Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Senin, 28 Februari 2011

Kisah "John Clenn Howell" Menuju Islam



'Saya tidak Agamis dan tak Pernah Menyangka Menjadi Religius'



Keingintahuan besar John Clenn Howell terhadap Islam terus mengusiknya. Ia tak sekedar bertanya tapi juga mengamati mereka. "Terlihat gamblang bagi saya bahwa ada yang salah dengan cara masyarakat memandang Muslim secara keseluruhan," tuturnya.

Hanya dengan obeservasi sederhana pria kelahiran 17 Oktober 1973 silam ini cukup yakin untuk menyimpulkan bahwa mayoritas besar Muslim adalah normal. Malah, ia menilai mereka sama sekali jauh dari potret fanatik haus darah yang kerap dimunculkan di televisi.

Mengingat dalam Muslim ada pula individu yang menyimpang, maka, ia berpikir Islam pun  bukan ajaran sesat. "Sama dengan Nasrani yang juga tidak terkait dengan ulah orang-orang semacam Timothy McVeigh, David Koresh dan Jim Jones,"

Rasa penasaran Howell berlanjut. Ia pun mulai membaca Al Qur'an dan diluar dugaan, banyak isi dalam kitab suci itu yang akrab baginya. "Ini sangat mengejutkan. Pasalnya ketika saya membuka Al Qur'an saya tidak berharap menemukan sesuatu yang saya kenali," tuturnya.

Islam, menurut Howell, sangat berbeda dengan yang ia sangkakan. "Saya langsung memahami dan sepakat dengan pilar utama yang merupakan pengakuan bahwa tidak ada sesuatu yang layak disembah selain Tuhan.

"Tiba-tiba saya meyakini semua penjelsan tentang Tuhan yang saya temukan di Al Qur'an. Di antara semua penjelasan yang paling mempengaruhi saya adalah kalimat dalam Surah Al Ikhlas," tuturnya.

Ia juga mengetahui bahwa Allah, dalam nama Arab adalah Tuhan yang sama yang diserukan para Nabi untuk disembah, Tuhannya Ibrahim, Musa, Jesus dan Muhammad saw. "Informasi yang mengungkap kebenaran Allah, ditambah dengan sebuah pernyataan dari Kitab-Nya memberi cukup alasan bagi saya untuk bertindak.

Pernyataan itu adalah, "Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan manusia kecuali untuk beribabah kepada Ku (Adh-Dhariyat 51:56)

Howel meyakini Islam adalah agama asli, mutlak, murni monoteisme dan menolak total bentuk-bentuk politeisme atau menyembah berhala atau dewa. "Sangat jelas sangat jelas bagi saya bahwa ini adalah satu-satunya jalan hidup sempurna bagi setiap manusia yang bebas dari unsur ras dan ideologi. Pencarian saya terhadap Kebenaran Universal menuntun saya kepada Islam,"

Pada 1999 ia mengambil keputusan besar. Ia memeluk Islam kala berusia 26 tahun. "Itu mengubah  hidup saya keseluruhan dan saya mulai mempraktekkan ajaran Islam langkah demi selangkah, sedikit demi sedikit,"

Awalnya ia tidak memberitahukan hal itu kepada teman-teman dekatnya karena takut menghadapi penolakan dan ejekan. Toh, akhirnya mereka mengetahui ketika ia mulai mengenakan baju-baju Muslim dan mulai menolak melakukan perbuatan buruk.

"Terus terang, saya terasing dari banyak orang. Saya biasa pergi dengan mereka, dan perubahan ini membuat saya berjarak dengan teman-teman," ujarnya.

Beberapa teman masih berhubungan--namun dengan sikap hati-hati. "Akhirnya setelah bertahun-tahun mereka yang benar-benar dekat tahu bahwa saya masih seperti  Howell yang dulu, akhirnya mereka menghormati keputusan saya apa adanya," tutur Howell kepada Republika.co.id lewat surat elektroniknya pekan lalu.  

"Saya memutus hubungan dengan masa lalu dan saya tidak lagi menoleh kebelakang. Saya berupaya sangat keras membersihkan diri," tuturnya. Howel mengakui itu adalah hal terberat baginya.

"Saya akui, gaya hidup sebelum masuk Islam bisa membunuh saya bila terus saya lanjutkan. Saya banyak bereksperimen dengan hal berbahaya, termasuk menggunakan obat dan narkotika ketika mencoba meluaskan kesadaran untuk mencari kebenaran," tutur Howell dalam suratnya.

Ia mengaku bukan orang yang religius. "Saya sendiri tidak pernah membayangkan diri saya bisa menjadi religius," imbuhnya.

Saat ini, menurut Howell, kesulitan paling nyata setelah memeluk Islam ialah berjuang mengatasi dirinya sendiri. "Butuh perjuangan mengubah kehidupan agar sejalan dengan Islam, terutama di negara non-Muslim dengan orang-orang yang jahil, tak peduli dan salah memahami Islam," ujarnya.

"Tapi bila anda bertanya kepada saya sepuluh tahun lalu, saya tak bisa berujar seperti ini," kata Howell. "Semua berubah menjadi lebih baik dari yang saya harapkan dan itu tidak lain karena Allah yang telah memandu saya. Saya sungguh bersyukur."

"Semua orang sama dan sederajat seperti gigi-gigi sisir," ujarnya membuat analogi. "Semua adalah anak cucu Adam dan diciptakan dari tanah. Tak ada yang superior, tak berlaku pada Arab dibanding non-Arab atau kulit putih terhadap kulit hitam, kecuali ketakwaan mereka," tegasnya.



Copy from: Republkika.co.id

Sabtu, 26 Februari 2011

Kubah Hidup Ku (Hidup Ku Just My Life)


Bayangkanlah Anda sedang berada di tengah-tengah samudera. Sejauh-jauh mata memandang tak ada yang tertangkap oleh pandangan mata kita, kecuali biru laut menghampar datar dan melingkar sempurna. Jika kita putar arah pandang kita, apakah searah jarum jam atau kontra arah jarum jam, maka akan terasa benar  bahwa tak ada ‘horizon’ tunggal di titik ujung pandang kita, melainkan ‘batangan-batangan’ garis horizon yang tersambung secara halus dan samar ‘melengkung’. Yah, lingkaran besar horizon. Hamparan laut yang kita pandang, nampak seperti sebuah ‘meja bundar’ yang amat besar. Jika langit sedang cerah total, maka bentang maha luas itu benar-benar akan nampak seperti kubah biru yang mengatup sempurna pada lingkaran garis horizon dari ‘meja bundar’ tadi. Maka sesaat kita dengan mudah bisa membayangkan kita serasa berada dalam ‘tenda besar’ berbentuk kubah dan berwarna biru, baik atap maupun alasnya.
Itulah persepsi pandang mata telanjang kita terhadap ‘bentuk’ bumi dan langit. Bumi nampak seperti hamparan datar (pada kasus laut yag dipandang) dan langit tertangkap mata seperti kubah biru amat besar dengan puncak tepat di atas kita lalu menurun melengkung ke segala penjuru hingga tepat menutup tepi-tepi samudera. Ke mana pun kita bergerak di seluruh wilayah permukaan bumi, ‘kubah besar’ ini akan juga bergerak ‘mengikuti’ seiring pergerakan kita. Berapa luas sebenarnya ‘wilayah datar’ yang kita tangkap sebagai meja bundar tadi? Belum pernah ada yang mengukurnya secara pasti. Tapi dengan memperhatikan ‘landmark’ alam, seperti gugus pegunungan – yang menandai lokasi wilayah tertentu - sewaktu kita melepaskan pandangan di pantai, kita bisa memperkirakan bahwa luas ‘meja bundar’ itu kira-kira seluas 6 – 8 kabupaten untuk ukuran luas wilayah kabupaten di pulau Jawa (kalau ada hitungan/perkiraan yang lebih tepat mohon dikoreksi). Berarti luas yang disebut ‘bidang datar’ untuk ukuran mata pandang manusia itu hanya sebagian kecil saja dari luas permukaan bumi yang sesungguhnya, selebihnya sudah ‘melengkung’ dan tenggelam (berada) ‘di bawah’ horizon.
Maka, apakah kita menyadarinya atau tidak, hidup kita sehari-hari – dari detik ke detik, dari menit ke menit, pergantian jam, minggu, bulan dan tahun, kita sebenarnya berada dalam ‘setting’ ruang kubah besar. Dalam rumah besar ‘kubah kehidupan’ inilah manusia melintasi rute-rute kehidupannya, sejak tangis bayi kali pertama hingga ditangisi saat kepergiannya kelak ke alam lain. Beragam aktivitas yang dilakoni, dari petani gurem hingga petani berdasi, dari pengemis hingga artis, murid hingga guru, mahasiswa hingga dosen, dari kelompok-kelompok masyarakat hingga para pendampingnya, buruh-buruh, tukang becak, tukang sayur, para tukang lainnya, dari aparat desa hingga para eselon 1 di birokrasi pusat, dari mantri di kecamatan hingga menteri-menteri di kementerian negara, serta dari presiden rumah tangga hingga presiden pimpinan pemerintahan sebuah negara. Semua tanpa kecuali menjalani aktivitas hidup - dari yang paling kecil dan rutin, bernafas, makan minum, berjalan, berlari, berkendara, berpetualang, hang out, tidur dan bangun kembali – semuanya dilakukan di dalam kubah kehidupan ini.
Di bawah kubah besar ini, periode-periode waktu bisa dibagi dengan jelas dalam harian, minggu, bulan dan tahun. Matahari terbit di pagi hari dengan cahaya lembut, terus bergerak merayap menghangatkan. Lalu mencapai ‘puncak’ langit dengan terik membakar. Kemudian terus bergerak turun, hingga tiba di ufuk senja dengan cahaya jingga yang kembali lembut. Setelah itu datanglah malam, dengan langit kelam namun bertabur ‘berjuta’ bintang. Bintang-bintang nampak ‘menempel’ di langit, padahal mereka berada dalam jarak yang berbeda satu sama lain. Ada juga bulan yang tiap malam melintas langit dalam beragam kenampakan, mulai bulan sabit yang tipis seperti alis gadis cantik, secara perlahan tiap hari menuju bentuk bulan purnama, hingga kembali ke bentuk sabit yang tipis. Pergantian siang dan malam, lintasan-lintasan matahari, bulan dan bintang-bintang, semua berjalan, semua terjadi dan semua mengisi ‘setting’ ruang kubah kehidupan entah sejak ribuan tahun yang lalu. Sejak sistem alam ini tertata dan bekerja sesuai dengan ‘perintah’.
Di dalam kubah kehidupan - sejak awal sejarah manusia tercipta hingga saat ini - beribu kisah telah terukir, romansa kehidupan yang mengandung sisi-sisi perjuangan, pertarungan kebaikan dan kejahatan, serta sisi-sisi manusiawi yang lain seperti kisah-kisah asmara. Semua ada di sini, di dalam kubah kehidupan.
Sekarang, marilah kita coba keluar sejenak dari ‘setting’ ruang kubah langit ini. Kita tinggalkan sejenak muka bumi. Kita melesat ke angkasa (terserah mau pakai pesawat apa) hingga batas terluar orbit bumi, hingga bumi nampak seperti layaknya bulan dalam ukurannya. Apa yang tiba-tiba kita rasakan ? Kita benar-benar merasakan dunia yang berbeda dari yang kita pandang sehari-hari. Tetapi kita pun segera sadar, bahwa kini tak ada lagi horizon, tak ada lagi kubah langit, tak ada lagi awan-awan putih menghias langit, tak ada matahari dhuha, dan tak ada senja berwarna jingga. Tak ada sawah dan ladang tempat benih tanaman disemai, tak ada kolam tempat hobbi memancing tersalurkan dan tak ada laut tempat menebar jala/jaring. Tak ada siang, dan apakah ada malam di situ seperti keindahan malam di sini? Kita tak bisa lagi menentukan arah timur-barat, utara-selatan, serta atas-bawah. Semua sama, kita hanya merasa sedang berada di tengah-tengah ‘sesuatu’ yang amat besar dan amat luas. Kita pun akhirnya menyadari bahwa kita adalah spesies yang lebih dekat cara hidupnya dengan bangsa primata dan reptil darat, bukan bangsa ikan (makhluk air) dan juga bukan bangsa unggas. Kita lebih banyak ‘melata’ dan ‘merayap’ pada bidang-bidang datar, relief landai dan sesekali terjal. Sedang ‘menyelam’ di air dan ‘terbang’ di angkasa hanya sesekali dilakukan manakala diperlukan. Maka kemudian, terbitlah kembali kerinduan kita untuk segera pulang ke habitat kita yang asli, yaitu ‘kubah kehidupan’, untuk menjalani hari-hari, untuk terus setia mengikuti lintasan perjalanan silih berganti yang tiada henti, yaitu pergantian siang dan malam.
Mungkin karena keunikan kehidupan di dalam ruang kubah inilah maka malaikat Harut dan Marut yang suci pernah dicoba oleh Sang Pencipta untuk melakoni kehidupan layaknya manusia, dan ternyata mereka merasakan sesuatu ketika berhadapan dengan dua wanita jelita. Mungkin karena ‘takdir’ untuk menyelami nuansa kubah kehidupan inilah Sang Manusia Super (Superman) dilesatkan dari jarak ‘jutaaan’ kilometer dan menukik ke muka bumi. Ia kemudian merasakan sensasi, tidak saja ketika berperan sebagai pahlawan pembela yang tertindas, namun juga ketika ia merasakan debar-debar tertentu saat bersama Louis Lent, sesuatu yang mungkin tak pernah ia rasakan di planet asalnya, Krypton.
Kubah kehidupan, kubah yang menyimpan catatan-catatan romansa kehidupan.

Jumat, 25 Februari 2011

Ketika Cinta (Hadir)




Kata orang cinta itu anugrah dari yang Maha Kuasa. Tanpa ada yang tahu kapan dan mengapa cinta itu ada dalam hati setiap insan. Cinta pun ada banyak bentuk dan jenisnya. Dan yang paling populer adalah cinta diantara dua insan adam dan hawa, yang selalu menjadi tema utama dalam kehidupan ini.





Kisah cinta dua insan telah melahirkan kisah-kisah heroik, romantis, membahagiakan dan bahkan mengharukan, seperti kisah Romi dan Juliet, Laila Majnun, Rada dan Krisna, Nabi Yusuf dan Julaeha, Cleopatra dan kisah lainnya. Pengorbanan dan perjuangan untuk mendapatkan cinta terkadang di luar logika dan rasional fikiran sehat manusia. Entahlah, itulah kekuatan Cinta(The Power of Love, lagunya Celin Dion) yang memerlukan manajamen emosi yang baik agar tidak menimbulkan bahaya, walaupun itu sangat sulit melakukannya.





Ketika cinta hadir, maka terkadang hati tidak sanggup untuk menahan getaran-getaran yang terkadang tidak mampu untuk di ungkapkan. Cinta akan menjadi indah apabila kedua insan merasakan hal yang sama. 






Namun akan menjadi bencana dan akan sangat menyakitkan apabila tidak ada timbal balik yang sama diantara keduanya. Walaupun, kata-kata bijak mengatakan bahwa cinta sejati tidak selalu harus memiliki. Dia akan bahagia ketika melihat orang yang dicintainya bahagia. Benarkah ungkapan itu ?

Luka Ku

Aku terluka


Luka yang tak berdarah



Tapi menenggelamkanku ke kolam berdarah



Hingga makin memerihkan lukaku




LUKA KU,,,.......
 

Kamis, 24 Februari 2011

Tobat Ku (Mencoba)


Apakah yang aku lakukan ini suatu pekerjaan? Ku rasa tidak, ini bukanlah suatu pekerjaan. Yang ku lakukan saat ini hanyalah hura-hura semata. Bukanlah suatu pekerjaan yang dulu aku angankan akan menjadi hal yang membantuku dalam menghidupi hidupku dan menghidupkan orang-orang di sekitarku. Aku sendiri tidak mengetahui apa yang menyebabkan demikian. Mungkin orang-orang disana bisa memberikanku jawaban yang berarti.


Seringkali aku berpikir, inikah dosa nyata yang telah dan masih aku lakukan hingga akhir hayatku. Bergelimang kemewahan, walaupun itu dalam sudut pandangku sendiri, aku masih bingung dalam mengartikannya. Uang, minuman keras, makanan enak, perempuan-perempuan yang setiap saat bisa dan mau diajak melakukan hubungan suami istri, dan segala kesenangan-kesenangan lainnya. Membuatku makin tenggelam dan terpuruk dalam kondisi yang sangat fana ini.


Perintah-perintah TUHAN yang seharusnya benar-benar aku jalankan, saat ini telah aku tinggalkan semua. Bahkan yang sangat fundamental sekalipun, SHOLAT. Ya, aku memang seorang yang memeluk agama ISLAM, setidaknya itu yang tercantum dalam identitas kependudukanku. Telah aku tinggalkan, setelah aku berlimpahan kesenangan, aku lupa akan hakikat diriku sendiri, seonggok daging dan secawan darah, yang sangat tidak berarti. Baik bagiku maupun bagi orang lain.


Saat ini aku sangat terpuruk, terpuruk dan terpuruk. Aku tidak tahu lagi jalan yang benar, jalan yang terang yang harus ku lewati. Bahkan jalan setapak yang seharusnya aku tempuh, kini telah berubah menjadi semak belukar berduri yang aku akui melukai diriku.


Sadar, ya aku sadar ketika melakukan semuanya. Tidak ada paksaan dari siapapun juga. Mungkin kini aku lebih fasih menyebut semua jenis minuman keras dan nama-nama perempuan yang pernah aku tiduri, daripada menyebut nama TUHANKU sendiri. Bukan tidak mungkin, orang menyebutku munafik, ya munafik. Atas semua yang telah aku lakukan dan masih akan aku lakukan dan jalani hingga waktu yang aku sendiri tidak tahu.


Bagiku, ini semua akan berhenti ketika kumandang azan bergema di telinga kananku dan iqamah di telinga kiriku. Aku hanya menanti kemurahan TUHAN, kemurahan pengampunan atas semua yang masih aku lakukan ini.


Dalam gelap hidup ini, aku mencoba dan belajar kembali untuk menyebut NamaMU. Ya ALLAH, Ya RABBI, Ya GHOFFAR, Ya RAHMAN, Ya RAHIIM. TUHANKU, tempat aku memohon pengampunan dan rahmat dariMU..

Kata Untuk Mu

 Sketchpad
Lelah…,lelah sudah aku harus mengikuti jejakmu,lelah harus berpura-pura menjadi orang lain,lelah menahan semua ini dan kamu masih saja tak mengerti.Apa yang selama ini kulakukan benar-benar tulus,meski harus menahan sakit,tapi aku ikhlas melakukan itu semua.tidakkah kau mengerti “Cinta,apapun kan kulakukan asal kau bahagia.” tapi dengan mudah nya kau menjawab “maaf,hatiku sudah terlanjur berlabuh di pantai sebelah.”
Sakit…,sakit rasanya mendengar kata-katamu.”wahai angin,hempaskanlah raga ini,bawa aku pergi segera dari sini,bawa aku menghilang bersama dirimu,kemanapun aku kan ikut,asal rasa sakit ini hilang bersama denganmu.” tapi mengapa engkau hanya diam saja.Tak hiraukan semua kata-kata ku,tidakkah kau merasa iba padaku?


Gila…aku bisa gila kalau seperti ini terus.tak bisa berhenti memikirkan dirimu.semakin ku ingin lupakan,semakin dekat bayangmu di hatiku.”Haruskah kugapai bintang,kupeluk gunung dan ku rengkuh bulan agar hatimu bisa luluh padaku?”


Sudahlah…,mungkin semua hanya mimpi siang hari.hanya sebuah bunga tidur,tak pernah bisa menjadi nyata.”tetesan rinduku menggantung di pucuk daun,menunggu giliran untuk akhirnya terjatuh padamu.”

Keadaan Mengantuk

 
Aku ingin menulis sesuatu tapi aku sangat mengantuk, apakah aku bisa melakukannya??? ya dicoba saja, siapa tahu saja bisa, kalaupun tidak bisa ya tidak apa-apa. Tapi aku harus menulis sebab aku mempunyai tekad harus menulis di kompasiana setiap hari, tidak boleh tidak. Meskipun itu hanya tulisan biasa saja.
Tapi gimana ya mau menulis, mata saya sudah semakin mengantuk sementara badan rasanya lelah banget. Habis pekerjaan saya juga tidak jauh dari tulis menulis juga sih, jadi sudah seharian di lapangan, sorenya kita menulis bahan yang sudah di dapat.
Rasanya berat banget ni mau menyelesaikannya, andai saja aku dulu tidak berjanji untuk menulis setiap hari di kompasiana pasti malam ini aku tidak akan menulis, aku bisa tidur bahkan mungkin sudah bermimpi, sedangkan keesokan harinya aku bisa bangun lebih pagi badanpun menjadi segar.
Ah tidak apalah, gak ada yang perlu disesali dalam menjalani kehidupan ini, jalani saja dengan senang hati, insa allah akan ada kenikmatan yang dirasakan, sebab jika kita selalu mengeluh, maka kita tidak akan pernah merasakan kenikmatan dalam menjalani hidup.
Gak percaya??? tanya saja orang-orang yang tenang hidupnya, bagaimana dia menjalani hidup, kemudian bandingkan dengan orang-orang yang susah (bukan kesusahan) pasti kita akan mendapatkan jawabannya tanpa mereka memberikan jawaban kepada kita.
Kata kawan saya tadi, dalam percakapan chat via facebooknya dia menyampaikan “bosen iku gor perasaan jak…iku normal …..emang kadang2 awae (kita) perlu refresh se x2…niatkan semua apa yg kita lakukan karena Allah pasti enak..
Artinya: bosan itu hanya perasaan saja, itu normal, memang kadang-kadang kita perlu refresh sekali-sekali, niatkan semua apa yang kita lakukan karena Allah pasti enak.
Jadi dalam menulis di kompasiana inipun gak ada salahnya kalau kita niatkan untuk beribadah karena Allah, kita jangan mengharapkan apa-apa dari tulisan ini, kecuali manfaat yang kita dapat dan insa Allah juga untuk orang lain.
Hmmm rasanya jadi lega, walaupun aku harus menulis dalam keadaan ngantuk, sumpah aku saat ini ngantuk banget, tapi akhirnya aku bisa membuat tulisan di kompasiana. Ya walaupun hanya sekedar tulisan biasa saja. Kalau dikatakan artikel, apalagi mau di masukan ke media cetak, hu jauh sekale… untung saja di kompasiana gak ada proses seleksi, kalau ada mungkin sudah masuk parit dulu… hehehe salam kompasiana. akhirnya aku menunaikan kewajibanku juga… selamat malam dan sampai berjumpa lagi.

Pasrah Ku

 1298483264459301781
Ada satu titik, dimana kepasrahan menjadi jalan keluar. Membuang semua keinginan jauh dari hati. Meletakan dunia serta surga-neraka jauh dari tujuan. Maka kamu akan sampai pada satu perjamuan indah yang menyejukan . Cinta telah sampai pada kesejatian yang sebenarnya. Tanpa mengharap, hanya duduk bersimpuh dalam pandangan tertunduk. Mengucap sebaris kata, “Aku mencintai MU” …berkali-kali

Lalu jatuh dalam tubuh yang berguncang menangis meraung, tanpa kuasa menjabarkan keindahan rasa. 

Bersetubuh dalam hening malam dan sendiri, dalam hujan airmata. Mengemis, mengiba dan meratap agar waktu berhenti selamanya.”Jangan!.. Jangan lagi kau renggut apa yang susah payah aku raih. Aku mohon!”


Tiada apa-apa, lalu menjadi tiada. berubah wujud tanpa apa-apa. Membentuk diri tanpa arti apa-apa dalam tiada… ini waktu miliku!, ini pertemuanku dalam perjamuan milikku. Tidak ada siapa-siapa, tanpa siapa-siapa, hanya lafadz yang sama yang aku ucapkan.. Ah, aku tak kuasa untuk tidak menjatuhkan keningku dalam mengagungkan MU.. ini tidak cukup!.. aku ingin bisa memeluk dalam hampa dunia ini. Aku ingin, karena semua ini tak cukup..


“Aku mendengar tangismu, maka resapi pertemuan Kita. Menangislah….Karena Cinta itu berwujud dalam setiap tetes air yang jatuh dari rindu yang kau punya. Dan Aku mendengar.. dan pasti terdengar meski ragu menyusup kedalam dadamu”


Dan lagi, tubuhku berguncang lebih hebat. Lolongan kesepian terpenuhi. Aku lepas tanpa mengharap jatuhnya airmata itu. biar, biar saja jatuh dengan sendiri. Aku yakin dia akan jatuh. Karena semua tak akan mampu terjabarkan meski dalam diam dan hening. Sesak didada akan memecah keras yang selama ini kumiliki selama hidup. Hanya saat ini, semua menjadi lebih berarti.

Rabu, 23 Februari 2011

Sakit Hati

GUE
SAKIT
HATI...




SUMPAH..
NGGAK PERNAH NGALAMIN HAL SEPERTI INI SEBELUMNYA..

Jalan Hidup Ku (hidup Ku Just My Life)

Aduh,,. Baru saja aku ngirim pesan yang ,,. Heuh.. Pokoknya yang bikin semuanya kacau,,. 



Bego banget ya aku,,.??!!






Aduh,,. Sorry banget aku nanya seperti itu,,. Ya, soalnya penasaran aja,,.








Sekali lagi, aku minta maaf ya !! Pliiizzz.. Maafin aku ya !!




Begoooooo !!!!!!!!!!!!


Tapi nggak masalah lah,,. Memang ini lah jalan hidup ku,,. Apa pun yang akan terjadi, aku akan menjalaninya dengan apa adanya,,. Tanpa menutupinya dari pandangan orang lain,,. Meski pun jalan hidup ku tidak searah dengan apa yang aku inginkan,,.


MuWan'S Story,,.

Penulis Itu Pencuri ? Masa Sih ?


Manusia diberi pikiran untuk berpikir agar ia dapat hidup. Istilah ilmiahnya survival of living. Agar bertahan hidup dengan layak, manusia harus memberdayakan semua kekuatannya. Ia tidak akan berpangku tangan sembari menunggu rezeki turun dari langit. Ia akan terus mengejar dan mencari sumber kehidupan.
Seorang penulis pun akan melakukan hal yang sama. Penulis itu akan berusaha menghidupi pikirannya dengan hal-hal baru. Ia akan merasa lapar dan kelaparan dengan informasi terbaru. Ia tidak akan merasa puas dengan perolehannya saat ini. Bukannya tidak mau bersyukur, melainkan semata menunjukkan keinginannya untuk menjaga kualitas tulisan.
Untuk mendapatkan ide-ide baru, penulis sering mencurinya. Penulis akan berusaha mencari-cari celah guna mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Kadang menggunakan cara sopan, tetapi sering pula menggunakan cara yang tidak baik. Namun, hasilnya tentu dan pasti membawa kebaikan. Itulah hebatnya penulis: selalu memberi kebaikan. Karena merasa berhutang terhadap dirinya, penulis yang baik akan mencuri ide-ide dari semua yang ditemuinya. Ide itu dicuri dengan pendengaran, penglihatan, dan perasaannya.



Mencuri Ide dengan Pendengaran
Penulis itu mempunyai pendengaran yang tajam. Ia akan merekam semua yang didengarnya. Ia akan menyeleksi setiap informasi yang diperolehnya. Lalu, informasi-informasi itu dipilah dan dipilih, manakah informasi yang relevan dengan materi kepenulisannya? Maka, penulis yang baik biasanya lebih suka mendengarkan daripada berbicara!
Jika semua itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi, aku menamainya mencuri. Sadar dan tidak sadar, pembicara itu telah dicuri idenya. Maka, rugilah pembicara itu dan untunglah penulis yang mampu menuangkannya menjadi tulisan yang indah. Pembicara hanya akan mendapatkan sanjungan semata karena isi. Namun, penulis justru akan mendapatkan beragam keuntungan dari ide yang dicurinya.



Mencuri Ide dengan Penglihatan
Penulis yang baik juga mempunyai penglihatan yang sangat tajam. Ia dapat membaca beragam tulisan secara cepat dan tepat. Semua yang dilihat dibacanya secara efisien waktu. Informasi yang berguna dipilihnya, disimpannya, dan diolahnya untuk menjadi gagasan baru. Pada akhirnya, penulis itu mencuri ide dari setiap tulisan yang dibacanya tanpa diketahui oleh penulisnya.
Aku pun sering melakukan ini. Aku sering membeli buku yang kuanggap menarik. Lalu, aku membacanya. Tiba-tiba, aku mempunyai gagasan baru setelah membaca buku itu. Alangkah baiknya jika buku ini dilengkapi dengan buku ini dan itu. Dan itulah ketajaman sang penulis:membaca setiap kesempatan meskipun sembari mencuri-curi.
Mencuri Ide dengan Perasaan
Penulis adalah makhluk social. Ia hidup dan bertempat tinggal bersama dengan manusia lainnya. Setiap manusia mempunyai karakter yang spesifik. Dan keberagaman itu akan dimanfaatkan oleh penulis yang baik.
Penulis akan memanfaatkan keunikan itu untuk mendapatkan ide-ide baru. Ketika berada di tengah masyarakat, penulis akan mempertajam hati dan perasaan. Ia akan merekam setiap suara dan tulisan yang diperolehnya. Pada akhirnya, penulis itu mendapatkan sesuatu yang baru dari peristiwa yang diketahuinya. Sering peristiwa itu dianggap sebagai sesuatu yang tak berguna. Bagi seorang penulis, semua peristiwa itu berguna dan akan membawa manfaat baginya dan orang lain.
Selanjutnya, penulis akan mengemas setiap informasi yang didapatkannya. Ia akan terus mengksplorasi kemampuan berpikirnya hingga ke akar-akarnya. Ia menyadari bahwa tulisannya selalu mempunyai kekurangan. Dan ia akan terus belajar dari kekurangan-kekurangan itu. Penulis yang baik tidak mengenal putus asa. Akan menjaga gelora menulis di hatinya.
Selamat pagi dan selamat beraktivitas. Semoga tulisan ini menginpirasi diri dan pembaca. Amin. Terima kasih.

Selasa, 22 Februari 2011

Kenapa Harus Bahagia di Masa Kecil ?

 

Istilah 'masa kecil kurang bahagia', sebaiknya jangan dianggap sekadar olok-olokan. Penelitian terbaru mengungkapkan, anak-anak yang masa kecilnya kurang atau tidak bahagia, akan tumbuh menjadi orang dewasa yang berpeluang melakukan penyimpangan perilaku seks, serta rentan terjerat narkoba dan minuman beralkohol.

Hal ini didasarkan pada studi yang dilakukan Pusat Kesehatan Masyarakat, Liverpool John Moores University, dikutip dari Times of India.

Studi ini menemukan, anak-anak yang mengaku tidak menyukai sekolah lebih mungkin melakukan seks bebas. Mereka yang suka bolos sekolah juga diprediksi cenderung mudah tergoda untuk mengonsumsi alkohol.

Menurut salah satu peneliti, Mark Bellis, bila anak-anak telah terlibat dengan dua masalah itu, berarti mereka berisiko lepas dari dukungan keluarga. Selain itu, juga berisiko berpendidikan rendah, mengalami infeksi menular secara seksual, kehamilan remaja atau menjadi korban alkohol dan rentan mengalami kecelakaan.

Dalam studi ini, tim peneliti tidak hanya melihat hubungan antara konsumsi alkohol dan perilaku seksual, melainkan juga pada bagaimana perilaku mereka berhubungan dengan perasaan tentang kehidupan sekolah dan rumah.

"Ini merupakan studi yang bisa menjadi gambaran bahwa anak-anak sangat membutuhkan kasih sayang dan dukungan keluarga,” kata Bellis.

Oleh karena itu, Bellis menyarankan agar para orangtua bisa melimpahkan perhatian yang cukup, terutama di masa pertumbuhan anak. Cara ini dapat membentuk pola perilaku positif pada anak. Sehingga mereka akan merasa bahagia dan tak mudah tergoda dengan pengaruh-pengaruh negatif, seperti mengonsumsi alkohol dan melakukan seks bebas.

Malaikat (Mencari)


Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke
dunia. Dia bertanya kepada Tuhan:

"Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau
akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya
hidup di sana, saya begitu kecil dan lemah?"

Tuhan menjawab: "Aku telah memilih satu malaikat
untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu."

"Tapi di sini, di dalam surga, apa yang pernah saya
lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah
cukup bagi saya untuk bahagia."

"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu
setiap hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan
cintanya dan menjadi lebih bahagia."

"Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang
berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa
mereka?"

"Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang
paling indah yang pernah kamu dengar, dan dengan penuh
kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan
bagaimana cara berbicara."

"Apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara
kepadaMu?"

"Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara berdoa."

"Saya mendengar di bumi banyak orang jahat. Siapa yang
akan melindungi saya?"

"Malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal itu
mungkin akan mengancam jiwanya."

"Tapi, saya pasti akan merasa sedih karena tidak
melihatMu lagi."

"Malaikat akan menceritakan kepadamu tentang-Ku dan
akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali
kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu
berada di sisimu."

Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari
bumi dapat terdengar, dan sang bayi bertanya perlahan,
"Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau
memberitahuku nama malaikat tersebut?"

"Kamu akan memanggil malaikatmu, "IBU"

Tertawa Cegah Penyakit Jantung

Sudah tidak diragukan lagi, olahraga teratur dan diet yang seimbang akan membantu meningkatkan kesehatan jantung. Tahukah Anda, masih ada fakta-fakta lain yang juga dapat mengurangi risiko penyakit ini. Beberapa di antaranya mungkin akan mengejutkan Anda!

Apa sajakah itu? Berikut ini adalah sembilan hal yang dapat Anda lakukan untuk menyehatkan salah satu aset terpenting bagi kehidupan ini, jantung, dikutip dari laman She Knows.

Tertawa
Penelitian di University College di London mengatakan bahwa tawa hangat atau cekikikan juga mampu melemaskan dinding arteri, menyebabkan aliran darah meningkat sampai 45 menit. Dan karena tertawa itu menular, mengapa tidak berbagi lelucon dengan orang lain? Dosis tertawa harian yang disarankan untuk kesehatan jantung yaitu minimal 15 menit lamanya.

Mengingat kebahagiaan
Coba fokuslah pada saat-saat Anda pernah bahagia di masa lalu. Penelitian menunjukkan bahwa mengingat kembali kenangan yang menyenangkan akan membantu sistem kekebalan tubuh Anda secara kesehatan. Pada gilirannya akan memperkuat jantung Anda.

Bersyukur
Menurut studi yang diterbitkan dalam European Heart Journal melaporkan bahwa orang dewasa yang memiliki pandangan positif terhadap kehidupan, dengan sendirinya dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung.

Mereka yang secara teratur merasa bersyukur untuk keadaan hidup mereka atau mengungkapkan hal itu kepada orang lain, maka mereka memiliki kesempatan yang lebih baik untuk hidup lebih lama dan memiliki hidup yang lebih sehat.

Cokelat
Makanan cokelat mengandung polifenol, zat yang mengurangi radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Harvard School of Public Health meneliti hampir 8.000 orang Amerika yang rata-rata usianya 65 tahun, selama lima tahun. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa mereka yang makan cokelat hingga tiga kali sebulan selama hampir satu tahun tingkat risiko kematiannya menurun, dibandingkan yang tidak melahap cokelat.

Teh
Flavonoid dalam teh hijau, hitam, dan putih dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Flavonoid teh berperan sebagai antioksidan yang kuat dalam menetralisir keganasan senyawa radikal bebas.

Penelitian di Belanda menunjukkan bahwa orang yang minum 3-5 cangkir teh per hari risiko terkena serangan penyakit jantung dan stroke berkurang sebesar 44 persen.

Gigi sehat
Percaya atau tidak, kesehatan gigi pun dapat mempengaruhi kesehatan jantung Anda. Bakteri dalam penyakit gusi bisa memicu peradangan yang merusak pembuluh darah.

Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan di University of California, Berkeley, melaporkan bahwa wanita yang mendapatkan perawatan gigi secara teratur, risiko terkena penyakit jantung dan kardiovaskuler berkurang.

Meditasi
Studi yang dilakukan Medical College of Wisconsin mengungkapkan bahwa meditasi selama 30 menit sehari dapat menurunkan resiko serangan jantung sebesar 50 persen.

Studi ini memfokuskan pada meditasi transendental, yang melibatkan posisi duduk dengan tenang dan nyaman selama 15 sampai 20 menit per hari. Menurut peneliti, metode ini sangat mudah dipelajari.

Tidur
Tidur sangat penting untuk kesehatan jantung, terutama bagi wanita! Peneliti dari Universitas Chicago menemukan bahwa hanya satu jam tidur, akan menurunkan kemungkinan pengerasan arteri koroner sebesar 33 persen. Jadi silakan, berguling dan mengatur ulang jam alarm. Enjoy!

Seks
Anda yang memiliki kehidupan cinta yang bahagia, bersyukurlah! Karena, akan membawa manfaat kesehatan, khususnya aktivitas seksual Anda. Bercinta merupakan cara meredamkan stres yang sangat baik. Ini juga jadi semacam olahraga yang bagus, Anda akan membakar sekitar 85 kalori selama sesi 30 menit.
 

Senin, 21 Februari 2011

Peluk Ibumu Sekarang, Sebelum…

1298285176663618490 
Ditulis untuk mengingatkan kita pada Ibu yang dengan mulianya telah mengabdikan seluruh masa hidupnya pada kita, anaknya. Semoga menjadi inspirasi bagi kita yang telah dilahirkan di dunia ini dengan sempurna…

Sekitar 20 meter di depanku tampak seorang Ibu. Dia tengah menggendong seorang anak kecil yang kir-kira berusia 1-1.5 tahun. Masih sangat kecil, bahkan anak itu sedang tertidur di pangkuan. Mereka berdua duduk di sebuah ayunan tempat juragan mebel. Sebenarnya itu ayunan dijual, dan biasanya empunya akan marah jika ada yang duduk. Saya kenal betul dengan tempat itu. Maklum beragam jenis mebel berkualitas dengan arsitektur unik dan menarik dijual disitu. Benar-benar heran mengapa orang itu dibiarkannya duduk sambil mengayun-ngayun tubuhnya.
Si anak tampak berpegangan ditiang penyangga ayuna yang kokoh. Khawatir tangan anak itu patah karena terjepit dengan tiang ayunan yang terus berayun. Ingin rasanya kuhampiri ibu itu dan menegurnya. Jarik yang dipakai untuk menggendong anaknya dibiarkan terus terseret di tanah. Lagi-lagi kutakutkan jariknya tersangkut dan menjepit dada anaknya. Bisa dibayangkan sakitnya jika menimpa anak kecil yang tidak tahu apa-apa itu.
Ibunya terus memandang kosong, hampa ke depan. Entah apa yang dia pikirkan. Si anak tetap saja bermain di pangkuannya. Sekali-kali anak itu meminta digendong. Tapi Si Ibu tetap tidak menghiraukan. Ada apa dengan ibu iu? dalam hati saya bertanya. Anaknya laki-laki, lucu dan masih berkembang.
Sekarang Ibu itu seolah terbangun dari lamunannya. Dilihatnya anak itu, sembari tersenyum. Diajaknya bermain, dengan mengayunkan lembut anaknya ke udara. Si anak tertawa keras, merasa senang. Cukup lama mereka bermain. Kembali ibu itu terdiam lalu mengelus kepala anaknya. Seolah banyak yang dipikirkan dan diharapkan kepada anaknya kelak.
Anak itu, tampak ingin menangis. Naluri ibu tahu bahwa anaknya sedang kahausan setelah bercanda dengannya tadi. Dibukanya dalaman yang membungkus payudaranya. Agak sedikit menyembunyikan payudara yang dikulum oleh si anak dengan baju gelapnya. Si anak terus asyik mengulum serta menyusu sisa-sisa ASI yang ada. Saya yakin bahwa ukuran payudara seperti itu tidak punya cukup ASI bahkan tidak ada sama sekali. Karena paudara ibu itu terlihat kecil dan tidak pada ibu pada umumnya saat masa menyusui. Terlihat yang dibawanya hanya sebungkus es , dan tak mungkin diberikan ke anaknya. Setidaknya anak itu bisa diam sejenak.
Saya hanya punya satu wafer coklat. Ku hampiri mereka, dengan menyeberangin jalan yang memisahkan kita. Setelah mendekati mereka, ibu itu tampak tersenyum lebar padaku. Jujur saya tidak mengerti dengan bahasa Jawa. Tapi setidaknya saya mengerti maksud ekspresi wajahnya, bahwa dia menyambut baik kedatanganku.
Senang rasanya bisa melihat senyum anak kecil itu. Ia terlihat senang dengan wafer yang kuperlihatkan padanya. Tidak kuperhatikan lagi omongan Ibunya. Karena saya pun tidak mengerti yang dikatannya. Sesekali kumenghiburnya dengan “cilukba” andalanku. Tawanya sungguh lepas, dengan ku yang duduk diayunan yang sama. Wafer itu terlihat dimainkanya, tanpa sadar mungkin kalau itu adalah makanan. Tidak apalah yang penting anak itu senang.
Baru saja terlintas dipikirku tentang Bos mebel ini, akhirnya Ia benar muncul. Ku kira Ia akan marah dan mengusir kami. Tapi tidak, Ia malah berinteraksi denganku. Sepertinya Ia memberikanku kode dengan telunjuk yang ditempelkan miring di dahinya. Bahwa orang di hadapankku ini sedang mengalami gangguan jiwa. Tapi saya tidak terkejut, karena ini kali keduanya saya bertemu ibu anak tersebut. Tidak jauh dari tempat ini.
Mengapa saya harus takut, mengapa saya harus mengabaikannya? Mereka adalah manusia, toh tak apa jika saya berinteraksi dengannya. Ibu dan anak itu adalah makhluk Tuhan, kita sama. Hanya berbeda pola pikir dan kejiawaan. Tidak perlu tahu latar belakang dia bisa punya anak dan bagaimana menghidupinya, itu urusan yang kuasa, urusan Allah. Allah punya kuasa atas segala sesuatu, Dia punya kaki dan tangan yang lebih untuk menjangkau selurh ummatnya.
Saya hanya teringat dengan Ibu yang jauh di sana. Sudah beberapa hari ini saya tidak menghubunginya. Apa kabar dengannya? Ingin ku menangis jika kubayangkan Ibuku seperti itu. Sungguh tak kuinginkan dan tak pernah terbayangkan. Bersyukur aku dengan keadaan yang sekarang. Beliau telah merawatku hingga seperti ini. Kini ku bisa melihat naluri ibu yang tak pernah mati. Sebuah pandangan sisi lain dari seorang ibu yang mulia jiwanya.
Ibu itu akhirnya pergi dan pamit, masih dengan bahasa Jawa. Saya hanya tersenyum, berharap dia akan baik-baik saja. Besar harapanku kita masih bisa bertemu kembali. Semoga kelak anakmu menjadi penerang sepanjang perjuangan hidupmu. Kau teta Ibu yang mulia, mulia diantara Ibu yang telah nista kepada buah rahimnya di luar sana. Mulia dimata Tuhan, karena amanahNya telah kau jalankan, menjaga dan merawat anak itu dengan baik.
Terimakasih Ibu, terimakasih atas jasamu yang tak sepadan dengan apapun. Ku hanya bisa berdo’a dari kejauhan dan berharap kau baik-baik saja di sana.
Kasih ibu kepada beta, tak terkira sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
bagain Sang surya menerangi dunia
Marilah kita selalu mendo’akan ibu kita. Ibu yang telah melahirkan dengan perjuangan dan penuh kasih sayang. Berlaku baik lah padanya, bahagiakan Dia, walau takkan pernah terbalas dengan apapun itu. Sampaikan do’a terbaik untuknya, niscaya do’a anak Soleh akan tersampaikan sepanjang masa. Amin…
Salam buat seluruh Ibu yang berhati mulia…

Kepribadian Narsistik dan Facebook


Dalam ilmu psikologi, mereka yang memiliki kepribadian narsistik merupakan orang yang jauh lebih mencintai dirinya daripada orang lain. Akibatnya seringkali mereka sulit berempati kepada orang lain.

Kecuali narsis, orang yang tidak mampu mencintai juga egois, mau enak sendiri dan kurang percaya diri. Mereka juga sulit terikat dalam komitmen jangka panjang dengan satu pasangan. Makanya orang tipe ini sulit mengikatkan diri pada perkawinan monogami.

Menurut para ahli dari American Psychiatric Association, pada umumnya orang narsistik juga memiliki gangguan kepribadian lainnya, seperti histrionic personality disorder yang sangat ekspresif dalam menunjukkan emosinya.

Meski sebagai awam sulit mengenali ciri-ciri orang yang narsistik, namun sebuah penelitian yang dilakukan para ahli dari University Georgia, Amerika, menyebutkan bahwa laman profil di situs jejaring sosial Facebook bisa mengungkap kepribadian narsis seseorang.

Dalam studi yang mereka lakukan terhadap 130 pengguna Facebook ditemukan jumlah teman dan postingan dinding (wall post) berkaitan erat dengan tingkat kenarsisan seseorang. Orang yang narsis biasanya memiliki jumlah teman yang banyak namun sebenarnya tidak punya relasi yang dalam dengan orang-orang tersebut.

"Dalam kehidupan nyata juga demikian, mereka punya banyak teman tapi tidak ada yang dekat secara personal. Yang penting untuk mereka adalah kuantitas, bukan kualitas," kata Laura Buffardi, Ph.D, ketua peneliti yang risetnya dipublikasikan dalam jurnal Personality and Social Psychology Bulletin.

Facebook juga dipakai sebagai sarana untuk mempromosikan diri orang yang narsis. Karena itu mereka suka memasang foto profil yang menarik dan berbeda untuk membuat orang lain terpesona.

"Orang yang narsistik mungkin terlihat sebagai orang yang menarik hati namun sebenarnya mereka merasa diri lebih hebat. Mereka juga suka menggunakan orang lain untuk keuntungannya sendiri, dalam jangka panjang mereka akan melukai orang lain dan dirinya sendiri," kata W.Keith Campbell, salah seorang peneliti.

Meski begitu, Campbell mengatakan bukan berarti penggemar Facebook adalah orang yang narsis. "Orang yang narsistik menggunakan Facebook seperti mereka menggunakan relasi sosial lainnya, hanya untuk mempromosikan dirinya," katanya.

Masalah Dan Remaja


Tak bisa dipungkiri, remaja kita sekarang ini ternyata akrab dengan beberapa kasus di bawah ini.

Seks Bebas
Rasanya bukan hal baru untuk ukuran sekarang. Maraknya seks pra-nikah di kalangan remaja, menurut seorang ahli karena informasi yang keliru tentang seks. Maka ada yang menyarankan agar pendidikan seks sudah waktunya diberikan di sekolah-sekolah. Soal seks bebas dan perilaku yang cenderung mengarah kepada seks amburadul justeru remaja wanita yang lebih banyak mempraktekkannya ketimbang remaja pria. Banyak diantara remaja wanita yang rela menjual harga dirinya dengan making love bersama para lelaki hidung belang.
.
Sialnya, kondisi ini diperparah dengan maraknya film-film, majalah, bahkan situs-situs di internet yang menawarkan “program’ esek-esek. Tak ayal lagi, ini merupakan tamparan bagi kita. Malah, kondisi seperti itu membuat mereka mendapat angin karena merasa “dilegalkan”. Betapa tidak, televisi tak henti-hentinya menayangkan film-film yang mengajarkan pergaulan sekaligus seks bebas.
.
Sebagai negara dunia ketiga, kita tak lepas dari pengarus negara maju seperti Amerika yang mahir dalam mengeluarkan berbagai produk yang menelikung konsumen dunia ketiga yang rata-rata latah akan modernisasi. Sebagai contoh andil mereka dalam mengkondisikan budaya pergaulan dan seks bebas adalah dalam industri pornografi yang makin berkibar.
.
Di Amerika, menurut majalah khusus video porno, Adult Video News, jumlah kaset video porno (hard core) yang disewa meningkat dari 75 juta pada 1965 menjadi 665 juta pada tahun 1996. Maka, pantas saja bisnis itu sangat menjanjikan bagi para pemuja kepuasan dan kebebasan. Budaya tarian semacam striptease segera dikenalkan kepada remaja di negeri ini. Meski untuk tarian “gila” ini kasusnya tak begitu marak, namun tetap memberikan fakta yang tak bisa begitu saja diabaikan. Bagi remaja yang rela menari seperti binatang itu tentu akan memperoleh honor yang lumayan dibanding kalau dia harus memainkan tarian yang lain. Di Amerika saja, pendapatan penari striptease bisa mengantongi uang 15 ribu dolar hingga 20 ribu dolar dalam seminggu (Republika, 9 Maret 1997, hal. 8).
.
Kriminalitas dan Narkotika
Tawuran, yang belum lama mi beritanya sering menghiasi halaman koran dan majalah ibu kota tidak bisa diabaikan begitu saja. Kesalahan orang tua dalam memandang kasus ini adalah menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh remaja-remaja itu hanya sebatas kenakalan biasa. Padahal dalam beberapa kasus, sikap brutal mereka sudah mengarah kepada tindak kriminal yang membahayakan. Gimana nggak, mereka sudah tak segan lagi membawa senjata tajam, dan belati sampai celurit. Dan terbukti dalam beberapa kasus, senjata itu telah banyak memakan korban, tidak hanya luka parah, tapi juga sampai koit!
.
Lalu, kawan dekatnya kejahatan adalah minuman keras dan narkoba. Itu tak bisa dipungkiri. Entah mereka melihatnya di film-film atau belajar sendiri dari kehidupan di lingkungannya. Mesti yang namanya tindak kriminal hampir seluruhnya dilakukan oleh para pecandu miras dan narkotika. Parahnya, gejala ini bukan hanya hinggap di kalangan remaja kota, tapi sudah mewabah hingga remaja desa yang kampungan. Sudah pasti minuman keras kelas air tape mereka sudah mengenalnya dengan baik, bahkan minuman keras sekelas Martini Napoleon, Jeniffer pun sudah bukan barang aneh lagi --meski untuk yang disebutkan tiga terakhir itu-- mereka bergotong-royong dalam membelinya.
.
Lagi-lagi kita akan dibuat tercengang, ketika anak-anak desa yang sudah tak mengenal lagi istilah menggembala itu berteler-ria dengan nipam, magadon, BK, atau malah ekstasi dan putauw? Apalagi dengan remaja kota? Lebih heboh lagi, Bung!
.
Jago Pesta dan Hura-Hura
Dengan berlindung di balik istilah remaja gaul, seringkali mereka melakukan perbuatan yang justeru mebuatnya terjebak dalam suasana santai dan bergaya hidup glamour. Untuk urusan hiburan, mereka sangat bersemangat untuk mencobanya, meski akhirnya ketika datang jenis hiburan baru, mereka meninggalkan model hiburan lama. Untuk itu, tentu mereka harus mengeluarkan ratusan ribu rupiah, bahkan mugkin jutaan rupiah, dan celakanya --karena masih sekolah-- justeru kocek ortunya lah yang banyak terkuras.
.
Gampang saja menyimak tren remaja sekarang, beberapa waktu yang lalu mereka gandrung dengan skateboard yang tentu saja, harganya lebih mahal dibanding papan penggilesan. Masih belum habis dengan mode itu, datang lagi hiburan gaya baru dengan video game dan kelas SEGA, Nintendo sampai Playstasion. Yang tentunya dari soal biaya lebih mahal ketimbang mainan kita waktu kecil, mobil-mobilan dari kulit jeruk bali!
.
Pokoknya, segala hal yang berbau hiburan dan hura-hura sangat lengket dengan remaja. Nonton film di studio-21, jalan-jalan ke mal, mendandani mobil, ngeceng alias cuci mata, dan segala macam yang sifatnya huna-hura, sudah akrab dengan kehidupan mereka. Walhasil, remaja kita memang latah dan terjebak dalam dunia santai.
.
Agar tak Jadi Generasi Latah
Ya, sejauh ini memang remaja itu hobi coba-coba, apa saja, dari mulai ngeseks, ngeboat, tindak kriminal dan lain sebagainya. Namun, apakah kita akan membiarkan mereka dan terus mentolerir segala aktivitas yang dilakukannya?
Orang yang suka coba-coba menandakan bahwa ia tidak memiliki kejelasan arah dalam menempuh kehidupannya di dunia. Ibarat orang yang berpergian tanpa tujuan, pasti akan kebingungan di jalan. Mereka jugs sama, manusia dan sudah masuk hitungan terkena beban hukum. Nah, kewajiban searang muslim yang sudah terbebani hukum itu adalah wajib terikat dengan aturan-aturan Islam dan menjalankannya dalam aktivitas kehidupan mereka sehari-hari. Makanya, keluarga sebagai pandasi utama keimanan mereka harus menciptakan suasana yang kondusif bagi perkembangan remaja.
Hidup di dunia ini tak ubahnya seperti menempuh suatu perjalanan. Seseorang harus tahu perjalanan hidupnya untuk mengetahui jati dirinya, yaitu dari mana ia, untuk apa hidup dui dunia, dan akan kemana setelah mati?
.
Pertanyaan mendasar ini harus terjawab. Jika tidak manusia akan senantiasa berada dalam kebimbangan dan tak dapat melangkah dengan arah yang pasti dalam mengarungi kehidupannya. Akibatnya akan menjadi orang yang latah. Kemana lingkungan mempengaruhinya, kesitulah ia melangkah.
.
Siapa saja yang menggunakan akal sehat, akan menyadari bahwa dirinya adalah makhluk yang berasal dari Sang Pencipta, yaitu Allah SWT. Adanya keterbatasan dan kelemahan manusia merupakan bukti nyata bahwa ia membutuhkan adanya Sang Pencipta. Untuk mempertahankan hidup saja, manusia harus bergantung dengan makanan, minuman, oksigen, dll. Lalu bagaimana munkin.
.
Jadi, bila kita mengikuti dengan ikhlas gaya hidup peradaban tertentu yang jelas bertentangan dengan Islam, maka kita sudah termasuk ke dalam golongan mereka. Ih, rugi amat!
Makanya biar kita tak menjadi generasi latah, kits harus tahu dulu aturan main dalam Islam. Boleh saja kamu mengikuti tren dan barat, sssl tren itu cuma berkaitan dengan iptek dan jelas musti yang baik-baik Teknologi informasi yang membuat kits terkagum-kagum, sah-sah saja selama itu tidak kamu simpangkan. Nah, jadi harus tahu Ru. Kalau belum? Ngaji dulu, dong!

Minggu, 13 Februari 2011

Indahnya Memaafkan

Maaf adalah kata kunci untuk membuka pintu dendam dan belenggu kebencian.

Maaf mengandung sebuah kekuatan yang sanggup mematahkan rantai kepahitan dan keterikatan pada sifat mementingkan diri,” demikianlah ungkapan manis yang keluar dari seorang yang bernama William Arthur Ward.
Memaafkan kesalahan-kesalahan kecil jelas lebih mudah. Tapi kesalahan-kesalahan besar, atau bahkan yang menurut kita fatal, tentu tidak semudah itu. Jangankan memaafkan, melupakan saja mungkin sulit. Bahkan setelah lama berlalu pun, bisa jadi kesalahan itu akan seperti rekaman video yang kadang-kadang (atau bahkan masih sering) berputar dan berputar lagi di dalam ingatan Anda. Banyak orang beranggapan, untuk bisa secara total memaafkan kesalahan orang lain, cara termudah adalah melupakan perbuatan yang menyakitkan itu atau sekaligus melupakan orang yang berbuat kesalahan. Anda seolah-olah tinggal membuka.
Bila kita tersakiti maka kita akan selalu mengingat kesalahan orang lain, rasa sakit itu berubah menjadi benci. Tidak peduli penyebab luka itu apakah benar-benar ada atau tidak, secara perlahan luka itu menggerus hati kita kemudian keluar dari tubuh kita dan merusak sekitar, orang-orang disekeliling kita untuk menyebarkan kebencian. Kita semua tahu bahwa bila kita terserang rasa kebencian. Maka kita memiliki ingatan yang luar biasa sampai hal terkecil yang dibencinya juga masih diingatnya. daftar panjang dimilikinya karena ruang hatinya menjadi penuh sesak dengan kebencian, tidak menyisakan ruang untuk cinta dan kasih sayang.
Memaafkan dan memohon maaf berarti membersihkan diri dari segala kotoran hati seperti kebencian, kemarahan, dengki dan rasa sakit. Sehingga ruang hati kita tumbuh semangat dan motivasi hidup yang positif dan kasih sayang untuk sesama. Makna Memohon maaf dan memaafkan keduanya sama-sama indah karena perbuatan baik dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
‘Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. (QS. Ali- Imran : 134).
lembaran baru dari sebuah buku, dan membuang catatan-catatan buruk sebelumnya. Tapi tentu saja, pengalaman hidup tidak sama dengan buku yang bisa tinggal dirobek dan dibuang. Apa yang pernah tertoreh di dalam kehidupan akan menjadi catatan yang terpatri selamanya. Ia akan menjadi sejarah yang mau tak mau harus kita terima sebagai bagian dari perjalanan hidup Anda.
Memaafkan tidak sama dengan melupakan. Proses memaafkan kesalahan yang besar membutuhkan waktu yang cukup panjang. Biasanya dimulai dengan munculnya emosi-emosi negatif yang intens, sebelum akhirnya kita mampu memahami kejadian yang menyakitkan itu dari sudut pandang yang lebih luas dan positif. Singkat atau lamanya proses ini tidak sama untuk setiap orang
Memaafkan berarti membuka hati dan pikiran kita untuk menerima permintaan seseorang, agar kita mau melupakan kesalahan yang pernah diperbuatnya. Pikiran kita yang tidak mau memaafkan orang lain sebenarnya menyembunyikan kesadaran kita atas kenyataan bahwa kita memenjarakan diri kita dengan terpaku pada amarah dan kebencian.
Memaafkan adalah jalan menuju kebahagiaan dan jalan tercepat untuk menyingkirkan penderitaan dan sakit hati. Memaafkan mampu memberi perasaan damai dan menjernihkan pikiran kita, sehingga kita dapat hidup dengan tenang dan damai tanpa dibayang-banyangi dengan perasaan dendam.
Bila sedemikian pentingnya peran memaafkan ini, mengapa kita begitu sulit untuk memaafkan orang lain? Mudah-mudahan, kita diberi-Nya kelapangan hati untuk memaafkan orang lain.
Sifat pemaaf ini dicontohkan oleh Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat. Rasulullah tidak pernah membalas orang lain yang menyakitinya, selama tidak menyinggung masalah agama Islam. Namun, apabila melecehkan kehormatan Islam dan yang berhubungan dengan hak-hak Allah, beliau tidak memberi maaf. Sebab, pemaafan dalam hal ini berarti pelecehan terhadap hak-hak Allah.
Memaafkan adalah gerbang kedamaian dan ketenteraman dalam hidup kita. Pintu gerbang itu kecil sekaligus sempit dan hanya bisa dimasuki dengan menundukkan kepala kita. Tidak mudah untuk menemukannya namun bila kita sungguh-sungguh untuk mencarinya maka kita akan menemukannya. Memaafkan hampir tidak pernah kita temukan dalam keadilan hidup didunia, yang memaksa kita agar membalas sakit dengan sakit, memaafkan hanya kita akan temukan bila kita mampu menyingkirkan.
Maaf merupakan jembatan yang harus diseberangi oleh kita semua untuk meninggalkan kepedihan, sakit hati, putus asa, amarah, dan berbagai penderitaan lain. Kita memerlukan keberanian, kerendahan hati, dan kemauan yang besar untuk menempuh risiko ketika menyeberangi jembatan itu, tapi di ujung sana; kedamaian, kebahagiaan, cinta, dan kenyamanan telah menanti kita. Memaafkan secara tuntas memungkinkan kita hidup secara penuh. Allah swt berfirman, “Jika kamu menyatakan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa.” QS an-Nisaa’ [4]: 149
Begitu seringnya kita menghidupkan kembali kepahitan-kepahitan masa lalu dan bangga akan status kita sebagai seorang martir dalam setiap kejadian. Tapi sayang, ia diikuti pula oleh rasa marah, kebencian yang meracuni pengalaman yang mestinya sangat membahagiakan itu. Hanya ada satu obat dalam hal ini yaitu memaafkan dan melupakan kepahitan-kepahitan itu. Brian Tracy menyarankan agar kita “membagi selimut maaf kepada siapa pun untuk apa pun yang pernah mereka perbuat untuk menyakiti Anda.”


Sumber & MuWaN's Created

Sabtu, 12 Februari 2011

Hatred Makes You Blind (Kebencian Membuat Kamu Buta)

Seperti judulnya, Hatred Makes You Blind (Kebencian Membuat Kamu Buta).. Seorang teman aku di Fb mengirimkan ceritanya. Hm,, Sepertinya lumayan serius.. Berikut kirimannya:

Gini nih kak, sejak kelas 7 ada cewek yg dari dulu suka fitnah aku. tadinya dia cuma sendiri, eh dia hasut2 orang buat benci sama aku, aku juga gaktau apa salahku. aku coba bertahan 1tahun buat menghadapi dia. dan pas naik kelas, aku seneng bgt aku gaksekelas sama orang itu. tapi, dipertengahan semester 2 kelas 8 dia nyari ribut lagi sama aku kak, dari ngatain nama orangtua, ngatain fisik, ya aku manusia biasa yg bisa marah, dan aku marah. aku sempat kepancing amarah, dan kayanya 1sekolah tau kalo kami bermusuhan. dan itupun berlalu begitu saja. pas naik kelas 9, dia malah nambah bgt ngajakin aku ribut, dari temen2nya yg sok ikut campur lah, dan yg paling aku gaksuka ! mereka suka nindas orang, apalagi yg namnya fifia, dia merasa paling sempurna, ngatain orang seenaknya aja, dan malay (sebenrnya dlu temn aku kelas 7) aku gaktau kenapa dia berubah, padahal dulu kami teman sebangku dan kami berdua suka bgt pel.mtk, tapi dia berubah jadi anak ngocol dan nyolot. mereka suka ngatain anak2 lain lah, dan gaktau kenapa si malay suka bgt adu domba orang, bukan cuma aku, tapi bnyk. setiap aku lewat si fifia itu sering bgt biang "nep, kk tuh" nep itu (cewek yg suka fitnah aku dari kelas 7). toh aku gakmau disamain sama orang yg gak-beragama, karena aku tau dari temen SDnya kalo dia gakbisa baca al-qur'an, gakpernah solat, dan males kayagitu. toh aku bukan dia ! waktu itu lagi makan di sevel dan bertemu mereka semua (malay, nep, fifia, lolyta) aku sama temnku emang lagi ada tugas, makanya aku bawa notebook, mereka ketawa cenge2san kaya ngeledek gitu. aku sama temen aku cuma bisa sabar (temen aku juga gakdisukain sama mereka). kita semua (yg dibenci mereka) bingung ? apa salah kita semua sampe mereka tidak menyukai kami ?. seberapa jahatnyapun mereka sama kami semua, gada yg berniat untuk membalas, toh yg pants membalasnya hanya Allah. dan tadi aku lagi makan disevel pas mau ngmbil saos, aku ketemu malay yg juga mau ngambil saos, aku coba sapa dia
aku :" malay, misi ya."
malay : "..............."
rasanya gakenak kak, aku udah sangat merendahkan hatiku untuk nyapa dia, tapi dia gaknge-respon. sebernya aku gakpunya masalah sama mereka, mungkin mereka yg punya masalah sama aku. dan yg paling nyesek wktu kelas 7 ada tes mtk, dan dari kelas aku cuma 3orang yg nilainya 9 (aku, malay, aini. dan itu diumumin didepan kelas) tapi wktu itu walikelasku ungkit masalah itu lagi dan bilang

bu.pol: "nep (nadia eka putri) kenapa nilai kamu turun, kamukan waktu itu dapat 9."
aku : "(dlm hati), nep yg dapet 9 ? ITU SAYA BU YG DAPET NILAI 9 ! BUKAN DIA."
temen2 : " yg dapet nilai 9 nadia izzati bu, bukan nadia eka."

dan rasanya nyesek, DISAMAKAN oleh seseorang yg SAMA SEKALI TIDAK SAMA DENGAN KITA. apalagi orang itu mencuri kepintaran kita, dan pas TO sekolah aku buktiin kalo aku lebih dari nep dibidang apapun, dan terbukti pas pembagian kelas PM dari A-H (pintar-kurang pintar) aku dapet kelas B dan nep dapet kelas G . dan rasanya cukup untuk membuat tamparan keras diwajahnya yg SELALU ANGKUH. dan aku gak tau samapai kapan mereka menaruh duri dalam hati mereka sendiri, yg akan selalu menyakitkan mereka, dan bukan menyakitkanku :)


Nah, menurut aku ya, kebencian memang benar- benar membuat mata seseorang menjadi buta. 
Bagaimana caranya untuk mengatasi kebencian itu? Meski kebencian itu bersifat negatif, bukan berarti kita harus menghindarinya atau mengejarnya. Kita bisa memotivasi diri untuk sesuatu yang positif dari sebuah kebencian yang negatif. contoh:
1. Ada orang yang benci terhadap suatu barang.
misalnya: ia benci makan makanan yang pahit.
2. Ada orang yang benci akan suatu keadaan.
misalnya: ia benci akan keadaan sakit.
3. Ada orang yang benci akan suatu tempat.
misalnya: ia benci jika berada di tempat yang ramai akan masyarakat.
Kita harus memotivasi diri akan sisi positifnya
Contoh positif dari contoh yang di atas:
1. Makanan pahit mengandung banyak nutrisi, yang baik untuk tubuh.
2. Keadaan sakit membantuku untuk mengenal orang-orang di sekitarku.
3. Tempat yang ramai membantu wawasanku.
Kebencian yang bersifat negatif itu, jika dapat di rubah menjadi sifat positif maka anda akan merasakan syukur.

OK,,

Sumber: NBH, perempaun berumur 15 tahun.

Jumat, 11 Februari 2011

Harapan Ku




Aku paling suka kalau pas ingat waktu makan bareng keluarga ku. Ya, biasanya makan seadanya. Meski pun jarang spesial. Ya, kebersamaan yang paling aku sukai.

Jika saat ini ada yang bertanya, apa harapan terakhir ku, maka aku akan menjawabnya, "banyak banget". Dan yang paling aku harapkan, aku ingin sekali bersama mereka, ya, bersama keluarga ku. Meski pun entah kapan akan terwujud.

Suatu sore, aku pergi ke sebuah pusat perbelanjaan, memang bukan untuk belanja, biasanya aku pergi nonton atau sekedar makan saja. Atau, dua- duanya...hehe..

Nah, ada yang nggak biasa aku rasakan pada saat itu. Setelah aku keluar dari bioskop, mata ku langsung terarah ke sebuah ruang makan. Namanya, (ada lah).. Pokoknya yang menghidangkan seafood.. Hm..

Aku pun segera masuk dan pesan makanan disitu. Aku duduk di paling pojok. Kebetulan sore itu suasana di tempat makan itu lumayan rame. Hm,, rame banget malah.

Sambil menunggu pesanan diantar, aku pun mengambil HP di saku celana ku. Buka facebook pastinya. Biasanya twitter, tapi belakangan ini twitter ku sepi banget,, hehe,, Beda dengan facebook, kalau setiap bikin status, pasti yang cuma like ada lah.

Dan setelah menunggu sekian menit, pesanan ku pun diantar. Meja no 13, hehe..

Karena memang rada lapar (ga terlalu), aku pun langsung menyantapnya. Yumm,, Ketika sedang (jon-jon) makan, mata ku tertuju ke arah meja paling tengah. Dan, "WOW" .. rame banget. Bukan rame karena rusuh atau ada keributan, tapi di meja itu tersaji makanan yang banyak sekali. Dan tentu saja, orang- orang yang duduk di kursi itu juga nggak cuma 1 orang. Hm,, 4 orang.

Aku pun menghentikan suapan ku, karena tidak lagi konsen. Mata ku terus memandang ke arah mereka. Terus, terus dan terus tanpa henti (berkedip tetep).

Terlihat mereka sepertinya 1 keluarga besar. ya, meski pun hanya 4 orang, tapi kan tetep keluarga besar.

Ingatan aku pun nggak karuan, dan...
..aku ingat saat- saat seperti itu. Saat makan bersama dengan keluarga ku. Meski pun nggak pernah di restoran, tapi aku tetap merindukan saat- saat itu. Saat kebersamaan...

Yaps, napsu makan ku nggak semangat lagi. Seolah hilang begitu saja. ya, hanya kerana melihat mereka. Entahlah, memang beginilah adanya. Hidup s'lalu sendiri. Dan memang juga inilah pilihan terakhir ku pada saat itu. Menyesalkah aku ? Kalau ditanya seperti itu, ya, aku akan menjawabnya "ya".. Aku menag menyesal telah memilih jalan yang ini. Tapi mau bagaimana lagi,, Ini sudah jalan takdir ku.

Tanpa menoleh ke makanan ku lagi, aku pun segera mencuci tangan dan keluar dari tempat makan itu.

Dan, sepanjang perjalanan pulang ku, aku terus mengingat semua yang aku lihat tadi. Sampai akhirnya aku sampai di rumah.

Sampai malam pun, kejadian tadi masih teringat. Dan ,,, akhirnya hilang di disaat mimpi mulai mengalihkannya..

So, kebersamaan itu harus tetap di utamakan.. Apalagi bagi anda yang sudah berkeluarga. jangan sampai ada anggota keluarg anada yang menyesalkan tindakan anda karena melewatkan saat- saat seperti itu..

I hope'll together again..

Kamis, 10 Februari 2011

You Belong With Me - Taylor Swift



Lirik:

You're on the phone
With your girlfriend
She's upset
She's going off about
Something that you said
She doesn't get your humor
Like I do

I'm in my room
It's a typical tuesday night
I'm listening to the kind of music
She doesn't like
She'll never know your story
Like I do

But she wears short skirts
I wear t-shirts
She's cheer captain
And i'm on the bleachers
Dreaming about the day
When you wake up and find
That what you're looking for
Has been here the whole time

If you could see
That i'm the one
Who understands you
Been here all along
So why can't you
See you belong with me
You belong with me.

Walking the streets
With you and your worn out jeans
I can't help thinking
This is how it ought to be
Laughing on a park bench
Thinking to myself
Hey, isn't this easy?

And you've got a smile
That could light up this whole town
I haven't seen it in awhile
Since she brought you down
You say you're fine
I know you better than that
Hey whatchu doing
With a girl like that

She wears high heels
I wear sneakers
She's cheer captain
I'm on the bleachers
Dreaming about the day
When you wake up and find
That what you're looking for
Has been here the whole time

If you could see
That i'm the one
Who understands you
Been here all along
So why can't you
See you belong with me
Standing by and
Waiting at your backdoor
All this time
How could you not know
Baby
You belong with me
You belong with me.

[Instrumental]

Oh, I remember
You driving to my house
In the middle of the night
I'm the one who makes you laugh
When you know you're about to cry
And I know your favorite songs
And you tell me about your dreams
Think I know where you belong
Think I know it's with me

Can't you see
That i'm the one
Who understands
Been here all along
So why can't you see?
You belong with me.

Have you ever thought
Just maybe
You belong with me?

Firework - Katy Perry



Lirik:

Do you ever feel like a plastic bag
Drifting through the wind, wanting to start again?
Do you ever feel, feel so paper thin
Like a house of cards, one blow from caving in?

Do you ever feel already buried deep?
Six feet under screams but no one seems to hear a thing
Do you know that there's still a chance for you
'Cause there's a spark in you?

You just gotta ignite the light and let it shine
Just own the night like the 4th of July

'Cause baby, you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go, oh
As you shoot across the sky

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go, oh
You're gonna leave 'em falling down

You don't have to feel like a waste of space
You're original, cannot be replaced
If you only knew what the future holds
After a hurricane comes a rainbow

Maybe you're reason why all the doors are closed
( From: http://www.elyrics.net/read/k/katy-perry-lyrics/firework-lyrics.html )
So you could open one that leads you to the perfect road
Like a lightning bolt, your heart will blow
And when it's time, you'll know

You just gotta ignite the light and let it shine
Just own the night like the 4th of July

'Cause baby you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go, oh
As you shoot across the sky

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go, oh
You're gonna leave 'em falling down

Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
It's always been inside of you, you, you
And now it's time to let it through

'Cause baby you're a firework
Come on, show 'em what you're worth
Make 'em go, oh
As you shoot across the sky

Baby, you're a firework
Come on, let your colors burst
Make 'em go, oh
You're gonna leave 'em falling down

Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon
Boom, boom, boom
Even brighter than the moon, moon, moon

U Smile - Justin Bieber



Lirik:

Oh
Yeah heah yheah
Mmmmmmmmmmmmm

I'd wait on you forever and a day
Hand and foot
Your world is my world
Yeah
Ain't no way you're ever gon' get
Any less than you should
Cause baby
You smile I smile (ooh)
Cause whenever
You smile I smile
Hey hey hey

Your lips, my biggest weakness
Shouldn't have let you know
I'm always gonna do what they say (hey)
If you need me
I'll come running
From a thousand miles away
When you smile I smile (ooooooooh whooooaaaa)
You smile I smile
Heeeey

Baby take my open heart and all it offers
Cause this is as unconditional as it'll ever get
You ain't seen nothing yet
I won't ever hesitate to give you more
Cause baby (hey)
You smile I smile (whooooaaaa)
You smile I smile
Hey hey hey
You smile I smile
I smile I smile I smile
You smile I smile
Make me smile baby

Baby you won't ever work for nothing
You are my ins and my means now
With you there's no in between
I'm all in
Cause my cards are on the table
And I'm willing and I'm able
But I fold to your wish
Cause it's my command
Hey hey hey

You smile I smile (whoa)
You smile I smile
Hey hey hey
You smile I smile
I smile I smile I smile
You smile I smile
Oh

You smile I smile

You smile I smile

Pray - Justin Bieber



Lirik:

Verse 1:
(And i pray)
I just can't sleep tonight,
knowing that things ain't right.
It's in the papers, it's on the TV,
it's everywhere that i go.
Children are crying, soldiers are dying,
some people don't have a home.

Pre Chorus:
But i know there's sunshine behind that rain,
I know there's good times behind that pain (hey)
Can you tell me how i can make a change?

Chorus:
I close my eyes, and i can see a better day,
I close my eyes and pray.
I close my eyes and i can see a better day,
I close my eyes and pray.

Verse 2:
I lose my appetite, knowing kids starve tonight
Am I a sinner? Cause half my dinner,
Is still there on my plate.
Ooh i got a vision, to make a difference,
and it's starting today.

Pre Chorus:
Cause i know there's sunshine beyond that rain,
I know there's good times beyond that pain

[ From: http://www.metrolyrics.com/pray-lyrics-justin-bieber.html ]

Heaven tell me i can make a change.

Chorus:
I close my eyes, and i can see a better day,
I close my eyes and pray. (yeee)
I close my eyes and i can see a better day,
I close my eyes and

Bridge:
I pray for the broken-hearted,
I pray for the life not started.
I pray for all the ones not breathing,
I pray for all the souls in need.
I pray, can you give em one today?

Pre Chorus:
I just can't sleep tonight,
Can someone tell me how to make a change?

End Chorus:
I close my eyes, and i can see a better day,
I close my eyes and pray, (Ooh)
I close my eyes and i can see a better day,
I close my eyes and i pray, (ooh)
I pray, I pray
I close my eyes and pray.

Avril Lavigne - When You're Gone



Lirik:

I always needed time on my own
I never thought I'd need you there when I cry
And the days feel like years when I'm alone
And the bed where you lie
is made up on your side

When you walk away
I count the steps that you take
Do you see how much I need you right now?

When you're gone
The pieces of my heart are missing you
When you're gone
The face I came to know is missing too
When you're gone
All the words I need to hear to always get me through the day
And make it OK
I miss you

I've never felt this way before
Everything that I do
Reminds me of you
And the clothes you left
they lie on my floor
And they smell just like you
I love the things that you do

When you walk away
I count the steps that you take


Do you see how much I need you right now?

When you're gone
The pieces of my heart are missing you
When you're gone
The face I came to know is missing too
And when you're gone
The words I need to hear to always get me through the day
And make it OK
I miss you

We were made for each other
Out here forever
I know we were
Yeah Yeah

All I ever wanted was for you to know
Everything I do I give my heart and soul
I can hardly breathe, I need to feel you here with me
Yeah

When you're gone
The pieces of my heart are missing you
When you're gone
The face I came to know is missing too
When you're gone
The words I need to hear will always get me through the day
And make it OK
I miss you

What The Hell - Avril Lavigne



Lirik:

You say that I'm messing with your head (yeah, yeah, yeah, yeah)
All 'cause I was making out with your friends (yeah, yeah, yeah, yeah)
Love hurts whether it's right or wrong (yeah, yeah, yeah, yeah)
I can't stop 'cause I'm having too much fun (yeah, yeah, yeah, yeah)

You're on your knees
Begging please
Stay with me
But honestly
I just need to be a little crazy

All my life I've been good but now, woah, I'm thinking what the hell
All I want is to mess around and I don't really care about
If you love me, if you hate me, you can't save me, baby, baby
All my life I've been good but now, whoa, what the hell

What... what... what... What the hell?

So what if I go out on a million dates (yeah, yeah, yeah, yeah)
You never call or listen to me anyway (yeah, yeah, yeah, yeah)
I rather rage than sit around and wait all day (yeah, yeah, yeah, yeah)
Don't get me wrong. I just need some time to play-ay (yeah, yeah, yeah, yeah)

You're on your knees
Begging please
Stay with me
But honestly
I just need to be a little crazy

[ From: http://www.metrolyrics.com/what-the-hell-lyrics-avril-lavigne.html ]


All my life I've been good but now, I'm thinking what the hell
All I want is to mess around and I don't really care about
If you love me, if you hate me
You can't save me, baby, baby
All my life I've been good but now, whoa, what the hell

La la la la la la la la... Woah... Woah...
La la la la la la la la... Woah... Woah...

You say that I'm messing with your head
Boy, I like messing in your bed
Yeah, I am messing with your head
When I'm messing with you in bed

All my life I've been good but now, I'm thinking what the hell (what the hell)
All I want is to mess around and I don't really care about (I don't care about)
All my life I've been good but now, I'm thinking what the hell
All I want is to mess around and I don't really care about. (if you love me)
If you love me (no), if you hate me (no)
You can't save me, baby, baby (if you love me)
All my life I've been good but now, whoa, what the hell

La la, La la la la la la, La la, La la la la la la la