Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Senin, 22 Juli 2013

Layangan Putus

http://thewillion.files.wordpress.com/2011/10/layanglayang.jpg
Layangan Putus
Aku selalu berpikir, bahwa hidup ini memang seperti air yang mengalir, meski begitu seharusnya. Tidak harus dibuat- buat dan dipaksakan. Dan bukan berarti juga dalam hidup ini tidak ada suatu usaha, atau hanya seperti air mengalir saja, tapi hidup ini juga harus terarah dengan sempurna. Bicara sempurna, mungkin hanya 1 berbanding 200 juta orang saja yang merasa yakin bahwa dia memiliki kehidupan yang sempurna. Dan yang aku tau, manusia tidak ada yang bisa sempurna. Entahlah..


Jika menengok ke kehidupan yang sebelumnya, aku rasa hidup ini lebih baik daripada yang saat ini aku jalani. Bukan berarti aku kurang bersyukur, tapi dengan melihat segala hal dan hasil yang sudah aku perbuat saja, kehidupan saat dulu memang lebih baik dibanding yang sekarang. 

Tapi apalah artinya yang dahulu, selain menjadi kenangan mungkin, pelajaran juga. 
Dan alangkah indahnya jikabisa kembali ke masa lalu, kehidupan yang aku rasa sangat dan lebih menyenangkan. Tidak ada keraguan, ketakutan dan penyesalan, toh semuanya aku lakukan dengan apa yang aku inginkan, dengan naluri yang wajar, tanpa ada resiko yang berkelanjutan. Tidak seperti sekarang ini, Semuanya pasti penuh dengan angan- angan, dan harus berpikir sebelum bertindak, takut begini dan begitu. Dulu ? Mana ada pikiran seperti itu.. 
Mungkin aku baru sadar, disinilah aku harus bisa bersikap dewasa, ya, harus bisa lebih dewasa.



Semua orang pasti menginginkan kehidupan yang bebas. Oh, mungkin hanya sebagian orang. 
Termasuk aku. 

Yang aku rasakan, hidupbebas itu indah. Bisa melakukan apapun yang aku mau. Bisa pergi kemana pun yang aku inginkan. Dan masih bisa bla bla bla..
Tidak seperti saat dulu, mau apapun, pasti ada yang melarang. 

Tapi kalau boleh jujur, aku juga merasakan kerinduan dengan semua larangan itu. Larangan saat itu banyak mengandung arti, dan salah satunya adalah kasih sayang mereka. Mereka ?


Sekarang, aku bisa terbebas. Seperti layangan putus ?

Layangan putus ?
Mungkin saat ini aku seperti layangan putus. Aku belum tau kemana aku akan sampai. Dengan siapa aku akan menjalani kehidupan selanjutnya. Apa aku hanya akan selalu terbawa angin saja ? 
Angin yang dengan tanpa ragu menggulung dengan segala tiupannya. Angin yang membuat aku seakan merasa bebas, meskipun dalam hati terdalam aku sangat tersiksa dengan kebebasan ini.

Ingin rasanya ada tangan yang mau menangkapku dan tidak membiarkan aku untuk terbang tanpa tujuan lagi.

Aku lelah dengan kehgidupan yang seperti ini, ya, sangat lelah sekali.


Aku lelah menjadi layangan putus, Tuhan...!!??

3 komentar:

  1. tetap semangat , kesedihan dan kegembiraan datang dan pergi, tidak usah dirisaukan kawan

    BalasHapus
  2. setuju,...manusia tak ada yang sempurna,,,layangan putus kan kembali jua pada pemiliknya yang sejati...salam :-)

    BalasHapus

Komentar anda akan memotivasi blog ini lebih cemerlang..