Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Selasa, 05 Agustus 2014

Ketika Ikhlas-ku Menjadi Amarah

Add caption
InsyaAllah tidak akan pernah ada dendam dihati aku..
Ayah ku orangnya memang tegas dan tidak pernah pilih kasih, tidak pernah membedakan semuanya, terutama terhadap anak"nya.. Belakangan ini aku lagi merasa kesal sekali dengan tingkah adik" dari ibu.. Mereka bertiga, laki-laki semuanya.. Yang paling kecil SMP, ada yang SMA dan yang paling besar sudah menikah dan baru mempunyai anak, anak laki-laki pula..
Ayah selalu memberikan apa yang mereka minta, selama itu tidak yang aneh" dan harus jelas pastinya.. Mulai dari pakaian, kendaraan dan yang terakhir ada yang minta rumah.. wow ? No !
InsyaAllah aku tidak akan pernah iri ataupun dengki..
Tidak pernah terpikir kalau aku akan mempunyai amarah yang sedikit demi sedikit menjadi sangat marah, tapi hanya dihati.. Meskipun sesekali aku luapkan jika mereka ada yang berbuat kesalahan, ya, meskipun hanya kesalahan kecil..
Aku tidak merasa iri atau apalah, jika mereka diberikan apapun, mau diberangkatkan umroh sekali pun, asal ayah punya uang dan cukup untuk anggota keluarga lainnya, tidak masalah buat aku, karena aku sadar dan tau, bahwa rezeki itu sudah di atur oleh Allah..
Betapa jahatnya aku jika aku punya rasa iri kepada mereka..
Ketika Ikhlas-ku Menjadi Amarah
Jika boleh jujur, aku belum punya motor lho.. Aku sudah minta sama ayah, sudah 3 kali kalau tidak salah, dan yang terakhir janjinya mau lebaran kemarin beli motornya, tapi bla bla bla, janjinya lagi nanti bulan September.. Lihat saja nanti.. Susah kan ?
Padahal harga motor tidak semahal membangun rumah, atau tidak semahal biaya sekolah dari SMP sampai SMA kan ?
Tapi tidak masalah buat aku, karena aku juga belum butuh" amat tuh motor, kalau buat sesekali main masih ada yang lain.. Biasa ngojek.. heuuumm
Dan yang tidak aku sukai dari semuanya, terutama dari mereka, yaitu sikapnya yang seolah-olah aku tuh tidak ada diantara mereka.. Hantu ?
Kadang ada rasa sakitnya, marahnya dan bla bla bla nya..
Sumpah ! Aku tidak mempermasalahkan semuanya, kecuali sikap mereka yang acuh dan sangat..sangat..sangat tidak tau diri, tidak tau diuntung, tidak tau terimakasih.. TEU NYAHO NUHUN (Sunda mode on)..
Membicarakan yang tidak sebenarnya, menjelek"kan keluarga ku di belakang..
Kadang hal itulah yang membuat semua keikhlasan ini menjadi sebaliknya.
Tapi Allah yang Maha membalik"an hati manusia.. Semoga saja mereka sadar, bahwa mereka bukan mendapatkan semuanya itu langsung dari Allah, tapi dari sesama manusia, dan manusia itu adalah ayah ku.. Mudah"an mereka bisa menghargai ayah ku bukan hanya di depan saja, tapi dimana pun dan kapan pun.. Dan mereka juga harus ingat, bahwa banyak hati yang sakit karena sikap mereka..
Dan semoga Allah menghilangkan penyakit hati dari jiwa ku juga dari saudari"ku..
Amiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar anda akan memotivasi blog ini lebih cemerlang..