Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Jumat, 19 Juni 2015

Ketulusan (Hidupku Just My Life 2015)

Aku mencintai dan  menyayangi mu dengan setulus hati..

Mungkin sampai saat ini hanya kamu yang sejak pertama bertemu sampai detik ini yang masih selalu ada dihatiku..

Tidak seperti yang lainnya, yang hanya lewat sepintas dan berlalu begitu saja..

You knew me and I knew you..

Kita sudah tau bagaimana pribadi dan sifat masing-masing.. Jadi tidak harus ada lagi yang namanya mengutamakan ego masing-masing pula..

Tapi,

Mungkin apa yang aku rasakan sampai saat ini tidak seperti yang kamu rasakan ?

Apa aku hanya merasakannya sendirian ?
Harus kembali berjuang sendiri tanpa ada orang yang mau mengerti keadaanku lagi ?

Apa sejauh itukah dirimu ?

Ya, kamu memang disini, tapi aku masih belum bisa merasakan hadirnya dirimu disisiku..

Jauh..

Come back here, I will always be there for you..

Selasa, 16 Juni 2015

Dia Kembali (Hidupku Just My Life 2015)


Dia kembali lagi..
Sejak break dari yang kemarin, aku bertemu dengan dia lagi.. Cinta pertama aku.. Cinta pertama di dunia ku..
Sekitar 9 tahun yang lalu pertama kita bertemu, pernah ada hubungan dan tidak pernah ada kata putus sejak itu sampai beberapa hari ini aku bersama dia kembali.. Ya, kembali menjalani semuanya seperti dari awal..
Sekitar tahun 2006 kita bertemu dan saling mengenal.. Tau pribadi masing2.. Tau pekerjaan masing2.. Tau sifat dan kebiasaan masing2..
Jujur saja, mungkin tidak ada yang bisa menerima setiap kekurangan ku dan apalagi pekerjaan ku yang seperti ini.. Dan memang belum pernah ada.. Semua yang pernah menjalani hubungan dengan ku semuanya belum ada yang mampu menerimanya..  Kecuali dia..
Kenapa dia?
Yang aku tau sampai saat ini, cuma dia orang yang tau bagaimana buruknya kehidupan aku.. Dari masa lalu awal kita kenal, sampai saat ini..
Pernah mendengar juga, Tuhan akan memberikan pasangan yang sepadan dengan kita, dari semuanya..
Dan memang benar.. Benar sekalu malah..
Dia tidak ada bedanya dengan aku.. Bukan berarti aku bangga dengan semua ini, hanya bersyukur, ternyata masih ada yang memang benar2 mau mengerti semuanya.. Bukan hanya mau menerima kekurangan dan kelebihan, tapi juga siap mental jika aku harus waktunya bekerja..
Aku berpikir bahwa hubungan kita unik dan sangat berbeda, karena kita saling dukung dengan pekerjaan masing2 diaaat orang lain mungkin akan menghindarinya atau bahkan meninggalkan aku begitu saja.. Kecemburuan pasti ada, tapi tidak ada kaitannya apabila sudah berhubungan dengan pekerjaan, karena dari dulu juga kita sama2 bekerja seperti ini..
Oh iya, kalau diri aku pribadi sangat cemburu jika dia harus bertemu dengan waktu dimana dia harus bekerja, malah sangat merasa was2,karena ya dia mungkin senior juga ya.. Hhaa
Tapi mau gimana lagi, memang seperti keadaan kita.. Untuk saat ini..
Yang aku suka dari dia selain seperti yang aku tulis diatas, kita juga selalu bercerita pengalaman masing2.. Bahkan tidak jarang ada klien yang ternyata pernah kita temui..
Suka dukanya.. Ada kebahagiaan di setiap cerita l9 kita, karena kita terlalu tau masing2.. Saling percaya, saling memahami dan saling memberi tau jika salah satu ada yang perlu untuk diberi tau.. Itu yang aku suka ..
Tidak seperti yang sudah2, iya sih ngasih solusi tapi ya itu dia, hanya solusi tanpa adanya pengertian dan kepercayaan, tidak ada rasa percaya, tidak ada kesabaran.. Dan intinya hanya mengutamakan perasaan dan ego pribadi dia saja tanpa memikirkan apa yang aku rasakan dan aku butuhkan..
Setiap adanya hubungan pasti selalu saja ada masalah.. Begitu pun kita..
Yang dia tidak suka dari aku, apabila sudah bercerita terlalu panjang tentang orang2 yang pernah aku temui saat bekerja, entah apa masalahnya, ya padahal jelas2 dia sendiri kadang yang mulai topiknya..
Ya, disitulah aku harus bisa mengerti dia.. Ada saatnya aku bercerita dan sama sekali menutup mulut..
Dan terlalu banyak yang aku tidak suka dari dia..
Salah satunya, paling tidak suka kalau dia sudah tidak memberi kabar.. Karena aku tidak mau kehilangan dia lagi seperti dulu.. Menghilang begitu saja.. Tanpa ada kabar sedikit pun..
Mungkin setiap pasangan juga selalu menginginkan kabar dari pasangannya..
Dan bersyukur, sampai saat ini kita baik2 saja..
Terimakasih Tuhan, selalu ada hikmah disetiap rencanaMu..
Jaga dia, jaga aku, jaga kita berdua yang selalu saling menjaga..
Amiin..
















Minggu, 07 Juni 2015

Cinta Itu ? (Cerita 2015)


Kadang mata bisa buta hanya dengan setitik racun saja..
Begitu pun mata hati, semuanya menjadi gelap jika sudah melihat sesuatu hanya dengan sekali melihat saja.. Pikiran pun menjadi buntu saat memikirkan ego yang sangat tidak berarti jika kembali dipikirkan secara detail..
Namanya juga cinta..
Bisa merubah orang dengan banyak perubahan yang tidak pernah terkira sebelumnya..
Yang terlihat hanya sinar/cahaya cinta, tidak lagi peduli jalan yang seperti apa yang harus dilalui.. Bahkan tidak melihat baik ataupun buruknya.. Ataupun caranya untuk ke tahap itu harus menyakiti orang lain, harus rela menggores perasaan orang lain hingga terluka.. Tidak peduli lagi bahwa yang menghalangi itu seorang teman.. Bahkan saudara?
Yang seharusnya tidak diungkapkan pun malah menjadi topik untuk mencuri perhatian si dia.. Bahkan tak peduli lagi aib sendiri pun malah diuraikan dengan derasnya..
Mungkin lebih ke perilaku yang sangat bodoh..
Bahkan jauh sekali dari perilaku kemanusiaan..
Ya, mungkin itu uraian jika melihat cinta dari sisi bad ego saja.. Kita sebagai manusia harus bisa mempertimbangkan setiap tindakan yang akan kita perbuat.. Harus melihat sisi baik dan buruknya..
Harus lebih dewasa jika dituntut berpikir..
Bukan ego lagi yang harus di dahulukan, tapi lebih ke berpikir jernih dan selalu positif.. Positif terhadap diri sendiri dan apalagi terhadap orang lain..
Dan yang terpenting harus sadar dan selalu ingat, bahwa segala sesuatunya tidak bisa dipaksakan..
Semuanya harus mengalir dengan sendirinya.. Tanpa ada rekayasa pikiran apalagi perilaku.. Semuanya harus alami menurut hati nurani..
Karena cinta itu dari hati, maka segala sesuatunya harus dengan hati, bukan ucapan ataupun ungkapan..
Yang terpenting harus selalu sadar, Tuhan menciptakan cinta untuk saling mencintai bukan saling membenci apalagi berpecah belah..
Cinta harus murni, bukan paksaan ataupun ungkapan..
Cinta tumbuh dari hati bukan dari pikiran..
Cinta menyatukan bukan memisahkan..
Cinta adalah keindahan dan kebahagiaan bukan sesuatu yang membuat segalanya menjadi terasa sakit..









Jumat, 29 Mei 2015

Aku Dan Cinta Diam- Diam Ku (Hidupku Just My Life 2015)


Mencintai seseorang yang sudah bukan lagi hak kita untuk mencintainya, bahkan menyayangi dia, karena alasan bahwa dia sudah memiliki atau dimiliki oleh orang lain, seharusnya juga kita sadar bahwa itu sebuah perasaan yang tidak wajar.. Mencintai dan menyayangi seseorang memang hak setiap manusia, tapi tidak hak jika harus menyakiti atau mengganggu pihak lain.. 

Dan itu adalah kebiasaan aku..
 

Entah kenapa, aku selalu terjebak perasaan yang seperti itu, persis seperti itu.. Memang, dilain sisi aku juga sadar bahwa ini tidak boleh terjadi dan sampai berlanjut, tapi aku juga berpikir bahwa aku merasakan ini bahagia, bahagia bagi diri sendiri, dan bahagia dengan caraku sendiri, dan aku juga merasa nyaman dengan hal yang biasa seperti ini, yang aku pikir bahwa semua ini harus aku perjuangannya bagaimana pun caranya..

Yang namanya sudah cinta, sudah sayang, apapun akan dilakukan, bahkan seolah olah tidak ada halangan dan keraguan lagi.. Ya, aku pernah memberikan yang aku pikir wajar untuk aku berikan..
Aku mencintainya, oh mungkin kalau diri pribadi aku menyebutnya lebih ke mengagumi saja.. Dari mula hanya bercanda, hingga lama kelamaan jadi suka beneran, entahlah,begitu cepat prosesnya..
Oke jujur saja, dia sudah berkeluarga.. Aku tau semuanya tentang dia.. Dan dia juga tau aku "sedikit" tentang aku, aku seperti apa..
Dan yang aku rasakan, dia tidak tau kalau aku mempunyai perasaan pada dia, meskipun perilaku ku sudah tergambar jelas seperti apa ke dia..
 

Dan aku juga tidak berharap bahwa dia juga harus mempunyai perasaan seperti yang aku rasakan ke dia, karena aku suka cinta yang diam-diam seperti ini.. Meskipun aku juga sudah tau resikonya akan seperti apa..

Dan resikonya sangat terasa sakit seperti ini, lebih sakit dari segalanya, sakit melebihi apapun.. Sakit rasanya disaat dia tau bahwa aku mempunyai perasaan padanya..
Dan dia tidak suka dengan ini semua .. Terlihat seperti risih..

Aku tau, bukan risih karena aku selalu ada disana, tapi karena seseorang yang takut kehilangan mu yang ada disana, mungkin kamu tau siapa dia. 
Dan aku pun harus bisa menjauhi dia seperti pertama dimana aku tidak pernah mengenalnya.. Dan aku harus tidak mengenalnya lagi.. Bukan hanya itu, aku juga sedikit demi sedikit, perlahan demi perlahan harus mulai melupakannya.. Melupakan semuanya..
Suatu saat pasti aku akan melanggar janji ku, aku akan tetap melangkah di depan mu, mengganggu waktu kerja mu, bertanya hal yang sama sekali tidak penting untuk ditanyakan, dan banyak hal yang tidak penting aku lakukan demi bisa melihat dan bertatap dengan mu..

Hey An, I miss u..
Kita akan duduk bersebelahan lagi suatu saat nanti..









Minggu, 17 Mei 2015

Jatuh Cinta Yang Salah Waktu dan Tempat (Cerita Cinta 2015)


Dalam hidup aku, terkadang cinta itu sudah terabaikan, entah kemana dan ada dimana.. Sangat tidak peduli dengan keadaannya..
Tapi terkadang juga aku mencarinya kemana-mana, bahkan sampai aku rela untuk mengejarnya, melakukan segalanya hanya untuk cinta..
Dan yang aku alami dan selalu terjadi pada kehidupan percintaan ku, akhirnya cinta itu terabaikan, tidak lagi terlintas dibenak bahwa aku sangat /pernah membutuhkan cinta itu..
Membiarkan cinta yang ada di depan mata, mengejar cinta yang entah dimana dan ada pada siapa, bahkan sebelum mendapatkan cinta itu aku pun sudah sadar terlebih dahulu, bahwa akhirnya pasti cinta yang sudah aku temukan/dapatkan akan terabaikan begitu saja..
Bukan aku tidak bersyukur dengan cinta yang ada, tapi untuk saat ini aku bukan hanya mencari cinta, tapi aku juga butuh materi..  Mungkin 50/50 perbandingannya..
Mungkin materi tidak lagi dijadikan alasan dari cinta jika terjadi pada orang yang memiliki materi, mungkin juga yang dia cari hanya ketulusan saja..
Aku?  Bukan tidak tulus, bukan berarti aku tidak pernah tulus dengan perasaan cinta ini, hanya saja selalu terselip kalimat "aku juga butuh materi"..
Kadang cinta tulus ku selalu harus tertaruh pada waktu dan tempat yang salah..
Yang paling selalu aku sesali dan sangat merasa bersalah, aku selalu jatuh cinta pada saat yang seharusnya bukan cinta yang aku rasakan, tapi seharusnya pertemanan, persahabatan.. Dan yang paling aku merasa bersalah, aku juga kadang harus jatuh cinta pada orang yang posisinya tidak mungkin untuk aku cintai, yaitu orang yang sudah mempunyai pasangan.. Meskipun kadang pula ada respons yang sama dari dia, yang seharusnya aku senang, justru aku merasa bersalah sekali, aku lihat keluarganya yang begitu harmonis harus aku masuki dengan cinta yang tidak sehat.. Sangat haram malah..
Ya, bukan cinta yang salah, hanya salah waktu dan tempat saja..
Ada kalanya juga aku berpikir bahwa cukup satu saja, tapi itu hanya khayalan saja, ada yang tulus dengan cintanya tapi tidak ada materinya, masa hanya mengandalkan cinta.. Ada yang berlimpah materi, tapi masih kesana kemari.. Kadang susah jika sedang benar-benar dibutuhkan..
Entahlah....
Allah sudah memberikan jalan disetiap langkah hambaNya....
Semoga saja Allah selalu memberikan apa yang hambaNya inginkan....
Amiin....









Senin, 26 Januari 2015

Membuat Orang Bahagia


Aku punya prinsip, bahwa hidup ini tidaklah kekal, maka hidupku tidak mau ada sesuatu yang ribet dan berlebihan. Dalam hal apapun itu.

Begitupun dalam hal cinta. Cinta lagi ? Wajar. Namanya juga masih anak muda..hhee
Ok
Kalau misalkan dia, orang yang dicintai dan aku sayangi dengan setulus hati malah berpaling, mungkin aku hanya akan bertanya sekali saja, kenapa ? Jika memang alasannya jelas, kenapa harus keukeuh mempertahankan dan mengejar.
Mungkin iya, tapi itu dulu. Justru yang akhirnya membuat hati semakin sakit.
Kalau sekarang aku akan mencoba menerima setiap keputusan yang ada, ya sekali pun akan terasa sedikit sakit, tapi aku tidak bisa dan tidak boleh egois, karena ini bukan hanya menyangkut hidup aku saja, tapi hidup dia juga. Harus tetap bisa menjalani kehidupan masing-masing.

Jujur saja, kalau sudah sayang sama orang, apapun aku lakukan, asalkan tidak ada tuntutan. Justru jadi males kalau sudah mulai meminta. Oh ya !!

Selama aku mampu kenapa tidak.

Itulah yang pernah aku pelajari dalam hidup ini, pentingnya berbagi dan membuat orang lain tersenyum bahagia.
Meskipun hanya senyum simpul yang kecil. Setidaknya masih ada setitik kebahagian yang mampu aku berikan.

Jika membahas tentang kebahagian, aku selalu merasa bahagia. Alhamdulillah.
Dan kebahagian ku saat ini, Allah masih memberiku nafas, Allah masih memberiku kesehatan, Allah masih memberiku jalan untuk mendapatkan rezeki dari-Nya, Allah masih memberiku kesempatan untuk membuat orang lain bahagia dengan cara-cara yang Dia berikan, masih ada orang-orang baik disekitar aku, dan yang penting dan sangat membuat aku bahagia, ketika Allah masih memberiku kesempatan untuk bisa membukakan pintu hati aku untuk bisa mencintai dan menyayangi orang lain.

Dan, aku selalu berharap, semua niat baikku Allah kabulkan.

Aku hanya ingin membuat orang lain bahagia.

Jumat, 23 Januari 2015

Kenapa Kepo dan Sangat Protektif ?

Jangan menilai seseorang dari satu sisi apalagi hanya dari luarnya saja. Kalau memang mau jadi juri, harus total juga, harus tau dan mengerti secara keseluruhan yang di lihatnya. Jadi, kalau belum bahkan tidak tau seluruhnya, lebih baik keep silent aja.
Shut-up !!
Dan, manusia itu sah-sah saja jika ingin menilai manusia lain, karena 'kan setiap makhluk punya hak masing-masing. Hanya saja harus tau juga batasannya. Mana yang wajar, harus dan memang sangat harus, bahkan mungkin yang tidak harus sama sekali.
Kenapa orang suka kepo, bahkan over protektif, setiap tindakan pasti ada alasannya.
Begitupun orang-orang yang tergolong ke GRUP "kepo dan over protektif". Mungin hanya sekedar ingin tau saja dan bahkan mau tau banget, sehingga memang benar-benar ada niat dari jauh-jauh waktu.
Mencari tau apa kegiatan dia, sedang dimana dia, dengan siapa dia, atau mungkin kebiasaan/sifat dia, lebih ke hal yang pribadi.
Wajar saja jika mereka itu memang wajar melakukannya, dan sangat tidak wajar jika memang sudah lewat dari batas wajar.
Tapi, yang aku tau dan pernah aku alami, itu salah satu tanda sayang dari seseorang. Tidak menutup kemungkinan juga kalau ada niat lain, tapi kalau aku ya atas dasar sayang. Aku takut dia kenapa-kenapa.
Saking sayangnya....
Dan kalau menurut aku juga, harus ada (?) jika dia tidak pernah mau tau tentang kita. Bukan tidak peduli, tapi lebih ke acuh. Jadi tidak pernah membuat alasan untuk bertanya "kenapa".
Entahlah.
Setiap orang punya hati nurani dan pikiran, di suatu titik dimana orang itu akan merasa dan berpikir, mana yang tulus dan mana yang tidak.
Maaf jika aku berkebihan.
Semua itu karena aku sayang dan sangat sangat cinta sama kamu.
Jangan berpikir hal yang tidak perlu dipikirkan, tapi harus bisa dan mampu merasakan apa yang memang kamu harus rasakan, touch your heart-slowly..

Senin, 19 Januari 2015

Jatuh Cinta Lagi, oops..!! (Cerita 2015)

Ya, aku pikir semua orang memang berhak mencintai dan dicintai. Tapi ada satu hal yang tidak mungkin orang itu bisa terima, jika mencintai orang yang tidak mencintainya. Dan yang aku tau, itu wajar saja dan sangat biasa wajar dalam hal percintaan.
Karena setiap orang 'kan berhak menentukan pilihannya sendiri. Harus tau diri juga, harus lihat diri sendiri juga, apakah pantas untuk dia atau tidak.
Oke, saat ini aku sedang merasakan hal yang sekian lama tidak pernah aku rasakan lagi, ya, cinta.
Yang namanya perasaan tidak harus bertemu dulu sebelumnya, namanya juga perasaan, tidak bisa disentuh, tapi berbentuk, tapi tidak berwujud, hanya sebuah hati yang bisa merasakannya. Itu pun hati yang masih terbuka, terbuka untuk menerima sebuah ungkapan dari hati yang lain.
Mungkin sedikit puitis, tapi setiap orang pasti pernah merasakan yang namanya jatuh hati dan sampai jatuh cinta, bagaimana perasaan orang-orang tersebut, mungkin sedikit aneh, sedikit perhatian, meskipun perhatiannya masih dalam proses latihan ? Latihan ? Ya, mungkin yang biasanya cuek dan tidak mau tau, karena ya ada sebuah perasaan itu tadi, apapun akan dia lakukan demi membuat si dia bisa nyaman dan bahagia.
Aku selalu begini, kalau sudah suka dengan seseorang, ya sudah, aku tidak berbuat apa-apa lagi, hanya bisa diam dan berpikir, apakah dia mempunyai perasaan yang sama kepada aku ? Meskipun terdengar mungkin dari ucapan dia, tapi inilah diriku, selalu tidak bisa yakin dan percaya dengan ucapan orang, sekalipun itu keluar dari mulut orang yang aku cintai.
Butuh waktu yang cukup lama untuk mengetahui semuanya. Bukan hanya mengetahui, tapi bisa merasakan seluruhnya.
Mungkin ini sebuah kesalahan yang aku lakukan lagi, jatuh cinta.
Aku pernah bilang, bahwa aku tidak mau jatuh cinta lagi pada siapa pun, sekalipun itu pada orang yang mencintai aku. Kenapa ? Karena aku tidak mau sampai sakit lagi, sakit hati.
Mungkin jatuhnya cuma sedetik, tapi butuh waktu lama untuk menyembuhkannya.
Apalagi aku tidak punya kelebihan untuk orang agar punya alasan untuk sayang dan cinta sama aku.
Cakep ? Enggak. Pintar ? Enggak juga. Entahlah..
Waktu yang akan membawaku kemana dan bagaimana. Karena langkahku sudah berhenti di kamu, CK..