Official Blog of Nugi Nugraha || Member of Google Corp & Blogger - Since 2011 || Copyrights 2011 - 2017 by Personal Blog & Google

Jumat, 04 Februari 2011

Hadirlah

Masih membeku otakku terkena sengatan jutaan rindu akan dirimu, wanita lugu yang kusebut sebagai pendamping hidupku, adanya Tuhan telah mencabut tulang rusukku dan menciptakkan sesosok keindahan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Tuhan!! aku begitu tersiksa malam ini, hingga hampir subuh mataku masih membelalak menemani purnama malam ini.

Tangan-tangan kotorku masih saja memegang erat selembar fotomu, menerawang jauh dalam imajiner yang tak nampak, sungguh wajahmu memberikan banyak arti dalam perjalanan hidupku, Jika semua dapat terulang maka aku rela mengulangnya meski harus kutukar dengan nyawaku. Tak berlebih harapku kali ini, aku hanya ingin bersamamu satu malam ini, mendekapmu dalam kesunyian dan membawamu dalam sebuah perjalanan pahit yang tak pernah kau saksikan. Betapa beratnya melepas dirimu dalam kesendirian, namun semua akan terasa lebih berat jika aku tidak bisa merengkuhmu dan membahagiakanmu dimasa yang akan datang.

Dengarkanlah gadis penerang gelapnya nuraniku, aku pergi dalam petualanganku kali ini untuk mencari bekal dimasa tua nanti, jika hari itu telah tiba, dan jika sang pemegang subtansi dari apa yang ada dalam muka bumi ini menghendaki maka kita akan bersanding dalam sebuah prosesi, betapa bahagianya kita nanti, bersama-sama kita merawat taman indah yang ditumbuhi bunga-bunga dipekarangan rumah kita nanti, betap indahnya saat kita bersama-sama memandikan buah hati kita yang kelak akan tumbuh menjadi seorang petualang dengan kisah dan pengalaman yang berbeda pula.

Aku merindukanmu sungguh merindukanmu, pahamilah wanita yang kelak menjadi pendamping hidupku, yang nantinya akan menjadi teman setia dalam setiap malamku, saat sukacita ataupun dukalara.

Hanya kamu satu-satunya yang masih kusimpan dalam langit-langit hati ini. Perlahan tapi pasti akan kuwujudkan mimpi-mimpi kita meski harus berkalung lara dan berkubang duka, aku rela jika hanya bersamamu..

Dini kekasihku dalam kesunyian malamku, aku pergi untuk mewujudkan angan-angan indah yang kelak akan terwujud!!
salam penuh kerinduan dariku, Wandra..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar anda akan memotivasi blog ini lebih cemerlang..