Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Sabtu, 11 Juni 2016

Aku Bertemu Dia Lagi - Hidupku Just My Life (27) 2016


Sebenarnya tadi aku menonton film perdana The Conjuring 2. Lumayan serem. Bukan lumayan, tapi sangat serem. Dari semua film horor yang pernah aku saksikan, hanya film ini yang menurut aku benar- benar horor.
                 

Bukan tentang film yang ingin aku tulis, tapi tentang aku bertemu dengan orang yang apa ya menyebutnya, entahlah. Tapi intinya sesuatu yang membahagiakan, membuatku tersenyum sendiri jika mengingatnya, tidak habis cerita jika aku membicarakannya, tidak pernah putus angan dari tentangnya, dan dia selalu ada disetiap ingatku. Mungkin terlalu lebay, tapi jangan heran jika menghadapi orang yang sedang jatuh cinta. Jatuh cinta ? OMG

***

Perlu aku beritahu, bahwa yang masuk ke dalam ceritaku, blogku, fileku, berarti dia adalah orang spesial bagi aku. Entah membuat aku bahagia, ataupun sebaliknya, you know, hidup tidak selalu bahagia. 

***
Begitupun setelah aku bertemu dengan dia tadi sore. 

Rencananya temen aku ngajak nonton, semua berenam, tapi kita janjian bertemu di bioskop aja langsung. Aku berdua aja nih sama temen aku yang punya rencana buat nonton filmnya, sebelum ke bioskop, dia ngajak aku buat ke minimarket beli makanan sekaligus minumnya buat di dalam nanti, secara kalau beli di dalam kan mahal, katanya sih. Ya sudah, akhirnya aku mengajaknya ke minimarket (sekalian iklanin aja ya), Circle K biasa disingkat sama aku sih CK. 
Masuk CK, abaiakan aja temen aku ya, aku mau ambil minuman tapi gak mau yang dingin, kebetulan disitu ada pegawainya yang sedang rapihin, entah sedang apa, soalnya aku tepat di belakangnya, dan dia sedang membungkuk, terlihat sibuk sih. Aku pun bertanya, “apa ada yang nggak dingin minuman *****nya ?” sambil menunjuk kearah minuman. Dan dia pun menjawab, “nggak ada a”, sambil sedikit melirik. Dan ternyata,


Ternyata, dia adalah orang yang selama ini masih selalu mengisi hati rapuh aku. OMG.
Sesaat aku mengingat wajah itu dan segala tentangnya, hitam putih ini  kembali menjadi berwarna, yang awalnya hanya asin kini tambah asin, yang awalnya hanya manis kini tambah manis, lho ? Kok bisa ? Lidahnya sedang jatuh cinta. Hmm. Wajah itu, Ya Tuhan, rasanya aku ingin sekali memeluknya. Anjir lebay pisan.

Aku benar-benar terdiam, mataku melihat kearah lain, sengaja, aku tidak mau melihat wajahnya lagi, aku takut, aku takut kalau luka ini semakin dalam. Aku pun tersadar ada yang memanggilku, “kamu jadi beli minum gak ?” temen aku. Uh.


Tanpa menoleh kanan kiri, aku pun bergegas keluar dari minimarket.
Sebenarnya indah sekali yang sedang aku rasakan saat ini tuh, tapi entah kenapa yang ada hanya rasa kacau saja. Semuanya menjadi buyar, tidak konsen lagi. 

***
Kembali ingat semua hal yang pernah aku lakukan bersama dia, ya, saat pertama bertemu 14 bulan yang lalu. Tengah malam, kita selalu duduk merokok dengan merek yang sama, tentu saja kamu yang selalu meminta rokok sama aku kan. Lalu duduk berdua di kursi dengan menghadap ke jalan yang sebrangnya tepat ada hotel Savoy Homan. Ya, that’s right if u think it. Tidak pernah melewatkan malam tanpa kamu, dan sibuknya kamu melayani para pembeli yang tidak penting yang kamu selalu bilang pada rese kan, aku masih ingat, kamu suka curhat sama aku jika sudah selesai di meja kasir. Mungkin kamu peduli karena aku selalu menyisakan satu kursi untuk orang lain, bukan untuk orang lain, tapi untuk kamu jika memang kamu harus tau, kamu harus menyadarinya. 

Aku masih ingat saat aku pakai foto seseorang untuk wallpaper di HP ku, kamu kepo sekali, dan bukan sekali saja, beberapa kali kamu bertanya dan terus bertanya. "Eta saha Gi ? Kabogoh maneh nya ? Kabogoh maneh lain ?" Itu usahaku, agar kamu semakin menyadarinya, peka.

Aku juga masih ingat saat terakhir kali aku menemui mu di meja kasir dalam keadaan mabuk, kalau tidak salah kamu bilang dia takut kalau kamu punya perasaan yang sama ke aku. Dia ? Tentu saja.
Kamu sudah bersamanya, bukan hanya bersamanya, tapi bersama mereka, bersama keluarga kecil kamu. Anak kamu 2 bulan yang lalu ulang tahun yang pertama. Tentu saja aku ingat, karena aku ada dimana saat kamu sedang pergi membantu dia yang sedang berjuang setengah mati demi anak buah kalian kini. “Dia nggak masuk kerja karena sedang ke rumah sakit”, iya aku ingat. 

***

Dan entah apa yang sebenarnya terjadi, sehingga ada sesuatu yang menghalangi antara rasa ini.
Jujur saja, aku sudah mencoba untuk membuang semua perasaan aku pada kamu, tapi entah kenapa juga selalu ada saat dimana ada "detik" aku tau tentang kamu. Dan semuanya kembali seperti terulang kembali. Sangat indah tapi juga sangat menyakitkan.


Aku rindu. Saat kita bisa duduk berdua dan bercanda.
Do’a ku, semoga Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi kehidupanku juga kehidupanmu. Jika memang ini baik, kita akan bertemu lagi, kembali seperti yang aku inginkan, dan jika memang ini tidak pernah ada baiknya, semoga saja tidak akan pernah ada waktu dimana kita akan saling mengingat dan mengenal meskipun kita akan bertemu kembali suatu saat nanti, seperti aku menulis semua cerita ini.


“Sebenernya nggak lebay lebay amat sih, kalau aku mau ya tinggal datang aja ke tempat kerja dia, udah tau ini tempat kerjanya yang sekarang. Tapi masalahnya aku takut, takut semakin ………………”

(kalau yang pernah baca >Hidupku Just My Life (7) 2016< dan dulu juga aku pernah menulis nya di blog ini >BACA DISINI.< Pasti tau siapa dia)

TAPI PLEASE, SAYA MOHON UNTUK TIDAK MEN-JUDGE NEGATIF SAYA DENGAN ALASAN APAPUN. KARENA INI BLOG PRIBADI, JADI SAYA PUNYA HAK UNTUK MENULIS APAPUN YANG SAYA INGINKAN, SEKALIPUN MEMBUKA AIB SAYA SENDIRI. ANDA SEBAGAI PEMBACA JUGA MEMPUNYAI HAK UNTUK MEN-JUDGE, TAPI DENGAN PINTAR DAN SANGAT BIJAK, DIPIKIRKAN LAGI JIKA INGIN MEMBICARAKAN TENTANG BLOG INI SECARA FACE TO FACE BERSAMA SAYA. OKE

Anggap saja tidak pernah membaca blog saya.

DIPIKIRKAN LAGI !!!

Ini hanya blog.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar anda akan memotivasi blog ini lebih cemerlang..