gimana, kalau hanya lampu merah sih itu biasa ya.
Karena saya sudah pasti tidak menggunakan angkutan umum seperti bus dan sejenisnya, termasuk bus Transjakarta. Saya selalu menggunakan jasa ojek online. Lebih cepat sampai ke tujuan, kalau macet bisa skip skip skip dan ngacir lagi. Kalau bus ya mau gimana lagi, macet ya mandet udah.

Terus yang tidak saya suka dari kota Jakarta itu, masalah polusi.
Sudah jelas, macet ya karena kendaraan melonjak, banyak, padet banget tuh jalan udah kaya (...) saking banyaknya kendaraan.
Polusi di Jakarta sudah tidak bagus. Sudah jelas lah ya, panasnya apalagi. Setiap harinya tuh notif cuaca di HP saya tidak kurang dari 33°©
Panas Bu. Ya Allah bukan lagi. Baru juga mandi barusan, lah kirain masih basah bekas mandi, eh ternyata keringetan gitu. Hihi.

Udah kali ya segitu dulu.


Bali.

Dari semua kota yang pernah saya kunjungi, hanya Bali yang menurut saya biasa saja. Masa sih ? 

(Baca sampai selesai)

Jujur!
Bali itu pulau yang indah, yang terkenal sampai ke mancanegara.
Saya suka pantai, dan Bali mempunyai banyak pantai yang indah.
Gunung ? Di Bali ada. Semua tempat rekreasi ada disini. Lengkap.
Apalagi tempat hiburan malamnya. (Saya selalu jadi point utama kalau membahas hiburan malam hehe). Di Bali tuh lengkap banget.
Legian tidak pernah sepi. Emang iya. Salah satu kawasan yang selalu ramai. Baik pagi, siang, sore, malam, subuh, saat hujan, saat panas, saat badai, saat petir, saat apalagi ya ? Ok skip!

Makanannya terbilang cukup lengkap dan sangat modern dibandingkan kota-kota lainnya. Mungkin karena disini lebih banyak turis asing ya, jadi cafe-cafe disini tuh western nya lengket banget. Dari berbagai negara ada kayanya. Belum pernah cek juga sih hehe. Tapi saya pastikan ada. Soalnya selama saya tinggal di Bali selama 3 bulan dan hampir setiap hari melewati jalan Legian, saya sudah hapal setelah melewati ini akan melewati tempat ini. Salahsatunya yang selalu ramai adalah Meksiko restoran. Ada lho.

Ok skip!

Tapi menurut saya, penduduk Bali itu orang-orangnya hanya ramah kepada turis luar saja.
Maaf lho ya, ini pengalaman saya selama tinggal disana. Dan kepada kita sebagai warga lokal Indonesia pun mereka menganggapnya kita tuh turis yang lagi liburan di Bali. Iya kali dia gak tau gw juga kerja disana. Hahaha
Yang tau saya bukan turis tuh hanya yang punya kost sama orang-orang di tempat kerja saja. Keluar dari tempat kost dan tempat kerja, kita tuh udah kaya turis aja.
Ini pengalaman saya.
Saya tau, tidak semua warga Bali seperti itu. Yang saya ceritakan hanya sebagian dan memang yang saya alami saja.

Pada umumnya, orang-orang lokal Bali tuh modern banget, tidak peduli jika ada yang minum sampai jingkrak di jalan, karena itu hal biasa bagi mereka. Emangnya di Bandung, baru ada yang nyanyi di jalan aja udah euh gosipnya gila deh.

Orang Bali juga bahasa Inggrisnya lancar lho. Saya saja masih dibawah si Ibu penjual selendang. Apalagi bahasa Inggris saya dengan logat Sunda. Hahahaha

Skip!

Bali. Surganya bagi orang yang suka pesta, yang suka wisata, yang suka pemandangan indah, pokoknya pollllll lengkap.

Saya suka Bali. Tentu saja karena pantainya.
Saya terlalu jatuh cinta dengan pantai.

Rangkuman dari pokok pengalaman saya di kota Bandung, Jakarta dan Bali.

Semua kota itu mempunyai standar biaya hidup yang berbeda.

Dan saya pilih Bandung sebagai kota dengan biaya hidup paling rendah. Semuanya saya bisa kontrol. Pakaian, makanan dan lainnya, termasuk tempat tinggal.
Perhari 50rb
Kost perbulan 850rb udah ada WiFi juga lho, saya memilih kost dikawasan kampus (kamar mandi dalam, full furniture tanpa kipas atau AC, karena saya belum pernah kegerahan selama kost di Bandung)


Jakarta ?
Jakarta menurut saya biaya hidup terbilang tinggi, tapi masih terkontrol juga.
Apalagi dengan gaji UMR mah ya tertutupi lah ya
Sehari 60rb
Kost 850rb no WiFi pastinya (sama dengan di Bandung + kipas angin) saya di daerah Pancoran Barat hehehe


Bali ?
Menurut saya Bali mempunyai biaya hidup yang diatas normal.

Saya bisa menghabiskan 100rb perhari lho (itu kalau saya lagi off kerja) he-he
Harga nasi Padang aja hampir 40rb lho. Ada sih yang 15rb tapi jauh banget

Perhari 80rb
Kost 850 (kosongan)


Kesimpulan!

Jika mau berada di suatu tempat, kamu harus mempunyai kendaraan sendiri. Itu salah satu hal yang wajib dan salah satu yang bikin hemat juga. (Tidak perlu dijelaskan lagi ya)

Harus benar-benar paham keadaan daerah yang akan ditempati, apalagi untuk jangka yang cukup panjang.

Murah senyum.
Bisa berkomunikasi.

Udah itu aja sih.

Dan setelah dipikir-pikir lagi, saya akan lebih menyukai Bali deh.
Soalnya pantainya itu lho bikin kangen, nggak nahan deh 😄

Dan bagi saya, kalau masalah biaya rekreasi Bali itu juaranya.
Kenapa ? Dengan uang 100rb aja kita sudah bisa menikmati perdana wisata yang mumpuni bukan main.
100rb nih ya, tinggal jalan ke pantai (sejauh-jauhnya juga di Bali tidak akan sejauh dari Bandung ke Pangandaran, atau Jakarta ke Puncak) saya tau Jakarta punya Ancol, tapi baca dulu sampai selesai!
tinggal jalan ke pantai, beli bir atau minuman lainnya, berselancar, menikmati suasana pantai yang unchhh panas-panas menggoda, apalagi kalau sore kan melihat sunset dengan sepoi-sepoi angin yang manja uh lala (Syahrini keluar).

Udah ah gitu aja.

Tau sendiri kan kalau gw orangnya labil banget!

Cukup! 

Minggu, 20 Agustus 2017

Pengalaman Pergi Ke Apollo Club (Gay Bar And Lounge) Jakarta 2017

Pengalaman ke Gay Bar Apollo Club

Maaf kalau judulnya frontal dan tanpa sensor sedikitpun.

Karena inilah aku sekarang, aku yang apa adanya, aku yang lebih terbuka kepada semua orang, aku yang tidak mampu lagi sembunyi dari kenyataan hidup yang mana harus tetap aku jalani.

Apa kata orang ? Aku tidak peduli lagi, aku sudah lelah peduli pada mereka yang pura-pura mengerti bagaimana hidup aku yang sesungguhnya.

Ok cut! Tarik nafas!


Siapa yang tidak tau sih nama tempat yang disebut Apollo ? Sebuah club bar atau tempat dugem atau night life nya bagi sebagian orang yang memang hobinya menghabiskan malam di tempat seperti itu.


Aku jelaskan sedikit.
Apollo Gay Bar adalah sebuah tempat dimana orang-orang yang datang kesana sebagian besar adalah para gay. Sudah paham belum ? Kalau belum silahkan close tab website ini!
Sebenarnya bukan hanya gay sih yang datang kesana, tidak sedikit pula yang datang itu orang-orang str8 (normal) bersama pasangannya, atau gak tau juga sih 😀


Tapi setidaknya sudah ada bayangan kan apa itu Apollo Gay Bar.


Jadi begini, selama aku keluar dari kota Bandung, dan menetap di Bali dan kembali ke Jakarta, aku belum pernah yang namanya keluar malam apalagi sampai masuk ke tempat seperti Apollo. Kalau di Bandung sih udah kejajah semuanya ya, mulai dari yang di Braga setiap hari Minggu malam itu lho..hihihi, sampai yang di daerah Pasirkaliki, di daerah Dago dan Cihampelas juga ah udah lah ya, Bandung gitu lho.

Dan kalau pas tinggal di Bali, aku hanya 2 kali mengunjungi bar yang di jalan Dhyana Pura, yakni tidak lain dan tidak bukan Mixwell dan Balijoe.
Dan paling sering ke Sky Garden, itu juga kalau ada DJ dari luar saja. Kalau di Bali sih nggak harus selalu ke Club sekelas Sky Garden ya kalau hanya mau nyari sesuatu, cukup nongkrong manjah aja di bar yang berbaris di sepanjang jalan Legian.


Nongkrong cantik biar uuunchhh 😁😁😁

Skip!


Kemarin tepat tanggal 19 Agustus 2017, aku ada kesempatan untuk pergi ke Apollo. Aku kesana sendiri sih, tapi sudah janjian sama teman saya, kita totalnya bertiga. Aku, teman aku yang biasa live di Blued (skip) dan satu lagi cewe.


Sekitar jam 1-an kita baru masuk. (Aku tidak boleh menyebutkan HTM dan apalagi mengambil gambar saat di dalam), aku tulis ini sebelumnya sudah meminta izin juga lho kepada mereka, jadi tidak sembarangan.

Setalah masuk, yang aku lihat ya biasa aja sih sama seperti club malam pada umumnya, malah menurut aku ya, musik DJ nya itu lebih bagus di Sky Garden. (Ya iyalah) Hello!


Yang berbeda hanyalah orang-orang yang datang kesini 90% gay. Fix gay ! Dan selebihnya adalah (bodo amat) 😀
Dan acara yang katanya paling ditunggu-tunggu disini adalah pertunjukan go-go boy. (Standar aja sih bagi aku mah ya)


Karena niat aku sih hanya ingin hunting aja, dan kebiasaan aku menyedot minuman yang khas dari negara Eropa.

Skip!


Dan setelah aku searching juga ya, bukan hanya Apollo kok yang memang khusus untuk gay di Jakarta tuh, masih banyak juga yang lainnya, tapi kenapa lebih terkenal Apollo ? Aku tau.
Salah satunya adalah sistem manajemen iklan / promonya yang update, selain ada website khusus, hampir di setiap grup BBM/ WhatsApp atau medsos khusus gay ada aja yang promo.


Dan tempat lain mungkin karena ya itu dia, promonya yang kurang dan entah kenapa juga, mungkin Apollo kelasnya sudah beda aja. Mungkin.


Tips untuk kamu yang belum pernah ke tempat club malam atau tempat seperti Apollo.
Apalagi bagi pemula yang datang dari kampung dan masih labil (ngakunya) atau wajah yang polos sehingga terlihat bahwa dia tuh emang masih belum mengerti.

Aku kasih tau aja ya, jangan sok tau aja! Jangan sok artis atau apapun yang membuat orang lain ilfeel jika melihat kamu.
Aku tau itu tempat umum, itu tempat orang bebas mau melakukan apapun juga, mau joget sampai tulang kamu remuk, mau ciuman sampai bibir kamu abis, mau apapun bebas. Tapi please, harus kontrol. Harus tau diri, harus lihat situasi, harus sadar diri.
Intinya jangan kelihatan baru banget lah, apalagi datang cuma sendirian. Usahakan bersama orang yang kita kenal.

Dan kalau mau minum, usahakan untuk menyimpan gelas/ botol tepat di depan mata kita, kalau tau-tau ada yang masukin sesuatu kan repot juga.
Atau kalau ingin lebih nyaman lagi mendingan open table aja. Aku jamin, tidak akan ada yang menggangu. Kecuali kalau kamu sendiri yang iseng, yang memang pengganggu.

Satu lagi
Apollo adalah gay bar/club ya, khusus gay, tapi yang datang kesana tidak semuanya gay, banyak juga yang normal.

Kalau kamu memang hobinya goda sana goda sini, peluk sana peluk sini, cipok sana cipok sini, HATI-HATI kalau salah orang atau orangnya gak terima nanti repot sendiri lho.


Udah sih  itu aja tips nya.

Dan sekitar jam 4 kami pulang, teman aku yang cewe udah dapet cowok dan akan ke apartemen si cowok di daerah Sudirman, teman aku yang cowok dia ke hotel sama bule dari Australia, (thanks Mr ya minumannya haha), kalau aku sih (ada deh hehe) Tunggu part ke 2 nya ya 😃

Aku tunggu di komentar dan postingan lainnya.