Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Jumat, 29 Mei 2015

Aku Dan Cinta Diam- Diam Ku (Hidupku Just My Life 2015)


Mencintai seseorang yang sudah bukan lagi hak kita untuk mencintainya, bahkan menyayangi dia, karena alasan bahwa dia sudah memiliki atau dimiliki oleh orang lain, seharusnya juga kita sadar bahwa itu sebuah perasaan yang tidak wajar.. Mencintai dan menyayangi seseorang memang hak setiap manusia, tapi tidak hak jika harus menyakiti atau mengganggu pihak lain.. 

Dan itu adalah kebiasaan aku..
 

Entah kenapa, aku selalu terjebak perasaan yang seperti itu, persis seperti itu.. Memang, dilain sisi aku juga sadar bahwa ini tidak boleh terjadi dan sampai berlanjut, tapi aku juga berpikir bahwa aku merasakan ini bahagia, bahagia bagi diri sendiri, dan bahagia dengan caraku sendiri, dan aku juga merasa nyaman dengan hal yang biasa seperti ini, yang aku pikir bahwa semua ini harus aku perjuangannya bagaimana pun caranya..

Yang namanya sudah cinta, sudah sayang, apapun akan dilakukan, bahkan seolah olah tidak ada halangan dan keraguan lagi.. Ya, aku pernah memberikan yang aku pikir wajar untuk aku berikan..
Aku mencintainya, oh mungkin kalau diri pribadi aku menyebutnya lebih ke mengagumi saja.. Dari mula hanya bercanda, hingga lama kelamaan jadi suka beneran, entahlah,begitu cepat prosesnya..
Oke jujur saja, dia sudah berkeluarga.. Aku tau semuanya tentang dia.. Dan dia juga tau aku "sedikit" tentang aku, aku seperti apa..
Dan yang aku rasakan, dia tidak tau kalau aku mempunyai perasaan pada dia, meskipun perilaku ku sudah tergambar jelas seperti apa ke dia..
 

Dan aku juga tidak berharap bahwa dia juga harus mempunyai perasaan seperti yang aku rasakan ke dia, karena aku suka cinta yang diam-diam seperti ini.. Meskipun aku juga sudah tau resikonya akan seperti apa..

Dan resikonya sangat terasa sakit seperti ini, lebih sakit dari segalanya, sakit melebihi apapun.. Sakit rasanya disaat dia tau bahwa aku mempunyai perasaan padanya..
Dan dia tidak suka dengan ini semua .. Terlihat seperti risih..

Aku tau, bukan risih karena aku selalu ada disana, tapi karena seseorang yang takut kehilangan mu yang ada disana, mungkin kamu tau siapa dia. 
Dan aku pun harus bisa menjauhi dia seperti pertama dimana aku tidak pernah mengenalnya.. Dan aku harus tidak mengenalnya lagi.. Bukan hanya itu, aku juga sedikit demi sedikit, perlahan demi perlahan harus mulai melupakannya.. Melupakan semuanya..
Suatu saat pasti aku akan melanggar janji ku, aku akan tetap melangkah di depan mu, mengganggu waktu kerja mu, bertanya hal yang sama sekali tidak penting untuk ditanyakan, dan banyak hal yang tidak penting aku lakukan demi bisa melihat dan bertatap dengan mu..

Hey An, I miss u..
Kita akan duduk bersebelahan lagi suatu saat nanti..









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar anda akan memotivasi blog ini lebih cemerlang..