Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Rabu, 25 Januari 2017

Lagu Adalah Memori Terdalam Ku

Aku selalu bersyukur atas apa yang telah aku lewati sampai saat ini, entah itu bahagia ataupun sebaliknya.


Aku tidak tau entah sampai kapan berada di dunia ini, mungkin sampai tulisan ini selesai atau besok atau lusa atau entah kapan waktu itu akan tiba, yang pasti aku sudah tau kapan waktu aku akan lupa segalanya.


Yang kebanyakan orang inginkan selalu aku dapatkan, entah itu kebahagiaan ataupun sebaliknya. Tapi itu bukan sesuatu yang aku inginkan, justru sama sekali tidak pernah aku harapkan sebelumnya. 


Aku percaya adanya karma, dan aku tidak peduli jika aku tiba saatnya harus hidup dengan itu, you know what ? Aku selalu siap dengan konsekuensi apapun dalam hidup ini, karena aku selalu berusaha untuk tetap menerima segalanya dengan lapang dada, aku selalu mempersiapkan segalanya jikalau saat itu akan tiba.


Aku tidak tau apa yang ingin aku bahas, karena aku sudah berjanji tidak akan pernah menulis tentang aib ku lagi di blog ini. Sudah puluhan postingan yang aku delete juga kan. "Demi nama baik (kelelawar)". Ok hated them. Oops!


Oh iya, aku sudah mengingat sekitar 50% lagi. Setengahnya lagi masih samar-samar, jadi dinaikkan menjadi 60% (-_-)

Aku sudah ingat masalah apa yang sedang aku hadapi, kebiasaan setiap hari, teman-teman, pacar apalagi dong ya (he-he), mantan juga, dan dokter sekaligus psikiater tercinta ku (-_-) "setiap tanggal 15 datang ya!" Hello, Dok! Emangnya mau kagak dibayar? Oops. (Kalau baca ini jangan marah ya) ha-ha


Aku akui ini bukan hidup yang aku inginkan, karena harapan aku saat itu aku bisa berjalan di level 9/10, tapi ternyata kenyataannya aku tetap di level minus ini. Aku masih beruntung sih, aku masih percaya adanya Tuhan, dengan melihat dan merasakan ciptaan-Nya yang begitu indah, ugh lebih dari indah lagi ini mah atuh sangat luar biasa indah. Alhamdulillah- Allahuakbar.


And I still hated them. 


Aku ingin kalau saatnya tiba nanti aku ingin benar-benar lupa segalanya saja deh, tidak satupun yang aku ingat. Aslinya ini mah. Soalnya, mungkin saking bencinya aku justru malah mengeluarkan air mata yang aku pikir tidak seharusnya begitu, aku selalu sedih tanpa alasan, selalu bingung tanpa sebab, selalu serba salah karena itu semua.


Tapi tapi tapi, jangan sampai lupa kalau aku masih mempunyai pacar yang ternyata tau password semua media sosial aku. Damn! Ha-ha
Dan ini ketiga kalinya aku begini, dan kamu tau apa yang membantu aku sedikitnya kembali mengingatkan masa lalu ?


Yang membuat aku kembali teringat itu bukan keluarga, bukan pacar, bukan teman, bukan tulisan, bukan cinta, tapi justru lagu. Ya, hanya karena lagu aku setidaknya kembali mengingat banyak memori yang masih bisa aku lihat, entah itu lagu sedih ataupun lagu bahagia.


Lagi-lagi bahwa lagu itu kebanyakan hanya tentang cinta dan rasa sakit. Tapi tidak jadi masalah juga jika memang memori yang teringat adalah bait-bait kesedihan dan rasa sakit, setidaknya aku masih bisa melihat kenangan lama itu.


Ingat saat jadian sama si A, sama si B, ingat juga saat aku pdkt sama si ini pakai lagu yang ini, putus sama si B sync-nya dengan lagu yang itu. Banyak memori 'lah pokoknya bersama lagu itu.


Dan aku akan bilang, "lagu/musik adalah memori terdalam seseorang, dengannya semua orang bisa hidup dengan caranya sendiri, lagu/musik juga selalu ada untuk semua orang, entah itu bahagia ataupun sedih, tergantung suasana hati orang itu". Benar 'kan ?


Benar 'kan ? Jawab saja (-_-)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar anda akan memotivasi blog ini lebih cemerlang..